• Jelajahi

    Copyright © Langgam Pos
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Hanya Jenazah Ini yang Sanggup Membuat Rasulullah Tertawa

    Senin, 11 Desember 2023, Senin, Desember 11, 2023 WIB Last Updated 2023-12-11T13:14:24Z
    masukkan script iklan disini

    Baca Juga

    Hanya Jenazah Ini yang Sanggup Membuat Rasulullah Tertawa


    langgampos.com - Nuaiman, sahabat akrab Rasulullah, dikenal sebagai sosok yang usil dan lucu. Cintanya kepada Rasulullah begitu mendalam sehingga saat ia meninggal dunia, prosesi pemakamannya menjadi peristiwa yang tak terlupakan. Meskipun berlangsung seperti pemakaman pada umumnya, kejadian mengejutkan terjadi ketika Rasulullah tiba-tiba tertawa hingga memperlihatkan gigi grahamnya.

    Sahabat-sahabat yang hadir terheran-heran melihat reaksi Nabi yang tidak lazim ini. Di tengah perjalanan pulang, salah seorang sahabat akhirnya memberanikan diri untuk bertanya kepada Rasulullah mengenai kejadian aneh tadi. Rasulullah tersenyum lembut dan bersedia menjelaskan.

    "Saat kami berada di atas makam Nuaiman, malaikat Mungkar dan Nakir sedang bertugas. Mereka bertanya kepada Nuaiman, 'Siapa Tuhanmu?' Nuaiman dengan mantap menjawab, 'Allah, Tuhanku.' Kemudian, mereka bertanya lagi, 'Apa kitabmu?' Nuaiman menjawab tegas, 'Alqur'an, kitabku.' Namun, ketika ditanya tentang siapa nabinya, Nuaiman malah tidak memberikan jawaban," cerita Rasulullah dengan penuh keceriaan.

    Para sahabat yang mendengar cerita itu semakin penasaran. Mengapa Nuaiman tidak menjawab pertanyaan tentang nabi? Rasulullah melanjutkan, "Nuaiman akhirnya menjawab, 'Hus, jangan keras-keras. Orangnya masih ada di atas.' Sambil berkata demikian, Nuaiman menunjuk ke arah saya yang berada di atas makamnya."

    Cerita ini membuat sahabat-sahabat tertawa geli mendengarnya. Mereka mulai memahami bahwa kelucuan Nuaiman tidak hanya terjadi di dunia, tetapi bahkan di akhirat pun ia tidak kehilangan ciri khasnya yang usil. Rasulullah sendiri tersenyum dan merasa bahagia atas kenangan indah bersama sahabatnya yang penuh keceriaan itu.

    Nuaiman, meskipun dikenal sebagai sosok yang sering bercanda, memiliki keimanan yang kokoh dan kesetiaan yang tulus kepada Allah dan Rasul-Nya. Kisah ini menggambarkan betapa pentingnya humor dalam Islam, bahkan dalam momen-momen serius sekalipun. Rasulullah sendiri seringkali menyampaikan ajaran-ajaran agama dengan cara yang menarik dan menghibur.

    Saat itu, Rasulullah melanjutkan menceritakan bagaimana Nuaiman selalu memberikan semangat dan kegembiraan kepada sahabat-sahabatnya. Ia menjadi sumber tawa dan kebahagiaan di tengah kerasnya kehidupan di Madinah. Tidak hanya sekadar lucu, Nuaiman juga dikenal sebagai sosok yang sangat baik hati dan selalu siap membantu sesama.

    Seiring berjalannya waktu, kisah-kisah tentang Nuaiman menjadi legenda di kalangan sahabat-sahabat Rasulullah. Mereka selalu mengenang kebaikan hati dan keceriaan Nuaiman, yang membuat suasana hati menjadi lebih cerah di setiap kesempatan. Bahkan, dalam momen pemakamannya, Nuaiman berhasil membuat Rasulullah tertawa, meninggalkan kenangan manis di hati para sahabat.

    Ketika Rasulullah kembali ke masjid setelah prosesi pemakaman Nuaiman, sahabat-sahabat yang lain bertanya tentang kejadian lucu tersebut. Rasulullah dengan hangat menceritakan kembali kejadian di atas makam Nuaiman, membagikan tawa dan kebahagiaan kepada semua yang hadir. Sejak itu, kisah Nuaiman menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk tidak hanya menjalani kehidupan dengan serius, tetapi juga dengan penuh kegembiraan dan kebaikan hati.

    Kisah Nuaiman mengajarkan kita bahwa agama Islam tidak hanya membawa kebijaksanaan dan kehormatan, tetapi juga memberikan ruang untuk keceriaan dan kebahagiaan. Rasulullah sendiri adalah teladan sempurna dalam menyampaikan ajaran agama dengan lembut, penuh kasih sayang, dan kadang-kadang dengan sentuhan humor.

    Sebagai umat Islam, kita diajarkan untuk mencintai dan menghormati Rasulullah serta sahabat-sahabatnya. Kisah Nuaiman menjadi salah satu cara untuk mengenang dan menghormati warisan kebaikan dan keceriaan yang telah ditinggalkan oleh para sahabat Rasulullah. Semoga kisah Nuaiman tetap hidup dalam ingatan kita sebagai sumber inspirasi untuk menjalani hidup dengan penuh cinta, kegembiraan, dan kebaikan hati. (as)
    Komentar

    Tampilkan

    Iklan

    Terkini

    close