• Jelajahi

    Copyright © Langgam Pos
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Banjir Menerjang Kawasan Braga Sumur Bandung, Ratusan Rumah Terendam

    Jumat, 12 Januari 2024, Jumat, Januari 12, 2024 WIB Last Updated 2024-01-12T16:41:10Z
    masukkan script iklan disini

    Baca Juga




    langgampos.com - Pada Kamis sore, kawasan Braga Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, mengalami cobaan berat akibat banjir yang merendam ratusan rumah. Dalam video amatir yang direkam oleh warga setempat, terlihat air bah meluap dari Sungai Cikapundung, menerjang RW4 Kelurahan Braga Sumur Bandung, dan menghantam ratusan rumah di sekitarnya.

    Aliran air yang meluap tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga membawa material lumpur dan sampah. Kejadian ini menyebabkan akses jalan antar RW terputus, memaksa warga setempat untuk membersihkan rumah mereka dari lumpur dan sampah yang terbawa oleh banjir.

    Dalam wawancara dengan seorang warga, terungkap bahwa lebih dari seratus rumah terdampak langsung oleh banjir tersebut. Warga setempat terpaksa melakukan pembersihan di tengah-tengah kondisi sulit. Tinggi air bah pada banjir tersebut diperkirakan mencapai satu meter di beberapa rumah.

    "Berapa rumah yang terdampak?" tanya warga dalam video amatir. "Mungkin satu RW, ya. Berapa rumah kira-kira?" sambungnya lagi. "Kira-kira 200 rumahan ada, ya. 100an lah," jawab warga. Tingginya air banjir membuat sejumlah rumah terendam hingga setinggi satu meter di bawah tanah.

    Akibat banjir ini, warga harus berjuang keras membersihkan rumah mereka dari lumpur dan sampah yang terbawa oleh air bah. Banjir juga menyebabkan terputusnya akses jalan antar RW, menghambat mobilitas warga di kawasan tersebut.

    Pihak berwenang dan relawan segera merespons kejadian ini dengan memberikan bantuan dan koordinasi dalam upaya penanggulangan bencana. Diperlukan sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat setempat untuk mengatasi dampak buruk yang ditimbulkan oleh banjir ini.

    Perlu adanya langkah-langkah preventif dan infrastruktur yang lebih baik untuk mengurangi risiko banjir di masa mendatang. Selain itu, edukasi kepada masyarakat mengenai tata kelola lingkungan dan penanganan limbah perlu ditingkatkan guna mencegah dampak lebih lanjut akibat banjir. (as)
    Komentar

    Tampilkan

    Iklan

    Terkini

    close