Iklan

Rabu, 26 Juni 2024, 09:19 WIB
Last Updated 2024-06-26T02:19:45Z
jawa timurjudi onlineNasionalNews

5 Besar Provinsi Terpapar Judi Online: Didalamnya Ada Jawa Timur

Baca Juga
Berita Viral Lainnya
par Judi Online: Didalamnya Ada Jawa Timur


Langgampos.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto mengungkapkan bahwa judi online telah merambah hampir seluruh provinsi di Indonesia. Dalam konferensi pers di kantor Menko PMK, Hadi, yang juga Ketua Satgas Judi Online, memaparkan lima provinsi dengan jumlah pemain judi online terbanyak dan nilai transaksinya.

"Hampir di seluruh provinsi sudah terpapar judi online," kata Hadi seperti dikutip dari detikNews, Selasa (25/6/2024).

Jawa Barat Menempati Posisi Pertama

Provinsi dengan jumlah pemain judi online terbanyak adalah Jawa Barat. Menurut data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), ada 535.644 pelaku judi online di provinsi ini dengan nilai transaksi mencapai Rp 3,8 triliun.

Pertama ialah Jawa Barat, Jawa Barat ini pelakunya 535.644 dan nilai transaksinya Rp 3,8 triliun," jelas Hadi.

DKI Jakarta di Posisi Kedua

Provinsi kedua adalah DKI Jakarta dengan jumlah pemain sebanyak 238.568 orang dan nilai transaksi yang mencapai Rp 2,3 triliun.

"Provinsi kedua dengan jumlah masyarakat terpapar judi terbanyak ialah DKI Jakarta dengan sebanyak 238.568 pemain dengan nilai transaksi mencapai Rp 2,3 triliun," kata Hadi.

Jawa Tengah dan Jawa Timur di Posisi Ketiga dan Keempat**

Di posisi ketiga, Jawa Tengah mencatatkan 201.963 pelaku judi online dengan nilai transaksi Rp 1,3 triliun. Sementara itu, Jawa Timur berada di posisi keempat dengan 135.227 pemain judi online dan nilai transaksi mencapai Rp 1,015 triliun.

"Ketiga ialah Jawa Tengah, pelaku judi online 201.963, kemudian peredaran uangnya Rp 1,3 triliun. Keempat Jawa Timur, pemainnya, pelakunya 135.227 dan angka keuangannya di sana Rp 1,015 triliun," ujar Hadi.

Banten Melengkapi Daftar Lima Besar

Provinsi kelima adalah Banten dengan 105.302 pemain judi online dan nilai transaksi mencapai Rp 1,002 triliun.

"Sementara, provinsi kelima ialah Banten dengan pemain judi online sebanyak 105.302 dengan peredaran uang mencapai Rp 1,002 triliun," tambah Hadi.

Kabupaten/Kota dengan Transaksi Terbesar

Selain itu, Hadi juga menyebutkan lima kabupaten/kota dengan jumlah transaksi peredaran uang terbanyak, meskipun dalam kesempatan tersebut ia tidak merinci lebih lanjut mengenai nama-nama kabupaten/kota tersebut.

Dampak Judi Online dan Langkah Pemerintah

Meningkatnya jumlah pemain judi online ini tentu menimbulkan kekhawatiran, mengingat dampak negatif yang bisa ditimbulkannya, baik dari sisi ekonomi, sosial, hingga keamanan. Pemerintah, melalui berbagai kementerian dan lembaga terkait, terus berupaya untuk menekan laju pertumbuhan judi online ini. Berbagai langkah telah diambil, mulai dari pemblokiran situs-situs judi online hingga penindakan tegas terhadap pelaku.

Edukasi dan Pencegahan

Hadi juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya judi online. Masyarakat diimbau untuk tidak terjebak dalam praktik ini yang hanya memberikan keuntungan sepihak kepada bandar judi. Selain itu, kerjasama antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah penyebaran judi online lebih luas lagi.

Kesimpulan

Judi online telah menjadi masalah serius yang merambah hampir seluruh provinsi di Indonesia, dengan Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten sebagai provinsi dengan jumlah pemain dan nilai transaksi tertinggi. Pemerintah terus berupaya menanggulangi masalah ini melalui berbagai langkah pencegahan dan penindakan. Edukasi kepada masyarakat menjadi salah satu kunci penting dalam mengatasi permasalahan ini.

Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan penyebaran judi online bisa ditekan dan dampak negatifnya dapat diminimalisir. Mari bersama-sama kita perangi judi online demi masa depan yang lebih baik.




(mn)





Source: 1
close