• Jelajahi

    Copyright © Langgam Pos
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Iklan

    478 CJH Sumenep Mundur dari Keberangkatan Haji: Ini Rapor Buruk Bagi Kemenag Sumenep

    Jumat, 24 November 2023, 21:10 WIB Last Updated 2023-11-24T14:10:56Z
    masukkan script iklan disini
    IKLAN

    Baca Juga

    478 CJH Sumenep Mundur dari Keberangkatan Haji



    Keberangkatan haji, salah satu rukun Islam kelima, semakin menjadi tantangan bagi calon jemaah haji (CJH) di Sumenep. Jumlah orang yang mendaftar untuk menunaikan ibadah ini terus meningkat, menyebabkan antrean keberangkatan haji menjadi semakin panjang. Dalam situasi ini, 478 CJH Sumenep memilih untuk mundur dari keberangkatan haji mereka.

    Sejak awal tahun hingga November, sebanyak 478 CJH Sumenep telah memutuskan untuk tidak melanjutkan proses keberangkatan haji mereka. Keputusan ini diambil atas pertimbangan berbagai faktor, termasuk waktu pemberangkatan yang lama dan tingginya tambahan biaya yang terkait dengan keberangkatan haji., dan ini sebernanya menjadi rapor buruk bagi Kantor Kemenag Sumenep dalam konteks ibadah haji.

    Mohammad Qois, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah di Kementerian Agama Sumenep, menjelaskan bahwa salah satu alasan utama para pendaftar mundur adalah karena pertimbangan usia. Beberapa di antara mereka merasa bahwa umrah lebih memungkinkan untuk dijalani mengingat usia yang sudah tidak muda lagi. Selain itu, alasan lain termasuk masalah kesehatan, ekonomi, dan beberapa di antaranya bahkan meninggal dunia.

    Qois menegaskan bahwa sebagian besar dari mereka yang memilih untuk mundur dari keberangkatan haji ini memutuskan untuk menarik dana haji mereka untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari atau untuk membiayai umrah pada periode waktu yang lebih fleksibel. "Banyak yang memutuskan menarik dananya, terutama sejak Januari 2023 untuk melakukan umrah," ungkap Qois.

    Dalam kurun waktu hampir satu tahun ini, puncak penarikan dana haji terjadi pada bulan Maret. Pada bulan tersebut, sebanyak 83 orang CJH Sumenep memilih untuk menarik biaya haji mereka. Bulan sebelumnya, jumlahnya mencapai 68 jemaah yang melakukan penarikan serupa.

    Meskipun demikian, Kementerian Agama Sumenep tetap berkomitmen untuk menyelenggarakan keberangkatan haji dengan baik. Mereka telah melaksanakan pelatihan manasik haji untuk calon jemaah haji tahun 2024. Sebanyak 600 CJH mengikuti pelatihan yang dilaksanakan pada bulan September lalu. Namun, data tersebut masih menunggu konfirmasi final dari pusat.

    Salah satu contoh CJH yang memilih untuk mundur adalah Amina, seorang warga Dusun Meddelan Timur, Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Sumenep. Meskipun telah mendaftar selama belasan tahun untuk menunaikan ibadah haji, nasib berkata lain baginya. Dua tahun lalu, suaminya meninggal dunia, dan rencana mereka untuk berangkat bersama terpaksa diurungkan. Amina merasa tidak siap untuk berangkat sendiri karena usianya yang sudah tua, sehingga ia memutuskan untuk menarik dana hajinya.

    Tantangan panjangnya antrean keberangkatan haji di Sumenep memunculkan berbagai pertimbangan bagi calon jemaah haji. Meskipun banyak yang memilih mundur, Kementerian Agama tetap berusaha memastikan bahwa proses keberangkatan haji tetap berjalan dengan baik dan memberikan pelayanan terbaik bagi mereka yang tetap memilih untuk menunaikan ibadah haji. (as)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Sastra

    +
    close