Iklan

Rabu, 08 Mei 2024, 19.10 WIB
Last Updated 2024-05-29T02:28:30Z
AdvertorialaspirasiBerita Sumenep Hari Inidprd sumenepdulsiamkomisi iiipemkab sumeneppulau kangeansumenep

DPRD Sumenep Siap Tindak Lanjuti Aspirasi Pemuda Pulau Kangean

Baca Juga
Advertisement
DPRD Sumenep Siap Tindak Lanjuti Aspirasi Pemuda Pulau Kangean

Langgampos.com - Sejumlah pemuda dari Pulau Kangean mendatangi kantor DPRD Sumenep pada Rabu (8/5). Mereka menggelar audiensi dengan Komisi III DPRD Sumenep untuk menyampaikan aspirasi terkait masalah tata lingkungan di kepulauan tersebut.

Ketua Komisi III DPRD Sumenep, Dul Siam, mengungkapkan bahwa ada tiga isu utama yang menjadi perhatian para pemuda Kangean. Isu-isu tersebut adalah penambangan pasir liar, penebangan pohon polay atau pulai, dan pengelolaan sampah.

"Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi mereka," tegas Dul Siam.

Setelah menerima aspirasi dari para pemuda, DPRD Sumenep segera mengadakan pertemuan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. OPD yang dilibatkan antara lain Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).


"Kami telah menyampaikan aspirasi ini kepada dinas terkait agar segera ditindaklanjuti," ujar Dul Siam.

Dul Siam juga menekankan bahwa koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) akan dilakukan, terutama terkait perizinan penambangan yang bukan merupakan kewenangan pemerintah daerah.

"Termasuk penebangan pohon polay, kami akan menanyakan apakah ada regulasi yang melindungi keberadaan pohon tersebut," jelasnya.

Untuk isu sampah, Dul Siam menginformasikan bahwa pihaknya sudah meminta DLH untuk mengoperasikan tempat pembuangan sampah (TPS) terpadu yang ada di Kangean.

"Kami telah meminta DLH untuk segera mengoperasikan TPS terpadu di Kangean," tandasnya.

Aspirasi dari para pemuda Pulau Kangean ini mencerminkan keprihatinan mereka terhadap kondisi lingkungan di kepulauan tersebut. Penambangan pasir liar yang tidak terkendali dapat merusak ekosistem dan mengakibatkan abrasi pantai. Sementara itu, penebangan pohon polay, yang merupakan salah satu pohon endemik, bisa mengancam kelestarian alam di pulau tersebut.

Pengelolaan sampah yang baik juga menjadi isu krusial di Kangean. Kurangnya fasilitas pengelolaan sampah yang memadai menyebabkan penumpukan sampah dan pencemaran lingkungan. Dengan adanya komitmen dari DPRD Sumenep dan OPD terkait, diharapkan masalah-masalah ini dapat segera diatasi dan lingkungan Pulau Kangean bisa terjaga kelestariannya.

Dul Siam menyatakan bahwa pertemuan ini bukanlah akhir dari perjuangan mereka. DPRD Sumenep akan terus mengawal dan memastikan bahwa aspirasi ini benar-benar terealisasi. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama pemuda, untuk terus aktif menyuarakan kepedulian mereka terhadap lingkungan.

"Kami akan terus mengawal aspirasi ini hingga tuntas. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan," pungkas Dul Siam.

Dengan komitmen yang kuat dari DPRD Sumenep dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, diharapkan Pulau Kangean dapat terhindar dari berbagai permasalahan lingkungan dan dapat berkembang secara berkelanjutan.

(kj)
close