• Jelajahi

    Copyright © Langgam Pos
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Alasan Jaga Ketersediaan Stok, Badan Pangan Nasional Naikkan HET Beras Premium

    Kamis, 14 Maret 2024, Kamis, Maret 14, 2024 WIB Last Updated 2024-04-03T06:05:47Z
    masukkan script iklan disini

    Baca Juga

    Alasan Jaga Ketersediaan Stok, Badan Pangan Nasional Naikkan HET Beras Premium


    Alasan Jaga Ketersediaan Stok, Badan Pangan Nasional Naikkan HET Beras Premium - Langgampos.comKepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo, mengungkapkan alasan di balik keputusan peningkatan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras premium dari Rp 13.900 menjadi Rp 14.900 per kilogram. Langkah ini diambil guna memastikan ketersediaan stok beras yang memadai di pasaran.

    Arief menjelaskan bahwa kebijakan tersebut dipicu oleh pembelajaran dari kejadian sebelumnya, di mana harga Gabah Kering Panen (GKP) terlalu rendah sehingga petani enggan menyuplai beras untuk digiling, akibat ketidakseimbangan harga. "Relaksasi ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan beras bagi semua lapisan masyarakat, baik yang berpenghasilan kecil, menengah, maupun tinggi. Ketersediaan harus dijaga agar tidak terganggu. Kita memiliki pengalaman di masa lalu di mana harga terlalu rendah, yang menyebabkan tidak ada pasokan karena tidak sesuai dengan kondisi pasar. Oleh karena itu, langkah ini diambil untuk menjaga keseimbangan," ujar Arief di Jakarta pada hari Rabu (13/3/2024).

    Terkait besaran relaksasi yang diberikan oleh pemerintah sebesar Rp 1.000 per kilogram, Arief menyatakan bahwa jumlah tersebut sudah cukup karena akan berdampak pada kenaikan harga gabah. "Jika harga gabah saat ini sekitar Rp 7.000, sebenarnya harga beras dapat tetap di bawah Rp 14.900," tambahnya.

    Sebelumnya, Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah menerapkan kebijakan peningkatan sementara HET beras premium dari Rp 13.900 per kilogram menjadi Rp 14.900 per kilogram. Kebijakan ini berlaku mulai tanggal 10 Maret 2024 hingga 23 Maret 2024, sebagai upaya sementara untuk menjaga stabilitas pasokan beras di pasaran. (nh)











    Sumber: Kompas
    Komentar

    Tampilkan

    Iklan

    Terkini

    close