• Jelajahi

    Copyright © Langgam Pos
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Iklan

    Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep Menilai Retribusi Pasar di Sumenep Masih Belum Optimal

    Minggu, 14 Januari 2024, 20:19 WIB Last Updated 2024-01-14T13:20:15Z
    masukkan script iklan disini
    IKLAN

    Baca Juga

    Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep Menilai Retribusi Pasar di Sumenep Masih Belum Optimal


    Langgampos.com - Kabar Madura, 3 Januari 2024 - menulis berita tentang tantangan yang dihadapi oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag) Sumenep, terkait pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi pasar yang belum mencapai target pada tahun 2023. Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, Juhari, menyampaikan evaluasi terhadap kinerja dinas tersebut, menyoroti perolehan retribusi pasar yang hanya mencapai 80 persen dari target sebesar Rp2,1 miliar.

    Evaluasi ini menjadi penting, mengingat pentingnya pendapatan daerah dalam mendukung pembangunan dan keberlanjutan peningkatan perekonomian di Sumenep. Juhari menilai kinerja Diskop UKM dan Perindag Sumenep perlu ditingkatkan agar mampu mencapai target yang sudah ditetapkan dan bahkan, kalau bisa, sampai melampaui harapan.

    "Diskop UKM dan Perindag Sumenep ini bekerja buruk perlu evaluasi di tahun 2024, perlu mencapai target hingga melampaui," ungkap Juhari.

    Target yang Matang untuk Tahun 2024

    Juhari dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menegaskan bahwa jumlah pasar hewan yang cukup banyak di Sumenep tidak boleh dijadikan alasan untuk tidak mencapai target. Dengan 34 pasar yang tetap beroperasi, Juhari menilai bahwa pada tahun 2024, Diskop UKM dan Perindag Sumenep perlu lebih matang dalam perencanaan target, bukan hanya asal-asalan, melainkan diukur dengan kemampuan sektor.

    "Tahun 2024 harus dimatangkan, pasang target bukan asal-asalan, tetapi diukur dengan kemampuannya, saya kira target Rp2,1 miliar itu sudah sangat minim," ungkapnya.

    Pentingnya keseriusan dalam perencanaan dan pelaksanaan strategi menjadi titik fokus Juhari, yang merasa bahwa target sebesar Rp2,1 miliar seharusnya dapat dicapai dan bahkan melampaui. Kesalahan dalam menetapkan target dapat berdampak negatif pada pembangunan dan pelayanan publik, itulah sebabnya perencanaan yang matang dan berkelanjutan sangat penting untuk mencapai kesuksesan.

    Seberapa Penting Pendapatan Asli Daerah Bagi Kabupaten Sumenep?

    Pendapatan Asli Daerah (PAD) memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan dan kelangsungan operasional pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Sumenep. Kabupaten Sumenep, yang terletak di Madura, Jawa Timur, memiliki sejumlah sektor ekonomi yang berkontribusi terhadap pendapatan daerah, dan PAD menjadi salah satu sumber utama untuk mendukung berbagai program pembangunan, pelayanan publik, dan kebutuhan operasional pemerintah.

    Berikut beberapa aspek yang menunjukkan seberapa pentingnya Pendapatan Asli Daerah bagi Kabupaten Sumenep:

    1. Dukungan Pembangunan Lokal:
    PAD menjadi sumber dana utama untuk mendukung berbagai proyek pembangunan di tingkat lokal, termasuk infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan sektor-sektor lain yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

    2. Pelayanan Publik:
    Pendapatan Asli Daerah mendukung penyediaan pelayanan publik seperti pemeliharaan jalan, air bersih, sanitasi, dan berbagai layanan dasar lainnya yang sangat penting untuk kehidupan sehari-hari penduduk Kabupaten Sumenep.

