• Jelajahi

    Copyright © Langgam Pos
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Kisah Betapa Jahilnya Nuaiman Kepada Rasulullah

    Kamis, 30 November 2023, Kamis, November 30, 2023 WIB Last Updated 2023-12-07T12:28:01Z
    masukkan script iklan disini

    Baca Juga

    Kisah Betapa Jahilnya Nuaiman Kepada Rasulullah



    Suatu ketika, Nuaiman merasa perutnya keroncongan karena lapar. Dia kemudian memutuskan untuk mencegah penjual makanan yang kebetulan lewat di depan masjid. Dengan penuh semangat, Nuaiman memesan dua bungkus makanan sembari menunggu penjual menyiapkan pesanannya.

    Sementara menunggu, Nuaiman memutuskan untuk masuk ke halaman masjid. Tujuannya tidak lain adalah mencari Rasulullah untuk mengajak beliau makan bersama. Setelah mencari-cari, akhirnya Nuaiman menemukan Rasulullah. Dengan penuh kegembiraan, Rasulullah menerima ajakan makan dari Nuaiman.

    Keduanya pun duduk bersama di masjid dan menikmati hidangan lezat yang baru saja dipesan oleh Nuaiman. Suasana penuh keakraban terasa mengisi udara, dan senyuman Rasulullah menjadi sorotan di antara segala kelezatan yang ada.

    Setelah hidangan selesai, Rasulullah hendak kembali ke masjid. Namun, Nuaiman dengan santai menghadangnya, "Mau ke mana, ya Rasulullah? Habis makan masa tidak membayar?" ujar Nuaiman dengan santai. Rasulullah hanya tersenyum mendengar kata-kata Nuaiman, "Bukankah kamu yang memesan?" tanya Rasulullah sambil berdehem.

    Nuaiman melanjutkan perkataannya dengan penuh keyakinan, "Di mana-mana, Raja itu mengayomi rakyatnya, penguasa melayani warganya. Masak saya yang harus membayar, ya rusuh, ya Rasulullah?" Nuaiman mengungkapkan pandangannya dengan lugas, mencerminkan kebijaksanaan yang tersembunyi di balik kerinduannya akan keadilan.

    Rasulullah hanya tersenyum melihat tingkah Nuaiman yang polos namun tulus. Tanpa banyak bicara, Rasulullah merogohkantangannya dan memberikan sejumlah uang kepada Nuaiman. Sambil tertawa, Rasulullah berkata, "Atas kejahilanmu, wahai Nuaiman. Semoga engkau selalu diberkahi."

    Kisah ini menjadi cerminan kebaikan Rasulullah yang tidak hanya sebagai pemimpin spiritual tetapi juga sebagai sosok yang peduli terhadap kebutuhan dan keadilan di masyarakat. Rasulullah menunjukkan bahwa pelayanan kepada sesama bukan hanya tugas pemimpin, tetapi tanggung jawab bersama untuk menjaga kesejahteraan bersama.

    Nuaiman, dengan kepolosannya, mengajak Rasulullah untuk merenung tentang keadilan dan pelayanan yang seharusnya diberikan oleh penguasa kepada rakyatnya. Nuaiman dengan lugas menyoroti konsep keadilan yang seharusnya menjadi dasar setiap kepemimpinan.

    Melalui cerita ini, kita dapat belajar bahwa kebijaksanaan dan keadilan adalah kunci utama dalam memimpin. Rasulullah mengajarkan dengan tindakan bahwa pemimpin yang baik harus dapat mendengarkan dan merespons kebutuhan rakyatnya dengan tulus dan penuh kepedulian.

    Cerita tentang Nuaiman juga mengingatkan kita bahwa kebijaksanaan tidak selalu datang dari kalangan terpelajar atau berkedudukan tinggi. Terkadang, kebijaksanaan muncul dari kalangan sederhana yang memiliki pandangan hidup yang tulus dan polos.

    Cerita ini juga menyiratkan pesan bahwa kebaikan hati Rasulullah tidak pernah terhalang oleh kedudukan sosial atau ekonomi seseorang. Rasulullah menerima Nuaiman tanpa melihat status atau latar belakangnya. Ini merupakan teladan luar biasa tentang bagaimana seharusnya kita bersikap terhadap sesama.

    Sebagai pembaca, kita diajak untuk merenung tentang bagaimana kita dapat meneladani sikap Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Kebaikan, keadilan, dan pelayanan kepada sesama adalah nilai-nilai yang seharusnya menjadi landasan bagi setiap tindakan kita.

    Kisah tentang Nuaiman dan Rasulullah ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya mendengarkan suara hati nurani, merawat keadilan, dan memberikan pelayanan tanpa melihat status sosial. Semoga cerita ini menginspirasi kita untuk menjadi manusia yang lebih baik, selalu siap memberikan bantuan dan kebaikan kepada sesama, tanpa memandang bulu. (nh)
    Komentar

    Tampilkan

    Iklan

    Terkini

    close