• Jelajahi

    Copyright © Langgam Pos
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    gempur rokok illegal

    Iklan

    Fakta Sejarah: Kisah Cortigiane Onese hingga Pajak Janggut Rusia

    Senin, 01 Januari 2024, 19:47 WIB Last Updated 2024-01-01T12:47:39Z
    masukkan script iklan disini
    IKLAN

    Baca Juga

    Kisah Cortigiane Onese hingga Pajak Janggut Rusia



    langgampos.com - Sejarah menyimpan banyak cerita unik yang sering kali terlupakan atau terlindas oleh waktu. Dalam perjalanan melintasi era Renaissance di Italia, terungkap kelompok Cortigiane Onese, atau lebih dikenal sebagai pelacur terhormat. Wanita-wanita berpendidikan tinggi ini menawarkan lebih dari sekadar layanan fisik, melibatkan keterampilan budaya komunikasi dan seni sebagai teman intim bagi pria berkelas tinggi pada masa itu.

    Pada akhir abad ke-19, muncul fenomena yang mengejutkan dalam sejarah wanita. Bicycle face, istilah yang mungkin terdengar aneh, adalah kekhawatiran yang melanda perempuan pada masa itu. Dipercayai bahwa mengendarai sepeda dapat merusak dan merusak wajah mereka. Meskipun terdengar aneh, ini mencerminkan norma dan keyakinan masyarakat pada masa itu terkait dengan aktivitas sehari-hari.

    Selain itu, perjalanan sejarah membawa kita ke Rusia pada tahun 1698, ketika Kaisar Rusia Peter yang Agung memperkenalkan kebijakan yang unik, yakni pajak janggut. Warga yang memiliki janggut harus membayar pajak sebagai bentuk kontribusi mereka untuk mendukung modernisasi negara. Inilah contoh nyata bagaimana pemerintahan mencari sumber pendanaan yang tidak lazim untuk mencapai tujuan pembangunan.

    Seiring berjalannya waktu, muncul pula tokoh kontemporer yang menarik perhatian dunia, seperti Rasputin. Di samping peran politiknya yang mencolok, Rasputin juga terkenal dengan gaya hidupnya yang eksentrik. Salah satu kebiasaan uniknya adalah mandi di sungai beku setiap hari, bahkan di tengah musim dingin yang paling ekstrem. Ini memberikan gambaran tentang sisi pribadi dari pemimpin yang seringkali hanya dikenal melalui berita dan politik.

    Cortigiane Onese di Italia

    Pada era Renaissance di Italia, khususnya di kota-kota seperti Venesia dan Florence, muncul kelompok wanita yang dikenal sebagai Cortigiane Onese. Terjemahan harfiah dari bahasa Italia, Cortigiane Onese berarti pelacur terhormat. Namun, gelar tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan identitas mereka. Mereka adalah wanita-wanita berpendidikan tinggi yang tidak hanya menawarkan layanan fisik, tetapi juga melibatkan diri dalam keterampilan budaya, komunikasi, dan seni.

    Cortigiane Onese menjadi teman intim bagi pria berkelas tinggi, tidak hanya sebagai mitra seksual, tetapi juga sebagai pendamping yang cerdas dan berpengetahuan. Mereka terampil dalam seni, musik, dan sastra, membuat mereka menonjol di tengah masyarakat yang tenggelam dalam kekayaan dan keindahan seni. Meskipun status mereka masih dianggap kontroversial, Cortigiane Onese mendapat pengakuan untuk keahlian mereka yang luar biasa di berbagai bidang.

    Bicycle Face: Kekhawatiran Perempuan Abad ke-19

    Pada akhir abad ke-19, ketika sepeda mulai menjadi sarana transportasi yang populer, muncul fenomena yang unik dan menggelikan, yaitu "bicycle face." Istilah ini merujuk pada kekhawatiran yang melanda perempuan pada masa itu terkait dengan mengendarai sepeda. Dipercayai bahwa aktivitas ini dapat menyebabkan wajah mereka menjadi rusak dan cacat.

    Masyarakat pada masa itu memiliki pandangan yang aneh terhadap perempuan yang bersepeda, dan terdapat keyakinan bahwa gerakan berulang-ulang saat mengayuh sepeda dapat merusak struktur wajah. Beberapa dokter dan ahli kesehatan turut memberikan pernyataan tentang "bicycle face," menciptakan ketakutan pada wanita yang ingin mengeksplorasi dunia di atas sepeda. Meskipun sekarang terlihat konyol, hal ini mencerminkan norma dan keyakinan masyarakat pada zamannya.

    Pajak Janggut di Rusia

    Pada tahun 1698, Kaisar Rusia, Peter yang Agung, memutuskan untuk mengenakan pajak yang unik di negaranya. Pajak tersebut tidak terkait dengan harta benda atau pendapatan, melainkan dengan sesuatu yang sangat pribadi: janggut. Kaisar memperkenalkan pajak janggut, yang berarti bahwa warga yang memiliki janggut harus membayar pajak sebagai bentuk kontribusi mereka untuk mendukung modernisasi negara.

    Pengenakan pajak ini menjadi langkah yang kontroversial dan menimbulkan reaksi beragam di kalangan masyarakat. Meskipun beberapa warga mungkin menganggapnya sebagai beban yang tidak adil, pajak janggut memberikan gambaran unik tentang bagaimana pemerintahan mencari sumber pendanaan yang tidak lazim untuk mendukung proyek-proyek modernisasi.

    Gaya Hidup Rasputin: Mandi di Sungai Beku

    Melompat ke zaman kontemporer, kita tidak dapat melewatkan salah satu tokoh paling berpengaruh dan kontroversial, yaitu Rasputin. Di samping peran politiknya yang kuat, Putin juga dikenal karena gaya hidupnya yang eksentrik. Salah satu kebiasaan uniknya adalah mandi di sungai beku setiap hari, bahkan di tengah musim dingin yang paling ekstrem.

    Pilihan Rasputin untuk mandi di air beku tidak hanya menciptakan gambaran keberanian fisik, tetapi juga menunjukkan ketahanan dan kekuatan batin. Tindakan ini, meskipun di luar kebiasaan, menjadi simbol kegigihan dan ketangguhan pemimpin Rusia. Dengan melakukan hal-hal di luar norma, Putin memperlihatkan bahwa kepemimpinan tidak selalu harus mengikuti jalur konvensional.

    Kesimpulan

    Sejarah menyimpan berbagai cerita yang mencengangkan, menggambarkan keberagaman manusia dan perubahan norma dalam masyarakat. Dari Cortigiane Onese di Italia yang menawarkan lebih dari sekadar layanan fisik, hingga fenomena "bicycle face" yang mencerminkan ketakutan irasional pada wanita abad ke-19, serta pajak janggut yang unik di Rusia yang mendukung modernisasi negara, dan gaya hidup eksentrik Rasputin yang mencengangkan.

    Setiap episode dalam sejarah membawa kita pada pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana nilai-nilai, norma, dan pandangan masyarakat berubah seiring waktu. Dengan menelusuri jejak langkah aneh dalam sejarah, kita dapat merenungkan perjalanan panjang peradaban manusia dan bagaimana cerita-cerita unik tersebut turut membentuk dunia yang kita kenal saat ini. Sebagai manusia, melibatkan diri dalam pemahaman sejarah adalah langkah penting untuk memahami identitas dan evolusi kolektif kita sebagai masyarakat. (as)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    close