• Jelajahi

    Copyright © Langgam Pos
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Shalat Tarawih: Tata Cara dan Keutamaan dalam Ibadah Malam Ramadan

    Rabu, 13 Maret 2024, Rabu, Maret 13, 2024 WIB Last Updated 2024-04-03T06:06:41Z
    masukkan script iklan disini

    Baca Juga

    Shalat Tarawih: Tata Cara dan Keutamaan dalam Ibadah Malam Ramadan



    Shalat Tarawih: Tata Cara dan Keutamaan dalam Ibadah Malam Ramadan - Langgampos.com -  Ramadan selalu dihadirkan sebagai bulan yang penuh berkah, mengundang sukacita dan kebahagiaan bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selama bulan ini, umat Islam giat melaksanakan ibadah wajib dan sunnah, termasuk di dalamnya shalat tarawih berjamaah, sebuah amalan yang mendatangkan keutamaan luar biasa.

    Shalat Tarawih, memiliki waktu khusus pada malam hari Ramadan setelah pelaksanaan shalat Isya' dan sebelum shalat Witir. Meskipun hukum berjamaah shalat Tarawih adalah sunnah kifayah, artinya bisa dilakukan secara perorangan, keutamaan dari ibadah ini sangat besar. Rasulullah saw sendiri tidak pernah meninggalkan shalat Tarawih selama hidupnya, dan amalan ini diteruskan oleh para sahabat dan umat Muslim setelah beliau wafat.

    Keutamaan shalat Tarawih sebagaimana yang disampaikan Rasulullah saw dalam hadisnya, "Barang siapa melakukan shalat (Tarawih) pada Ramadan dengan iman dan ikhlas (karena Allah ta’âlâ) maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (Muttafaq ‘Alaih). Oleh karena itu, shalat Tarawih bukan hanya sekadar amalan sunnah, namun juga menjadi sarana untuk mendapatkan keberkahan dan pengampunan dosa.

    Berikut adalah tata cara pelaksanaan shalat Tarawih berdasarkan panduan dari NU Online:

    1. Niat Shalat Tarawih

    Sebagai imam shalat, niatnya adalah, "Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā." Sementara sebagai makmum, niatnya adalah, "Ushallî sunnatat tarâwîhi rak’ataini mustaqbilal qiblati ma’mûman lillâhi ta’âlâ." Jika shalat dilakukan sendiri, niatnya dapat diringkas menjadi, "Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā."

    2. Rakaat Pertama

    - Takbiratul Ihram dan memasang niat di dalam hati.
    - Membaca Surat Al-Fatihah.
    - Membaca surat pendek atau satu ayat yang dapat dipahami.
    - Rukuk dengan thuma’ninah.
    - Membaca tasbih rukuk 1 kali.
    - Itidal dengan thuma’ninah.
    - Membaca doa itidal.
    - Sujud pertama dengan thuma’ninah.
    - Membaca tasbih sujud 1 kali.
    - Duduk di antara dua sujud dengan thuma’ninah.
    - Membaca doa duduk di antara dua sujud.
    - Sujud kedua dengan thuma’ninah.
    - Membaca tasbih sujud 1 kali.
    - Duduk istirahat sejenak sebelum bangun untuk melanjutkan rakaat kedua.

    3. Rakaat Kedua

    Lakukan langkah-langkah yang sama seperti pada rakaat pertama. Setelah selesai, duduk tasyahud (tawarruk atau duduk di atas pantat kiri dengan memasukkan kaki kiri ke kanan). Baca tasyahud atau kalimat syahadat, lalu bacalah shalawat Nabi, salam pertama dengan menoleh ke kanan, dan salam kedua dengan menoleh ke kiri.

    Ulangi panduan ini hingga mencapai 20 rakaat, sesuai dengan yang dianjurkan. Dengan melaksanakan shalat Tarawih sesuai tata cara yang benar, umat Muslim dapat merasakan nikmatnya ibadah di bulan Ramadan dan mendapatkan keutamaan yang luar biasa.

    Dengan memahami tata cara shalat Tarawih dan menghayati keutamaannya, umat Muslim dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah swt. Semoga ibadah shalat Tarawih yang dilakukan dengan penuh keikhlasan dan iman membawa berkah dan ampunan dari-Nya. Amin. (nh)
    Komentar

    Tampilkan

    Iklan

    Terkini

    close