• Jelajahi

    Copyright © Langgam Pos
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Iklan

    Pemerintah Buat Kebijakan Baru di Tahun 2024: Wahai Para Honorer, Berdoalah

    Kamis, 21 Maret 2024, 23:10 WIB Last Updated 2024-04-03T05:58:52Z
    masukkan script iklan disini
    IKLAN

    Baca Juga

    Pemerintah Buat Kebijakan Baru di Tahun 2024: Wahai Para Honorer, Berdoalah


    Pemerintah Buat Kebijakan Baru di Tahun 2024: Wahai Para Honorer, Berdoalah - Langgampos.com - Kabar baik bagi para pegawai honorer, terutama yang telah berkecimpung dalam dunia pemerintahan, karena ada kebijakan baru yang membuka peluang menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian (PPPK) pada tahun 2024. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas, yang memberikan kabar menggembirakan ini di Gedung DPR RI.

    Menurut Anas, pegawai honorer akan tetap mengikuti seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), dan apabila berhasil lulus, mereka akan diangkat menjadi PPPK. Namun, bagi yang tidak berhasil lulus CASN, mereka masih memiliki kesempatan untuk menjadi PPPK paruh waktu. Dengan kebijakan ini, diharapkan tidak ada lagi pegawai honorer yang terjerat dalam status pengangguran.

    Kebijakan ini khususnya berlaku bagi tenaga honorer eks THK II yang terdaftar dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN). Anas menekankan pentingnya segera menyelesaikan usulan formasi terkait seleksi Calon ASN 2024 bagi semua kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Pengangkatan tenaga non-ASN menjadi PPPK akan dilakukan melalui mekanisme CASN, sehingga memastikan semua proses dilakukan secara transparan dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

    "Bagi non-ASN yang telah terdata di BKN, pasti akan diselesaikan tahun ini," ujar Anas.

    Anas juga menegaskan bahwa apabila terjadi kesalahan dalam pendataan di BKN, para tenaga honorer memiliki hak untuk melakukan protes. Dia menjelaskan bahwa protes dapat disampaikan langsung kepada kementerian dan pemerintah daerah masing-masing untuk diselesaikan dengan cepat dan adil.

    Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan para pegawai honorer dapat menatap masa depan dengan lebih optimis. Mereka memiliki kesempatan untuk meningkatkan status kepegawaian mereka serta mendapatkan perlindungan dan hak-hak yang seharusnya dimiliki oleh seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS).

    Terkait dengan proses seleksi CASN, Anas menekankan pentingnya transparansi dan objektivitas dalam proses tersebut. Semua calon harus diberikan kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan dan kompetensinya tanpa adanya diskriminasi atau kecurangan.

    Selain itu, Anas juga mengajak para pegawai honorer untuk terus meningkatkan kualitas diri dan kompetensinya. Pemerintah akan memberikan dukungan dan bantuan dalam hal pelatihan dan pengembangan kemampuan agar mereka siap menghadapi tantangan di dunia kerja yang semakin kompleks dan dinamis.

    Perlu diingat bahwa kebijakan ini bukan hanya sekadar memberikan harapan baru bagi pegawai honorer, tetapi juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Dengan memiliki tenaga kerja yang kompeten dan terampil, diharapkan pelayanan kepada masyarakat akan semakin baik dan efisien.

    Sementara itu, para honorer yang sedang menunggu keputusan terkait status kepegawaian mereka diharapkan tetap tenang dan sabar. Proses ini memang memerlukan waktu dan kesabaran, namun dengan adanya komitmen dari pemerintah untuk menyelesaikan masalah ini, diharapkan semua akan berjalan dengan lancar dan adil.

    Dengan demikian, langkah-langkah positif pemerintah dalam mengatasi masalah status kepegawaian honorer menjadi sebuah harapan baru bagi banyak orang. Semoga dengan adanya kebijakan ini, para honorer dapat memiliki masa depan yang lebih cerah dan stabil dalam menjalani karier mereka di dunia pemerintahan. (as)





    Sumber: CNBC
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Sastra

    +
    close