• Jelajahi

    Copyright © Langgam Pos
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    Mengkhawatirkan: Kondisi Pembuangan Sampah Sementara di Dekat Bandara Trunojoyo Sumenep

    Minggu, 21 April 2024, Minggu, April 21, 2024 WIB Last Updated 2024-04-21T12:36:10Z
    masukkan script iklan disini

    Baca Juga


    Mengkhawatirkan: Kondisi Pembuangan Sampah Sementara di Dekat Badara Trunojoyo Sumenep


    Langgampos.com - Kabar kurang menyenangkan mengenai pembuangan sampah sementara di sekitar Badara Trunojoyo, Sumenep, menjadi perhatian serius masyarakat. Sejak penutupan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) Simpang Lima Kampung Arab yang kini telah diubah menjadi taman, situasi pembuangan sampah di wilayah perkotaan menjadi semakin tidak terkendali.

    Dikabarkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep berencana untuk merelokasi TPS tersebut. Langkah ini diambil karena rencana pembangunan taman di bekas lokasi TPS Simpang Lima Kampung Arab. Alasannya adalah keluhan yang sering dilontarkan oleh warga sekitar, terutama pengguna jalan saat melintas di sekitar area tersebut, terutama saat menunggu lampu hijau di traffic light di sisi barat.

    Namun, bagaimana kelanjutan dari rencana relokasi tersebut?

    Setelah penutupan TPS Simpang Lima, pembuangan sampah sementara dialihkan ke daerah desa yang berdekatan dengan bandara. Namun, tidak semua warga bersedia untuk membuang sampah ke tempat tersebut karena jarak yang terlalu jauh. Akibatnya, sebagian warga tetap membuang sampah di trotoar dekat taman yang kini bernama Taman Kampoeng Arab.

    Berita mengenai pembangunan TPS pengganti dari TPS Simpang Lima yang ditutup di bekas rumah potong hewan Pabian juga tersebar. Namun, rencana tersebut mengalami kegagalan akibat penolakan dari warga sekitar. Kemudian, DLH Sumenep memutuskan untuk membangun TPS baru di dekat bandara Trunojoyo pada tahun 2023. Namun, hingga akhir tahun tersebut, TPS tersebut belum juga terwujud.

    Pada tahun 2024, DLH kembali membuat rencana dan anggaran untuk pembangunan TPS tersebut. Namun, hingga triwulan kedua tahun tersebut, seperti dilaporkan oleh RadarMadura.Id (18/4/2024), pembangunan tersebut masih terhenti di tahap perencanaan. Seorang warga di sekitar Taman Kampoeng Arab yang mengetahui hal ini menyayangkan kelambatan DLH dalam menangani masalah ini.

    Sebagai respon atas kondisi ini, Indra Wahyudi, Wakil Ketua DPRD Sumenep, turut angkat bicara. Dia berharap agar DLH segera merealisasikan pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST).

    "Kalau perencanaannya sudah matang, segera laksanakan. Agar manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.

    Indra juga menyoroti seriusnya masalah sampah ini. Dia berharap pemerintah dapat menangani masalah produksi sampah yang jumlahnya terus meningkat, terutama sampah plastik yang berpotensi merusak lingkungan.

    "Anggaran yang sudah disiapkan seharusnya langsung dijalankan. Perencanaan dan pembangunan harus maksimal," tegasnya.

    Jika Bupati Sumenep meluangkan waktu untuk melihat langsung ke lokasi pembuangan sampah sementara di dekat bandara Trunojoyo, pastinya dia juga akan merasa kesal melihat kondisi pembuangan yang tidak teratur dan mungkin dapat menimbulkan masalah yang lebih besar di masa mendatang. (kj)
    Komentar

    Tampilkan

    Iklan

    Terkini

    close