Iklan

Jumat, 24 Mei 2024, 21.30 WIB
Last Updated 2024-05-26T14:17:22Z
Foodkopiminuman

Manfaat dan Dampak Minum Kopi Setiap Hari bagi Kesehatan Tubuh

Baca Juga
Advertisement
Manfaat dan Dampak Minum Kopi Setiap Hari bagi Kesehatan Tubuh


Langgampos.com - Hugh Jackman, seorang aktor terkenal, pernah mengungkapkan, "Aroma kopi yang baru diseduh adalah salah satu penemuan terbesar di dunia." Pernyataan ini mungkin disetujui oleh banyak orang, mengingat hampir 75% orang dewasa di Amerika Serikat minum kopi setiap hari, seperti dilaporkan oleh DriveResearch. Kopi, dengan rasa pahit yang khas dan warna hangat, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas pagi banyak orang. Bahkan, banyak yang menyeruput kopi sebelum memulai aktivitas harian mereka. Bagi yang lain, menikmati minuman dingin atau latte di tengah hari adalah cara terbaik untuk mengatasi rasa lelah pada sore hari.

Namun, kopi lebih dari sekadar minuman penghilang kantuk. Menurut Departemen Pertanian AS, kopi merupakan sumber alami fosfor dan magnesium, serta kaya akan antioksidan. Faktanya, kopi adalah sumber antioksidan terbesar dalam pola makan orang Amerika. Jika Anda termasuk salah satu dari banyak orang yang minum kopi setiap hari dan ingin tahu bagaimana kebiasaan ini mempengaruhi tubuh Anda, teruslah membaca untuk mengetahui lebih lanjut.

Manfaat Kesehatan dari Minum Kopi

Bergantung pada cara penyajiannya, kopi dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan yang luar biasa. Berikut beberapa manfaat yang didapat dari mengonsumsi kopi secara rutin.

1. Meningkatkan Energi

Biji kopi mengandung kafein, stimulan alami yang dapat membantu Anda merasa lebih berenergi. Kafein menstimulasi sistem saraf pusat, membantu meningkatkan semangat dan kewaspadaan.

2. Melancarkan Pencernaan

Minum secangkir kopi atau minuman berkafein lainnya dapat merangsang pergerakan usus. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi dapat meningkatkan keinginan untuk buang air besar, berkat efeknya pada motilitas usus besar.

3. Meningkatkan Suasana Hati

Banyak pecinta kopi merasakan peningkatan suasana hati setelah meminum kopi. Studi menunjukkan bahwa kafein dapat memberikan efek positif pada suasana hati dalam waktu 30 menit setelah konsumsi. Selain itu, meminum kopi secara rutin terbukti dapat memberikan peningkatan suasana hati yang lebih signifikan dibandingkan kopi tanpa kafein.

4. Mengurangi Risiko Penyakit Alzheimer

Kopi mengandung senyawa polifenol bioaktif yang mendukung kesehatan otak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi berkorelasi dengan penurunan risiko pengembangan kondisi neurodegeneratif seperti Alzheimer, Parkinson, dan demensia.

5. Menurunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Minum kopi juga dapat mendukung kesehatan jantung. Penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan mengonsumsi 3 hingga 5 cangkir kopi per hari dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular sebesar 15%.

6. Meningkatkan Fungsi Tiroid

Studi menemukan bahwa asupan kafein dalam jumlah sedang dapat meningkatkan fungsi tiroid pada orang dengan gangguan metabolisme. Asupan kafein yang sehat dikaitkan dengan tingkat hormon perangsang tiroid yang optimal.

Potensi Risiko Minum Kopi

Meskipun konsumsi kopi dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, kopi bukanlah minuman yang sempurna untuk semua orang. Berikut beberapa kemungkinan risiko dari konsumsi kopi.

1. Kecemasan

Asupan kafein yang berlebihan dapat meningkatkan risiko mengalami kecemasan. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kafein yang tinggi dapat menyebabkan gangguan tidur, nafsu makan yang buruk, dan peningkatan kecemasan, terutama pada mahasiswa.

2. Risiko Patah Tulang


Osteoporosis, yang mempengaruhi hampir 20% wanita di atas usia 50 tahun, dapat meningkatkan risiko patah tulang. Beberapa data menunjukkan bahwa konsumsi kopi yang tinggi dapat berdampak negatif pada kesehatan tulang, meskipun hasilnya masih beragam.

3. Komplikasi Kehamilan

Organisasi ahli kesehatan seperti American College of Obstetricians and Gynecologists menyarankan bahwa hingga 200 mg kafein per hari aman dikonsumsi selama kehamilan. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa bahkan sedikit kafein dapat meningkatkan risiko keguguran, lahir mati, dan berat badan lahir rendah.

4. Tekanan Darah Tinggi

Konsumsi kopi dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah sementara. Namun, penelitian jangka panjang menunjukkan bahwa konsumsi kopi tidak menyebabkan peningkatan tekanan darah yang berkelanjutan atau berkontribusi pada risiko hipertensi. Meskipun demikian, respons individu terhadap kopi dapat bervariasi.

5. Ketergantungan

Kafein adalah stimulan, dan konsumsi rutin dapat menyebabkan ketergantungan fisik, emosional, dan psikologis. Peminum kopi mungkin mengalami sindrom penarikan kafein yang menyebabkan sakit kepala dan gejala lainnya.

Berapa Banyak Kopi yang Aman untuk Diminum?


Menurut Elizabeth Shaw, pakar nutrisi global, konsumsi kopi dalam jumlah moderat (3 hingga 4 cangkir per hari) pada orang sehat tidak menimbulkan risiko kesehatan yang signifikan dan dapat memberikan beberapa manfaat. Namun, efek kafein dapat bervariasi pada setiap individu. Jika Anda sensitif terhadap kafein, sebaiknya batasi konsumsi kopi hingga satu atau dua cangkir per hari.

Meskipun kopi memberikan banyak manfaat kesehatan, beberapa orang harus membatasi atau menghindarinya. Ini termasuk orang dengan perut sensitif, mereka yang rentan terhadap penyakit gastroesophageal reflux (GERD), wanita hamil, serta orang dengan gangguan tidur, kecemasan, atau anemia defisiensi besi. Kopi dapat menghambat penyerapan zat besi dan berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, seperti levothyroxine untuk pengobatan gangguan tiroid.

Kopi adalah minuman yang kaya akan manfaat, tetapi penting untuk mengonsumsinya dengan bijak. Selalu ikuti saran dari penyedia layanan kesehatan Anda mengenai konsumsi kafein yang aman dan sesuai untuk kondisi kesehatan Anda.

(kj)
close