• Jelajahi

    Copyright © Langgam Pos
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Iklan

    Kritik Sastra: Sejarah, Pengertian dan Evolusi Kritik Sastra

    Rabu, 20 Desember 2023, 21:53 WIB Last Updated 2023-12-20T14:53:10Z
    masukkan script iklan disini
    IKLAN

    Baca Juga

    Kritik Sastra: Sejarah, Pengertian dan Evolusi Kritik Sastra



    langgampos.com - Pengertian tentang kritik sastra telah mengalami perkembangan seiring waktu dan berbagai peristiwa sejarah yang melibatkan pemikiran-pemikiran dari berbagai budaya. Istilah "kritik" dalam kesusastraan memiliki akar sejak zaman Yunani kuno, dengan Heraclitus dan Xenophanes sebagai pionirnya. Namun, definisi dan peran kritik sastra terus berubah seiring berjalannya waktu, mencakup aspek-aspek moral, seni, dan filsafat.

    1. Sejarah dan Evolusi Kritik Sastra

    Kritik sastra Yunani klasik mencapai puncaknya dengan karya-karya seperti "Poetica" karya Aristoteles, yang memberikan dasar teoretis bagi evaluasi drama dan sastra pada umumnya. Pada abad pertengahan Eropa, istilah "kritikus" hampir menghilang, namun Renaissance menghidupkannya kembali. Di abad ke-17, sastrawan Inggris seperti John Dryden dan Alexander Pope memperkuat penggunaan istilah "criticism," memperluas dimensi kritik sastra.

    2. Pengertian Kritik Sastra

    Secara etimologis, istilah "kritik" berasal dari bahasa Yunani kuno, "krinein," yang berarti menghakimi. Dalam konteks sastra, kritik berperan sebagai suatu bentuk penilaian yang melibatkan aspek moral, kenikmatan estetis, dan kecocokan ekspresi. Kritikus, atau "krites," diidentifikasi sebagai orang yang melakukan penghakiman.

    3. Kritik Sastra di Indonesia

    Di Indonesia, istilah kritik sastra baru muncul pada awal abad ke-20, terpengaruh oleh sistem pendidikan kolonial. Sebelumnya, pertentangan dalam karya sastra lebih bersifat sensorial dan ideologis. Seiring dengan masuknya pendidikan Barat, kritik sastra di Indonesia mengadopsi teori-teori kritis Barat, memperkukuh posisinya melalui karya-karya seperti "Kesusastraan Indonesia Modern dalam Kritik dan Essay" oleh H.B. Jassin.

    4. Dua Tataran Kritik Sastra

    Dalam kritik sastra, Esten membedakan dua tataran yang sederhana. Pertama, pembaca yang membaca karya sastra tanpa memberikan respons lebih lanjut, dan kedua, pembaca yang berbicara atau menyampaikan pendapatnya, walaupun kriteria yang digunakan belum jelas. Meskipun sederhana, kedua tataran ini menciptakan pemahaman dan mendorong minat terhadap karya sastra.

    5. Kritik Sastra dalam Masyarakat Nusantara

    Di masyarakat Nusantara, kritik sastra cenderung bersifat informal dan bermuatan personal. Istilah "kritik" sendiri sering dianggap negatif, sehingga muncul alternatif seperti penyelidikan, pengkajian, atau ulasan. Meskipun demikian, sejarah sastra Indonesia menunjukkan bahwa sejak masa Pujangga Baru, para penikmat sastra telah membahas karya-karya sastra dengan tingkat kritik yang cukup tinggi.

    6. Peran Kritikus Sastra

    Kritik sastra, menurut Atar Semi, adalah usaha untuk menggali suatu karya sastra dengan memuji, menyampaikan kekurangan, dan merekomendasikan melalui penafsiran yang sesuai. Seorang kritikus bukan hanya "pembunuh berdarah dingin," tetapi juga seorang hakim, jaksa, pembela, dan dokter bagi karya sastra. Kritik sastra bukan hanya sekadar ekspresi lisan, tetapi mencakup penilaian yang sistematis dan objektif dalam bentuk tertulis.

    Kesimpulan

    Kritik sastra memiliki sejarah panjang yang melibatkan perubahan konsep dan peran dari masa ke masa. Di Indonesia, penggunaan istilah ini terkait erat dengan perjalanan pendidikan dan pengaruh budaya Barat. Meskipun masih ada persepsi negatif terhadap istilah "kritik" dalam masyarakat Nusantara, peran kritikus sastra sebagai penilai, pemikir, dan pendorong pemahaman yang lebih mendalam terhadap karya sastra tetap krusial. 

    (as)

    #kritik sastra, #sejarah kritik sastra, #pengertian kritik sastra, #definisi kritik sastra, #evolusi kritik sastra
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Sastra

    +
    close