• Jelajahi

    Copyright © Langgam Pos
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Bagaimana Asal Mula Terciptanya Uang? Berikut Sejarah Uang

    Sabtu, 20 Januari 2024, Sabtu, Januari 20, 2024 WIB Last Updated 2024-01-20T15:03:04Z
    masukkan script iklan disini

    Baca Juga

    Bagaimana Asal Mula Terciptanya Uang? Berikut Sejarah Uang



    Langgampos.com - Seiring berjalannya waktu, konsep uang telah melalui perubahan signifikan dari sistem barter primitif hingga menjadi bentuk uang yang kita kenal saat ini. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi asal mula terciptanya uang dan bagaimana sistem pembayaran telah berkembang dari zaman prasejarah hingga mencapai bentuknya yang modern.

    Pertama-tama, mari kita kembali ke zaman prasejarah, puluhan ribu tahun yang lalu, di mana manusia masih menggunakan sistem barter. Barter adalah pertukaran barang atau jasa yang dilakukan dengan menukarkan satu barang atau jasa dengan yang lain. Contohnya, jika seseorang memiliki sekantong beras dan membutuhkan kacang, mereka bisa menukarkan beras tersebut dengan seseorang yang memiliki kacang. Meskipun barter adalah sistem yang digunakan sebelum munculnya uang, praktik ini masih bertahan hingga awal periode manusia modern.

    Uang primitif mulai digunakan sekitar tahun 1200 SM. Bentuk awal uang ini berupa cangkang kerang atau cangkang hewan lainnya. Salah satu contoh cangkang kerang yang digunakan adalah KRI, yang berasal dari kepulauan Maladewa di Samudra Hindia. Cangkang ini biasanya digunakan oleh pedagang dari Tiongkok dan India. Di Amerika, Suku Indian menggunakan cangkang kerang putih yang dihiasi ornamen dan dikenal sebagai wampum. Wampum menjadi mata uang mereka yang dihargai oleh orang Eropa.

    Sistem pembayaran dengan menggunakan mata uang mulai berkembang di Mesir dan Mesopotamia pada abad ke-3 SM. Pada awalnya, mata uang yang digunakan adalah emas batangan, yang harus ditimbang terlebih dahulu sebelum digunakan sebagai alat pembayaran. Seiring waktu, perak juga mulai digunakan sebagai mata uang. Orang Tiongkok pada abad ke-1 SM mulai memproduksi uang logam yang merupakan imitasi dari cangkang kouri, terbuat dari logam dan tembaga. Uang logam ini memiliki lubang di tengahnya dan dapat dijadikan satu, menjadi asal mula uang koin yang kita kenal sekarang.

    Perkembangan berikutnya adalah penggunaan uang kertas. Orang Tionghoa menjadi pelopor penggunaan uang kertas pada abad ke-7. Uang kertas pertama kali disebut feikan atau "uang terbang" karena keberhasilannya dalam menyebar dengan mudah. Swedia menjadi negara pertama di Eropa yang menggunakan uang kertas pada tahun 1661 setelah mendirikan pabrik kertas pada tahun 1150 di Spanyol.

    Perjalanan sejarah uang membuktikan bahwa konsep pembayaran terus berkembang seiring berjalannya waktu. Dari barter primitif hingga penggunaan uang primitif seperti cangkang kerang dan emas batangan, manusia terus mencari cara yang lebih efisien untuk melakukan transaksi. Kemudian, dengan penemuan uang logam di Tiongkok, dunia menyaksikan transformasi pembayaran yang membawa kita ke penggunaan uang koin seperti yang kita kenal saat ini.

    Pengenalan uang kertas, terutama oleh orang Tionghoa dan Swedia, menjadi tonggak penting dalam evolusi sistem pembayaran. Kepraktisan uang kertas yang dapat dibawa dan disimpan dengan mudah menggantikan kebutuhan akan uang logam yang cenderung lebih berat. Uang kertas membuka jalan bagi kemudahan dan efisiensi dalam transaksi sehari-hari.

    Dengan begitu banyak inovasi dalam sejarah uang, kita melihat bagaimana kebutuhan akan sistem pembayaran yang efisien terus mendorong manusia untuk menciptakan solusi baru. Dari barter sederhana hingga penggunaan uang modern yang terus berkembang, perjalanan panjang ini memberikan kita pemahaman lebih baik tentang peranan uang dalam masyarakat dan bagaimana inovasi terus membentuk dunia keuangan kita saat ini. (as)




    Komentar

    Tampilkan

    Iklan

    Terkini

    close