• Jelajahi

    Copyright © Langgam Pos
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Anggota Komisi IV DPRD Sumenep Peduli Kenaikan Harga Tiket Masuk Destinasi Wisata

    Jumat, 29 Desember 2023, Jumat, Desember 29, 2023 WIB Last Updated 2023-12-30T06:28:52Z
    masukkan script iklan disini

    Baca Juga

    Anggota Komisi IV DPRD Sumenep Soroti Kenaikan Harga Tiket Masuk Destinasi Wisata


    langgampos.com - Menjelang perayaan Natal dan tahun baru, suasana liburan di Pantai Lombang dan Slopeng di Sumenep semakin meriah. Namun, kenaikan harga tiket masuk (HTM) yang mencapai tiga kali lipat dari harga biasanya telah menarik perhatian Anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Sami'oeddin.

    Sami'oeddin mengapresiasi keputusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep yang menunjuk pihak ketiga sebagai pengelola dua destinasi wisata tersebut selama periode nataru. Meski demikian, ia menyoroti kenaikan HTM yang berpotensi menimbulkan keluhan dari pengunjung. Dalam pandangannya, kenaikan drastis seperti ini, dari Rp 5 ribu menjadi Rp 15 ribu, berpotensi menciptakan ketidakpuasan di kalangan pengunjung.

    "Kenaikan HTM yang signifikan dapat menjadi keluhan bagi pengunjung. Oleh karena itu, perlu ada evaluasi terhadap kebijakan ini agar pengalaman wisata di Pantai Lombang dan Slopeng tetap memikat bagi para pengunjung," ungkap Sami'oeddin.

    Meskipun memahami bahwa kenaikan HTM dapat terjadi dalam kerja sama dengan pihak ketiga, Sami'oeddin menekankan pentingnya menjalankan kerja sama ini dengan bijak dan berkelanjutan. Kerja sama yang hanya terjalin pada momen-momen tertentu tidak akan memberikan dampak positif bagi pengembangan infrastruktur dan pelayanan di destinasi wisata. "Jika kerja sama ini berlangsung secara jangka panjang, pihak ketiga dapat lebih bertanggung jawab dalam memperbaiki sarana dan prasarana di lokasi wisata," tambahnya.

    Menurut Sami'oeddin, sarana dan prasarana yang baik akan meningkatkan daya tarik destinasi wisata. Jika pengelolaan hanya terfokus pada kenaikan HTM tanpa memperbaiki fasilitas yang ada, maka pengunjung mungkin akan merasa kecewa. "Penting bagi pihak ketiga untuk tidak hanya fokus pada keuntungan finansial, tetapi juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas wisata di Pantai Lombang dan Slopeng," saran Sami'oeddin.

    Dalam pandangan Sami'oeddin, kenaikan HTM seharusnya disertai dengan peningkatan kualitas layanan dan fasilitas di destinasi wisata. Jika hal ini tidak terpenuhi, maka kebijakan tersebut dapat berdampak negatif terhadap citra destinasi wisata dan menurunkan minat kunjung wisatawan.

    Kenaikan HTM, yang ditetapkan oleh pihak ketiga, dianggapnya tidak melanggar aturan karena Pemerintah Kabupaten Sumenep masih menerima Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 5 ribu dari setiap pengunjung. "Tidak ada masalah untuk kenaikan harga HTM yang ditentukan pihak ketiga. Namun, perlu dipastikan bahwa sistem kerja sama ini matang dan berkelanjutan," jelasnya.

    Mohamad Iksan, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, menyatakan bahwa kenaikan HTM memang sudah menjadi hal biasa, terutama pada momen-momen spesial seperti hari raya dan tahun baru. Ia menjelaskan bahwa retribusi sebesar Rp 5 ribu tetap disetorkan kepada pemkab, sementara sisanya digunakan untuk biaya pelaksanaan hiburan oleh pihak ketiga.

    Pihak Disbudporapar Sumenep menegaskan bahwa kenaikan HTM bukanlah pelanggaran aturan, tetapi merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas hiburan dan pelayanan di destinasi wisata. Ia menambahkan bahwa pihak ketiga yang terlibat dalam pengelolaan harus memastikan bahwa nilai tambah yang diberikan sebanding dengan kenaikan HTM yang diterapkan.

    "Dengan adanya kenaikan HTM, diharapkan destinasi wisata ini dapat memberikan pengalaman berkualitas bagi pengunjung. Namun, perlu dipastikan bahwa pihak ketiga memiliki komitmen untuk meningkatkan fasilitas dan layanan guna menjaga kepuasan pengunjung," ungkap Mohamad Iksan.

    Dengan demikian, melalui evaluasi dan kerja sama yang bijak antara pemerintah daerah, pihak ketiga, dan masyarakat, diharapkan kenaikan HTM ini dapat berdampak positif bagi perkembangan Pantai Lombang dan Slopeng sebagai destinasi wisata unggulan di Sumenep. Peningkatan layanan dan fasilitas diharapkan dapat menciptakan pengalaman wisata yang memuaskan, sehingga minat kunjung wisatawan tetap tinggi dan memberikan kontribusi positif bagi pendapatan daerah. (as)
    Komentar

    Tampilkan

    Iklan

    Terkini

    close