• Jelajahi

    Copyright © Langgam Pos
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Bupati Sumenep Menjelaskan Rancangan APBD 2024: Fokus pada Ketahanan Ekonomi dan Harmoni Sosial

    Rabu, 11 Oktober 2023, Rabu, Oktober 11, 2023 WIB Last Updated 2023-12-30T04:38:19Z
    masukkan script iklan disini

    Baca Juga

    Fokus pada Ketahanan Ekonomi dan Harmoni Sosial



    Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., dengan penuh semangat memaparkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Tahun Anggaran 2024 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada Selasa (10/10/2023). Dalam presentasinya, Bupati dengan rinci menjelaskan fokus dan alokasi dana yang direncanakan untuk mendukung pembangunan daerah pada tahun mendatang.

    Penyusunan R-APBD Tahun Anggaran 2024 ini merujuk pada Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumenep 2021-2026. Proses ini dijabarkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2024, Kebijakan Umum APBD Tahun Anggaran 2024, dan Program Prioritas Anggaran Sementara Tahun Anggaran 2024.

    Bupati menyampaikan, "Program prioritas pembangunan tahun 2024 sesuai dengan Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten Sumenep tahun 2024 dan tema Pembangunan Tahun 2024 yaitu 'Pemantapan Ketahanan Ekonomi Masyarakat Serta Menjaga Harmoni Sosial'." Ia menekankan bahwa program-program tersebut disusun berdasarkan kebutuhan dan kapasitas riil daerah, dengan sasaran yang terukur di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

    Dalam penggarapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2024, Bupati menegaskan bahwa pola dan bentuknya mengikuti serta mengacu kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 84 Tahun 2022. Pendapatan pada APBD Tahun Anggaran 2024 direncanakan mencapai 2 triliun 435 miliar 125 juta 427 ribu 448 rupiah. Rincian pendapatan melibatkan target penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 257 miliar 95 juta 538 ribu 245 rupiah, Dana Transfer sebesar 2 triliun 167 miliar 554 juta 553 ribu 203 rupiah, dan Penerimaan Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah Tahun Anggaran 2024 sebesar 10 miliar 475 juta 336 ribu rupiah.

    Anggaran Belanja Tahun Anggaran 2024 direncanakan mencapai 2 triliun 695 miliar 937 juta 486 ribu 932 rupiah. "Dari selisih Pendapatan Daerah dengan Belanja Daerah terdapat Defisit sebesar 260 miliar 812 juta 59 ribu 484 rupiah," ungkap Bupati, menunjukkan kesadaran akan kebutuhan penyeimbangan antara pendapatan dan pengeluaran.

    Pentingnya keberlanjutan keuangan daerah tercermin dalam alokasi Penerimaan Pembiayaan dan Pengeluaran Pembiayaan Tahun Anggaran 2024. Penerimaan Pembiayaan dianggarkan sebesar 298 miliar 37 juta 59 ribu 484 rupiah, sedangkan Pengeluaran Pembiayaan dianggarkan sebesar 37 miliar 225 juta rupiah. "Dari selisih Penerimaan Pembiayaan dengan Pengeluaran Pembiayaan terdapat surplus Pembiayaan netto sebesar 260 miliar 812 juta 59 ribu 484 rupiah," tegas Bupati.

    Untuk menutup defisit anggaran sebesar 260 miliar 812 juta 59 ribu 484 rupiah, Bupati menegaskan bahwa surplus Pembiayaan netto tersebut akan dimanfaatkan dengan bijak. Rancangan APBD 2024 ini tidak hanya menjadi panduan keuangan, tetapi juga sebagai landasan strategis dalam melaksanakan program pembangunan yang bertujuan memantapkan ketahanan ekonomi masyarakat dan menjaga harmoni sosial di Kabupaten Sumenep. Keseluruhan rapat paripurna yang transparan mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mencapai kesejahteraan dan perkembangan yang berkelanjutan. (lp)
    Komentar

    Tampilkan

    Iklan

    Terkini

    close