• Jelajahi

    Copyright © Langgam Pos
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Profil Abrari: Eloknya Jejak Kaki Seorang Caleg Bersahaja dari Pulau Garam

    Senin, 25 Desember 2023, Senin, Desember 25, 2023 WIB Last Updated 2023-12-25T04:34:33Z
    masukkan script iklan disini

    Baca Juga

    Profil Abrari: Eloknya Jejak Kaki Seorang Bacaleg Bersahaja dari Pulau Garam


    langgampos.com - Di ujung timur Pulau Jawa, tersimpan sebuah cerita hidup yang bernama Abrari atau akrab disapa Abe. Namanya bukan sekadar melintas di angin sejarah Sumenep, melainkan meresapi jejak kaki kehidupannya di balutan kerendahan hati yang mengalir deras, seperti ombak di perairan Madura yang selalu setia berbisik. Inilah potret seorang caleg asal Madura yang menyiratkan kebesaran dalam kesederhanaan—Abrari yang Bersahaja.

    Sosok Abe bukanlah khayalan semata. Namanya telah mencorakkan kanvas sosial masyarakat Sumenep dan bahkan seantero Madura. Keprihatinan terhadap nasib sesama mengantarnya menyelami dunia jurnalisme, tempat di mana pena menjadi saksi setiap denyut kehidupan yang diceritakan. Madura, pulau yang sarat dengan warna-warni keseharian, menjadi panggung bagi perjalanan karirnya sebagai seorang jurnalis yang merakyat.

    Pada setiap cerita yang ditebarkan pena tajamnya, Abe bukan hanya mengenal berbagai lapisan masyarakat, melainkan juga menggali kedalaman kebutuhan mereka. Pulau Garam, tanah yang menjadi saksi bisu pergolakan kehidupan, menghadirkan realitas yang menjadi bahan renungan dan pencerahan bagi seorang Abrari. Pengalaman berada di lapisan masyarakat yang beragam mengukir empati yang mendalam, membuka jendela hatinya terhadap realitas keseharian yang tidak selalu terpampang di permukaan.

    Namun, perjalanannya tak hanya terbatas pada lorong-lorong kata dan kertas jurnalis. Lima tahun langkahnya juga terukir dalam sejarah legislatif, menjadi bagian dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep periode 2014-2019, mewakili suara rakyat dengan warna partai PDI Perjuangan. Di panggung politik, Abe menyuarakan harap dan aspirasi, menjadi perpanjangan suara masyarakat pulau yang jiwanya kental dengan kejujuran.

    Wawasan yang dimilikinya bukanlah sekadar pandangan mata yang terbatas. Dalam jalinan kata-kata yang mengalir dari pena, Abe membuktikan bahwa kebijaksanaan tidak melulu bersarang di lembah-lembah buku dan dokumen kuno. Karya-karyanya seperti "Republik Sengkuni" dan "Dialektika Rasa: Catatan Dari Pinggir" bukan hanya sekadar catatan, melainkan jendela yang terbuka lebar menghadirkan pemikiran yang menantang, menilai setiap dimensi realitas dengan kepala dingin dan hati yang hangat.

    Kini, di antara sunyi malam dan riuhnya kisah politik Sumenep, Abrari menatap masa depan dengan tekad baru. Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Sumenep adalah gelar yang melingkupi dirinya saat ini. Sebagai seorang petugas partai yang menduduki posisi strategis, keakraban dengan Achmad Fauzi, Ketua DPC dan Bupati Sumenep, adalah ikatan yang menguatkan langkah-langkahnya di kancah politik.

    Tidak hanya menjadi pelaku, Abe juga menjadi penjaga khazanah kebijakan dan nilai-nilai partai. MH Said Abdullah, sosok senior dari PDI Perjuangan asal Sumenep, menjadi bagian dari lembaran perjalanan politiknya. Di dalam benaknya, nilai-nilai luhur dan semangat berjuang partai menjadi penunjuk arah yang memandu setiap langkahnya.

    Namun, tinta kisahnya belum kering. Berita terkini melingkari namanya, membawa kabar bahwa Abe bersiap melangkah lebih jauh pada panggung politik Jawa Timur. Pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur pada Pemilu 2024 menjadi panggung baru yang siap dia taklukkan. Dengan semangat dan tekad, dia mencurahkan perhatiannya untuk menjadi wakil rakyat Madura di level yang lebih luas.

    Sebagai langkah awal, sang pria yang melambungkan namanya dengan gelar Magister Psikologi ini telah membuka jejaring. Relawan yang diberi nama "Sahaja" dipilihnya sebagai mitra perjalanan. Sahaja, bukan semata sebuah nama, melainkan cita-cita untuk menjalani kehidupan dengan penuh kejujuran dan kesederhanaan. Sebuah panggilan untuk kembali kepada hakikat hidup yang sesungguhnya, di luar gemerlap dunia politik yang kadang membingungkan.

    Dalam setiap kata yang dilontarkan, Abrari membawa makna mendalam. Sahaja bukan hanya sebatas relawan, melainkan sebuah gerakan. Gerakan untuk mengembalikan kehangatan kehidupan bermasyarakat, di mana setiap individu berjalan dengan bersahaja, tanpa beban kelebihan yang kerap menghiasi dunia ini.

    Caleg asal Madura ini tidak sekadar memimpikan kursi di tingkat DPRD Jawa Timur. Lebih dari itu, dia bermimpi untuk menjadi penjaga nurani dan suara rakyat. Setiap langkahnya, setiap usahanya, menggambarkan seorang pemimpin yang tidak hanya pandai berbicara, melainkan juga mendengar dan merasakan getaran hati rakyat yang kerap kali terpinggirkan.

    Abrari, atau Abe, bukanlah sekadar nama dalam daftar calon legislatif. Dia adalah narasi hidup yang membawa harumnya bunga kenangan bagi setiap jejak yang ditinggalkannya. Melalui panggung politik, dia berusaha mengukir legenda kesederhanaan dan kejujuran, menjadi sumber inspirasi bagi generasi yang haus akan pemimpin dengan karakter yang utuh.

    Pemilu 2024 menjadi babak baru dalam roman hidupnya. Dengan pengalaman dan hati yang sama-sama bersahaja, dia menuliskan kisahnya di lembaran sejarah politik Jawa Timur. Namun, tidak hanya sebagai pemain, melainkan sebagai pencerah, yang membawa cahaya keadilan dan keseimbangan. Sebuah kisah panjang yang terus digulirkan, seperti ombak di perairan Madura yang tak pernah lelah berbisik—kisah seorang Abrari yang Bersahaja. (as)
    Komentar

    Tampilkan

    Iklan

    Terkini

    close