• Jelajahi

    Copyright © Langgam Pos
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Iklan

    Anggota Komisi III Menyoroti Pentingnya Perbaikan Pelabuhan: Prioritaskan yang Paling Mendesak

    Minggu, 07 Januari 2024, 19:37 WIB Last Updated 2024-03-02T23:51:40Z
    masukkan script iklan disini
    IKLAN

    Baca Juga

    Anggota Komisi III Menyoroti Pentingnya Perbaikan Pelabuhan: Prioritaskan yang Paling Mendesak




    langgampos.com - Pada hari Jumat, 5 Januari 2024, Radar Madura.id melaporkan tentang upaya Disperkimhub Sumenep dalam mengajukan kembali Bantuan Keuangan (BK) ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperbaiki pelabuhan yang rusak di kepulauan. Anggota Komisi III DPRD Sumenep, M. Muhri, menyoroti pentingnya perbaikan pelabuhan dan menekankan perlunya alokasi dana yang signifikan. Dalam pandangannya, perbaikan harus dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan yang paling mendesak. Inilah salah satu tantangan yang dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep.

    Pada tahun 2023 yang lalu, Pemerintah Kabupaten Sumenep mengalami kegagalan dalam mendapatkan Bantuan Keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Meskipun dana tersebut sangat dibutuhkan untuk memulihkan kondisi pelabuhan yang mengalami kerusakan di kepulauan. Oleh karena itu, pada tahun ini, pemerintah kabupaten kembali mengajukan permohonan Bantuan Keuangan.

    Imam Afif Rusidy, Kabid Prasarana dan Keselamatan Transportasi Disperkimhub Sumenep, menjelaskan bahwa pada tahun sebelumnya pihaknya telah mengajukan Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Usulan tersebut bertujuan untuk memperbaiki Pelabuhan Brakas di Kecamatan/Pulau Raas, dan Pelabuhan Tarebung di Kecamatan Gayam Pulau Sapudi. Namun, anggaran sebesar Rp 5 miliar yang diusulkan tidak disetujui dengan alasan tidak adanya rekomendasi dari Gubernur Jawa Timur.

    Afif Rusidy menegaskan bahwa pihaknya tetap berupaya untuk mendapatkan Bantuan Keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Tantangan yang dihadapi adalah persaingan dengan kabupaten/kota lain di Jawa Timur yang juga mengajukan permohonan serupa. Oleh karena itu, dibutuhkan komunikasi intensif dengan pemerintah provinsi. Proses ini tidak mudah, dan kesabaran serta kerja keras menjadi kunci utama.

    Dalam upayanya mendapatkan Bantuan Keuangan, Afif Rusidy mengakui bahwa proses ini tidak mudah. Pasalnya, setiap daerah di Jawa Timur memiliki kebutuhan dan prioritas masing-masing. Oleh karena itu, pihaknya harus terus berkomunikasi dan menjelaskan urgensi perbaikan pelabuhan di kepulauan Sumenep.

    Penting untuk dicatat bahwa pelabuhan di kepulauan memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas masyarakat kepulauan. Infrastruktur maritim yang baik akan menjaga kelancaran distribusi barang dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Oleh karena itu, perbaikan pelabuhan di kepulauan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten tetapi juga menjadi fokus pemerintah provinsi.

    Afif Rusidy menjelaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya agar Pelabuhan Brakas dan Pelabuhan Tarebung dapat segera mendapatkan perbaikan yang dibutuhkan. Salah satu cara yang akan diambil adalah melalui perubahan anggaran keuangan (PAK), mengingat anggaran untuk tahun ini sudah disahkan. Pihaknya akan memantau situasi dan apabila memungkinkan, akan mengajukan perubahan anggaran untuk mendukung perbaikan pelabuhan.

    Perlu diakui bahwa perbaikan pelabuhan bukan hanya tentang memperbaiki struktur fisik semata, tetapi juga tentang membangun fondasi ekonomi yang kokoh bagi masyarakat kepulauan. Oleh karena itu, dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur diharapkan menjadi langkah positif dalam menjawab kebutuhan mendesak ini.

    Dalam konteks ini, penting bagi pemerintah provinsi untuk memahami urgensi perbaikan pelabuhan di Sumenep dan memberikan perhatian yang lebih besar. Masyarakat kepulauan membutuhkan akses yang lancar untuk mengoptimalkan potensi ekonomi mereka. Seiring dengan itu, potensi pariwisata dan perdagangan di wilayah ini juga dapat berkembang pesat jika infrastruktur maritimnya mendapat perhatian serius.

    Mengakhiri pernyataannya, Afif Rusidy menegaskan kembali bahwa perbaikan pelabuhan di kepulauan bukan hanya sekadar kebutuhan fisik, tetapi juga investasi jangka panjang dalam pembangunan ekonomi lokal. Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Sumenep dapat melangkah maju dalam menciptakan infrastruktur maritim unggul yang akan memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat kepulauan.

    Sebagai kesimpulan, perjuangan Disperkimhub Sumenep dalam mengajukan Bantuan Keuangan untuk memperbaiki pelabuhan di kepulauan adalah cerminan dari komitmen untuk membangun infrastruktur maritim yang tangguh. Semoga langkah-langkah ini dapat memberikan solusi positif dan mendukung pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Sumenep secara keseluruhan. (as)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Sastra

    +
    close