• Jelajahi

    Copyright © Langgam Pos
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Iklan

    Eksplorasi ke Pasar Eropa: Bawang Merah Rubaru Sumenep Mencoba Peruntungannya

    Kamis, 02 November 2023, 14:49 WIB Last Updated 2023-12-30T04:44:11Z
    masukkan script iklan disini
    IKLAN

    Baca Juga

    Eksplorasi ke Pasar Eropa: Bawang Merah Rubaru Sumenep Mencoba Peruntungannya




    Produksi bawang merah varietas Rubaru, yang merupakan unggulan pertanian Sumenep, kini mencoba merambah pasar internasional dengan ekspor perdana ke Belanda. Namun, sebagian pihak menilai langkah ini harus disikapi dengan hati-hati, mengingat tantangan yang mungkin dihadapi di pasar Eropa.

    Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, berharap bahwa ekspor perdana bawang merah Rubaru ke Belanda dapat menjadi pintu gerbang bagi produk pertanian unggulan lainnya di Sumenep. Meski demikian, belum ada jaminan bahwa produk tersebut akan segera diterima dengan baik di pasar Eropa.

    Pemerintah Kabupaten Sumenep bekerjasama dengan PT Permata Indah Rubaru (PT PIR), Badan Usaha Milik Petani, untuk menjalankan inisiatif ekspor ini. Mereka telah menandatangani kontrak senilai USD 400 ribu dengan Ben Helen Trading Belanda, yang berlangsung selama lima tahun, dari 2023 hingga 2028.

    "Ini merupakan langkah awal untuk melihat seperti apa respons pasar di Belanda sekaligus disesuaikan dengan kemampuan produksi produk olahan bawang merah kita di sini," ungkap Bupati Fauzi. Meskipun demikian, keberhasilan ekspor ini akan sangat tergantung pada bagaimana produk ini akan diterima oleh konsumen Belanda.

    Produk olahan bawang merah Rubaru yang diekspor kali ini mencakup bawang goreng kemasan 100 gram sebanyak 2.220 pcs dan bawang goreng kemasan 500 gram sebanyak 1.100 pcs. Bupati Fauzi berharap bahwa produk ini akan mendapat respons positif di Belanda dan membuka pintu bagi ekspor ke negara-negara lain di Uni Eropa.

    "Semoga pemasaran produk olahan bawang merah Rubaru mendapat respons positif, sehingga untuk berikutnya bisa diekspor ke negara-negara Uni Eropa lainnya, sehingga bisa meningkatkan pendapatan petani bawang merah di Kabupaten Sumenep," harapnya.

    Meskipun langkah ini tampak positif, perlu diingat bahwa ekspor ke pasar internasional, terutama pasar Eropa, bisa menjadi tantangan yang serius. Pertanyaan tentang persaingan, standar kualitas, dan permintaan pasar harus dihadapi dengan bijak. Sebelum mengukir prestasi besar di pasar Eropa, Sumenep dan PT PIR perlu melakukan evaluasi menyeluruh dan mempersiapkan strategi yang solid untuk memenangkan hati konsumen di luar negeri. (lp)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Sastra

    +
    close