• Jelajahi

    Copyright © Langgam Pos
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Iklan

    Percepatan Tender adalah Solusi Agar Hasil Proyek Fisik di Sumenep Bisa Berkualitas Maksimal

    Sabtu, 27 Januari 2024, 13:53 WIB Last Updated 2024-01-28T06:54:20Z
    masukkan script iklan disini
    IKLAN

    Baca Juga

    Percepatan Tender adalah Solusi Agar Hasil Proyek Fisik di Sumenep Bisa Berkualitas Maksimal


    Langgampos.com - Pada tanggal 26 Januari 2024, media Radar Madura mengangkat berita terkait proyek fisik di Kabupaten Sumenep yang kebanyakan dikerjakan pada akhir tahun. Artikel tersebut berjudul "Jadi Atensi! Dewan Desak Pemkab Sumenep dan Rekanan Pelaksana Percepat Tender Proyek agar Pengerjaan Maksimal." Dalam berita ini, disampaikan bahwa pengerjaan proyek yang sering dilakukan di akhir tahun menyebabkan hasil pengerjaan kurang maksimal karena dikerjakan dengan terburu-buru. Oleh karena itu, Komisi III DPRD Sumenep mengusulkan percepatan proses tender untuk mengatasi permasalahan tersebut.

    Anggota Komisi III DPRD Sumenep, Muhri, menyatakan bahwa penyelesaian proyek pada akhir tahun menjadi perhatian utama komisinya. Fenomena ini terjadi hampir setiap tahun dan menjadi sorotan karena dapat berdampak negatif terhadap kualitas hasil pengerjaan. Muhri menjelaskan bahwa usulan percepatan proses tender dilakukan sebagai upaya agar proyek-proyek tersebut dapat segera dilaksanakan.

    "Sudah sering kita sampaikan di berbagai forum komunikasi bersama pemkab. Tujuannya, agar semua proyek segera dikerjakan," ungkap Muhri. Ia menegaskan bahwa anggaran proyek telah tersedia, tinggal tingkat keseriusan dari pemerintah kabupaten (pemkab) dan rekanan pelaksana proyek dalam menjalankan tugasnya.

    Menurut Muhri, pengerjaan proyek yang dilakukan lebih awal akan memberikan manfaat lebih cepat kepada masyarakat. "Uangnya kan sudah ada. Tidak ada alasan untuk tidak segera dikerjakan. Lebih baik disegerakan," paparnya. Poin ini menekankan pentingnya pengerjaan proyek secara efisien dan tepat waktu, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat yang menjadi pihak yang paling diuntungkan.

    Muhri juga menyoroti perlunya evaluasi oleh pemkab terkait pelaksanaan proyek-proyek tersebut. Evaluasi ini diharapkan dapat menghindari pengerjaan proyek yang terburu-buru dan menangani berbagai permasalahan yang bersifat normatif dan administratif.

    "Masalahnya selalu tentang hal-hal yang normatif dan administratif," ungkap Muhri. Pernyataan ini menunjukkan bahwa terdapat kendala-kendala tertentu yang menghambat kelancaran pelaksanaan proyek, dan perlu adanya perbaikan dalam hal regulasi dan administrasi.

    Dalam menganalisis artikel ini, terlihat bahwa Komisi III DPRD Sumenep memiliki kesadaran akan pentingnya percepatan pengerjaan proyek fisik untuk mencapai hasil yang maksimal. Pemberitaan ini sejalan dengan semangat untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan anggaran yang telah disediakan dapat dioptimalkan secara efisien.

    Percepatan proses tender menjadi solusi yang diusulkan untuk menghindari penundaan pengerjaan proyek yang berdampak negatif terhadap kualitas hasil. Dengan mengatasi kendala normatif dan administratif, diharapkan proyek-proyek dapat dikerjakan dengan lebih lancar dan efektif.

    Kritik dan evaluasi terhadap pengerjaan proyek di akhir tahun merupakan langkah positif untuk memperbaiki sistem dan memastikan agar pengerjaan proyek dapat dilakukan dengan optimal. Dengan demikian, masyarakat akan lebih cepat merasakan manfaat dari infrastruktur yang dibangun.

    Dalam keseluruhan, artikel ini mengajak kita untuk memahami urgensi percepatan tender proyek fisik dan pentingnya evaluasi agar hasil pengerjaan proyek dapat memenuhi standar kualitas yang diharapkan. Dengan demikian, Kabupaten Sumenep dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakatnya. (as)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Sastra

    +
    close