• Jelajahi

    Copyright © Langgam Pos
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Pemkab Sumenep Kembali Programkan Beasiswa, Begini Kata Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep

    Rabu, 24 Januari 2024, Rabu, Januari 24, 2024 WIB Last Updated 2024-01-24T06:29:49Z
    masukkan script iklan disini

    Baca Juga

    Pemkab Sumenep Programkan Beasiswa Rp 1,3 Miliar, Begini Kata Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep




    Langgampos.com - Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,3 miliar untuk mendukung program beasiswa. Berita ini dilaporkan oleh radarmadura.id pada tanggal 24 Januari dengan judul "Pemkab Sumenep Sediakan Beasiswa Rp 1,3 Miliar, Legislatif Ingatkan Penyaluran Harus Tepat Sasaran." Program ini dianggap sangat penting untuk masyarakat, dan H. Masdawi, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep, memberikan pandangannya terkait hal ini.

    Menurut Masdawi, program beasiswa yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten harus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan demikian, program tersebut dapat meringankan beban biaya pendidikan bagi mahasiswa dan mahasiswi. Dalam berita tersebut juga disebutkan bahwa Kabid Rehabilitasi Sosial (Resos) Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep, Fajarisman, telah mengonfirmasi alokasi anggaran tersebut sebesar Rp 1,3 miliar.

    Fajarisman menjelaskan bahwa sumber dana untuk program beasiswa berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kuota penerima beasiswa pada tahun ini sebanyak 520 orang, dan masing-masing penerima akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 2,5 juta. Fajarisman, yang akrab disapa Fajar, menyatakan bahwa seluruh pendaftar telah mengajukan proposal sejak tahun 2023, dan jumlah pemohon sama dengan kuota yang tersedia.

    Saat ini, pihak terkait sedang mempersiapkan verifikasi dan validasi (verval) di lapangan untuk memastikan kelayakan calon penerima beasiswa. Sebagai syarat utama, pemohon harus memiliki status mahasiswa aktif. Selain itu, pemohon tidak boleh pernah menerima beasiswa yang sama selama menjalani kuliah.

    Fajar menambahkan bahwa mereka juga akan melakukan verval ke rumah pemohon untuk memastikan apakah mereka layak sebagai penerima beasiswa. Beberapa kriteria seperti tidak aktif kuliah atau pernah menerima beasiswa sebelumnya dapat menjadi alasan ketidaklolosan dalam proses verval.

    Setelah menyelesaikan proses verval, pihak terkait akan mengirimkan surat kepada Bupati untuk ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) Bupati. Dalam berita tersebut, H. Masdawi menegaskan bahwa program beasiswa harus tepat sasaran dan diberikan kepada mahasiswa atau mahasiswi yang memang tidak mampu. Dia juga mengusulkan agar alokasi anggaran dapat ditambah agar cakupannya semakin luas.

    "Harus tepat sasaran dan diberikan kepada mahasiswa atau mahasiswi yang memang tidak mampu. Kalau bisa, alokasi anggaran ditambah agar cakupannya semakin luas," ungkap H. Masdawi. Dia berjanji untuk melakukan pengecekan terhadap data penerima beasiswa dan mencari informasi di lapangan.

    Dengan adanya program beasiswa ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Sumenep, khususnya bagi mereka yang membutuhkan dukungan finansial untuk melanjutkan pendidikan. Program ini juga mencerminkan perhatian Pemerintah Kabupaten Sumenep terhadap peningkatan akses pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di daerah tersebut. Semoga implementasi program beasiswa ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi para penerima. (as)
    Komentar

    Tampilkan

    Iklan

    Terkini

    close