    3. Pemberdayaan Ekonomi Lokal:
    Melalui PAD, pemerintah daerah dapat merancang kebijakan yang mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, termasuk pelaku usaha kecil dan menengah. Ini dapat mencakup program pelatihan, bantuan modal, dan insentif lainnya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

    4. Kemandirian Keuangan:
    PAD memberikan kabupaten Sumenep kemandirian keuangan yang lebih besar, mengurangi ketergantungan pada dana transfer dari pemerintah pusat. Hal ini memungkinkan kabupaten tersebut untuk lebih fleksibel dalam merencanakan dan melaksanakan kebijakan pembangunan sesuai dengan kebutuhan lokal.

    5. Pengentasan Kemiskinan:
    Pendapatan Asli Daerah dapat digunakan untuk program-program pengentasan kemiskinan, termasuk bantuan sosial dan program keberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu.

    6. Keseimbangan Anggaran:
    PAD membantu menciptakan keseimbangan anggaran daerah dengan mengurangi defisit dan memastikan keberlanjutan operasional pemerintah kabupaten Sumenep. Dengan demikian, PAD berperan dalam menjaga stabilitas keuangan daerah.

    7. Pengembangan Sumber Daya Manusia:
    Melalui PAD, Kabupaten Sumenep dapat mengalokasikan dana untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, seperti pendidikan dan pelatihan, sehingga menciptakan tenaga kerja yang lebih terampil dan berkualitas.

    8. Keberlanjutan Pembangunan:
    Pendapatan Asli Daerah merupakan aspek penting dalam memastikan keberlanjutan pembangunan, karena dapat digunakan untuk investasi jangka panjang yang mendukung pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.


    Langkah-langkah untuk Optimalisasi Pendapatan Pasar

    Kepala Diskop UKM Perindag Sumenep, Chainur Rasyid, melalui Kepala Bidang Perdagangan Idham Halil, mengakui perlunya evaluasi dan perubahan langkah-langkah untuk mencapai target pendapatan pasar. Salah satu langkah yang akan diambil adalah mengaktifkan pasar hewan yang sejauh ini belum dioptimalkan sepenuhnya.

    "Langkah yang harus dilakukan agar PAD pasar mencapai target adalah dengan mengaktifkan pasar hewan, termasuk mengoptimalkan penarikan retribusi pasar-pasar di wilayah kepulauan," kata Idham Halil.

    Namun, Idham Halil menegaskan bahwa keputusan final terkait langkah-langkah yang akan diambil akan dibahas bersama tim. Keputusan ini akan mempertimbangkan berbagai faktor, dan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah secara signifikan.

    Optimisme Peningkatan Pendapatan di Masa Depan

    Meskipun menghadapi tantangan pada tahun 2023, Diskop UKM dan Perindag Sumenep tetap optimis untuk masa depan. Evaluasi yang dilakukan dan langkah-langkah perbaikan yang diambil adalah bentuk komitmen untuk memastikan bahwa pendapatan pasar dapat mencapai target yang telah ditetapkan.

    Dengan perencanaan yang matang, dukungan penuh dari semua pihak terkait, dan optimalisasi sumber daya pasar, Sumenep dapat mencapai keberhasilan dalam meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor retribusi pasar. Melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Sumenep akan mampu mengatasi hambatan dan mencapai kemajuan yang berkelanjutan.

    Kesimpulan: Menuju Pendapatan Daerah yang Optimal

    Dalam menghadapi tantangan pendapatan pasar, Diskop UKM dan Perindag Sumenep berkomitmen untuk melakukan perubahan dan peningkatan kinerja. Evaluasi yang jujur dan langkah-langkah strategis yang diambil adalah langkah awal untuk memastikan bahwa target pendapatan pasar dapat dicapai dan bahkan melampaui harapan.

    Dengan dukungan penuh dari semua pihak terkait, Sumenep akan menghadapi masa depan dengan optimisme dan keyakinan bahwa pendapatan asli daerah dapat dioptimalkan. Melalui kerjasama yang kokoh, Sumenep akan mampu mencapai kesuksesan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan. (as)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Sastra

    +
    close