• Jelajahi

    Copyright © Langgam Pos
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Optimalisasi Pendidikan: Anggota Komisi IV DPRD Sumenep Desak Kekosongan Kepala SD dan SMP Segera Diisi

    Sabtu, 30 Desember 2023, Sabtu, Desember 30, 2023 WIB Last Updated 2023-12-30T23:14:04Z
    masukkan script iklan disini

    Baca Juga

    Anggota Komisi IV DPRD Sumenep Desak Kekosongan Kepala SD dan SMP Segera Diisi




    langgampos.com - Pendidikan merupakan aspek krusial dalam pembangunan suatu daerah, dan keberhasilannya sangat tergantung pada pemimpin-pemimpin di tingkat sekolah. Namun, hingga Jumat, 29 Desember, Pemerintah Kabupaten Sumenep masih berhadapan dengan kekosongan kepala sekolah yang mencapai ratusan orang di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Seiring dengan komitmen Dinas Pendidikan (Dispendik) Sumenep pada awal Desember untuk mengisi kekosongan tersebut sebelum akhir 2023, anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Sami'oeddin, menyoroti pentingnya pengisian jabatan Kepala Sekolah yang defisit ini.

    Menurut Sami'oeddin, Kepala Sekolah memiliki peran strategis dalam mengarahkan kemajuan sekolah dan membentuk karakter peserta didik. "Kepala Sekolah definitif bukan hanya kebutuhan, tetapi juga merupakan elemen kunci dalam mencapai perubahan positif bagi seluruh warga di lingkungan sekolah," ujarnya.

    Idealnya, kata Sami'oeddin, kekosongan Kepala Sekolah di Sumenep harusnya telah teratasi sebelum penutupan tahun 2023. "Kehadiran Kepala Sekolah yang kompeten sangat diharapkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berdaya saing tinggi," tandasnya dengan tekad.

    Namun, hingga saat ini, ketidakpastian masih menyelimuti kapan 158 Kepala Sekolah yang kosong akan diisi. Kabid Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Sumenep, Achmad Fairuzi, belum dapat memastikan waktu pengisian tersebut. "Saya akan memberikan informasi lebih lanjut nanti sore di kantor setelah pertemuan yang sedang berlangsung sekarang," katanya, memberikan keterangan terkini.

    Pada awal Desember, Fairuzi berjanji untuk segera mengisi kekosongan jabatan Kepala Sekolah sebelum akhir tahun 2023. Dari data yang diungkapkan, terdapat 158 posisi Kepala Sekolah di tingkat SD dan SMP yang belum terisi, dengan rincian 155 kepala SD dan tiga kepala SMP.

    Upaya pengisian tersebut dijalankan dengan menyiapkan 57 Kepala Sekolah dari puluhan guru yang telah lulus dari pelatihan guru penggerak. Selebihnya, akan diambil dari guru-guru yang memenuhi kriteria yang telah diatur dalam Permendikbud Ristek Nomor 40 Tahun 2021.

    Adapun kriteria yang harus dipenuhi calon Kepala Sekolah antara lain adalah memiliki sertifikat pendidik, pangkat golongan paling rendah penata muda tingkat I, golongan III/B, dan berstatus guru Pegawai Negeri Sipil (PNS). Selain itu, calon juga tidak boleh pernah dikenai hukuman atau masalah hukum dan memiliki usia maksimal 56 tahun.

    Dengan adanya langkah-langkah konkret yang diambil oleh Dispendik Sumenep, diharapkan proses pengisian kekosongan Kepala Sekolah dapat berjalan lancar dan memastikan bahwa sosok-sosok pemimpin di tingkat sekolah memiliki kualifikasi yang memadai untuk membawa perubahan positif dalam dunia pendidikan Sumenep.

    Peningkatan kualitas pendidikan di Sumenep bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan investasi untuk mencetak generasi penerus yang unggul dan mampu bersaing di tingkat nasional. Oleh karena itu, melalui kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat, diharapkan Sumenep dapat meraih prestasi gemilang dalam bidang pendidikan, menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif, dan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. (as)





    Komentar

    Tampilkan

    Iklan

    Terkini

    close