Iklan

Iklan

,

Iklan

Apakah Konsumsi Zinc Berlebihan Berbahaya? Begini Kata Ahli Gizi

Kamis, 13 Juni 2024, 20:33 WIB Last Updated 2024-06-13T13:33:39Z
Apakah Konsumsi Zinc Berlebihan Berbahaya? Begini Kata Ahli Gizi



Langgampos.com - Zinc adalah mineral penting yang diperlukan untuk kesehatan yang baik. Namun, ada garis tipis antara mendapatkan cukup zinc dan mengonsumsinya secara berlebihan. Apa sebenarnya zinc itu, berapa banyak yang Anda butuhkan, dan apa tanda-tanda jika Anda mengonsumsi terlalu banyak? Haruskah Anda mengonsumsi suplemen zinc? Mari kita bahas lebih lanjut.

Apa Itu Zinc?

Zinc adalah mineral esensial yang ditemukan dalam sel-sel di seluruh tubuh. Nutrisi penting ini berperan dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk fungsi kekebalan, penyembuhan luka, sintesis DNA, serta pertumbuhan dan perkembangan yang tepat. Zinc juga mendukung metabolisme dengan membantu lebih dari 300 enzim tubuh berfungsi dengan baik, dari memecah makanan hingga membangun protein. Selain itu, zinc dapat melindungi kesehatan kulit Anda dari sinar ultraviolet berbahaya dari matahari dan menurunkan risiko kanker kulit. Kekurangan zinc dapat memengaruhi kemampuan Anda untuk merasakan dan mencium.

Berapa Banyak Zinc yang Dibutuhkan?

Jumlah zinc yang dibutuhkan bervariasi tergantung pada usia, jenis kelamin, dan tahap kehidupan. Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat merekomendasikan 11 miligram per hari untuk pria dewasa dan 8 miligram untuk wanita dewasa. Bagi wanita hamil dan menyusui, masing-masing membutuhkan 11 dan 12 miligram untuk mendukung perkembangan janin dan produksi ASI. Penting untuk diingat bahwa rekomendasi ini mencakup asupan zinc dari semua sumber, termasuk makanan, minuman, dan suplemen.

Apakah Anda Membutuhkan Suplemen Zinc?

Kebutuhan akan suplemen zinc tergantung pada berbagai faktor, seperti diet, status kesehatan, dan gaya hidup. Misalnya, mereka yang mengikuti diet vegan atau vegetarian mungkin mendapat manfaat dari suplemen zinc. Ini karena sumber zinc nabati, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan sereal utuh, mengandung fitat yang membuat zinc kurang tersedia secara biologis dibandingkan sumber hewani.

Caroline Young, RD, ahli gizi terdaftar dan pemilik Whole Self Nutrition, mengatakan, "Suplemen zinc mungkin diperlukan bagi mereka yang memiliki gangguan gastrointestinal, seperti penyakit Crohn, atau penyakit autoimun seperti penyakit celiac. Juga, mereka yang memiliki kecanduan alkohol mungkin perlu mengonsumsi suplemen zinc karena mereka sering memiliki status zinc yang rendah akibat gangguan penyerapan zinc oleh alkohol."

Bisakah Anda Mengonsumsi Terlalu Banyak Zinc?

Kelebihan zinc kronis dapat mengganggu penyerapan tembaga, yang menyebabkan defisiensi tembaga dan gejala neurologis seperti mati rasa dan kelemahan. Untuk mencegah efek samping dan menjaga kesehatan secara keseluruhan, sebaiknya peroleh zinc dari diet seimbang dan hindari suplemen berlebihan kecuali disarankan oleh profesional kesehatan.

Perhatikan konsumsi zinc Anda jika Anda mengonsumsi produk bebas resep seperti obat flu, Airborne, atau Zicam. Produk ini sering dipasarkan untuk mendukung sistem kekebalan tubuh dan mungkin mengandung kadar zinc yang tinggi. Meskipun zinc memang membantu saat Anda sakit atau merasa lelah, konsumsi berlebihan dari makanan, suplemen, dan obat-obatan dapat menyebabkan efek kesehatan yang merugikan.

"Orang dewasa yang sehat tidak boleh mengonsumsi lebih dari 40 miligram zinc setiap hari," kata Young, karena ini dianggap sebagai batas atas yang dapat ditoleransi oleh NIH. "Namun, jumlah ini tidak berlaku bagi mereka yang mengonsumsi zinc untuk alasan medis, tetapi suplemen mereka harus dipantau secara medis."

Tanda dan Gejala Konsumsi Zinc Berlebihan

Meskipun zinc penting untuk berbagai fungsi tubuh, mengonsumsi terlalu banyak dapat menyebabkan efek samping. Menurut NIH, gejala-gejala ini mungkin termasuk:

- Mual
- Muntah
- Pusing
- Sakit kepala
- Hilang nafsu makan
- Gangguan pencernaan

Selain itu, konsumsi zinc berlebihan dapat menyebabkan defisiensi nutrisi dengan mengganggu kemampuan tubuh untuk menyerap mineral esensial lainnya, seperti tembaga.

Trista Best, RD, ahli gizi terdaftar dengan Balance One Supplements, mengatakan, "Konsumsi zinc berlebihan dalam jangka panjang dapat merusak fungsi kekebalan dan meningkatkan risiko mengembangkan kondisi kronis seperti defisiensi tembaga, yang dapat muncul sebagai anemia dan gejala neurologis."

Jika Anda mengonsumsi zinc dan mengalami efek samping, hentikan penggunaan suplemen Anda dan konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan.

Kesimpulan

Zinc adalah mineral penting yang esensial untuk berbagai fungsi tubuh dan kesehatan secara keseluruhan. Namun, seperti banyak nutrisi lainnya, terlalu banyak zinc dapat memiliki efek buruk. Baik Anda mengonsumsi suplemen zinc atau mempertimbangkan untuk mulai, memastikan tingkat asupan yang optimal sangat penting. Cara terbaik untuk menilai status zinc Anda secara akurat adalah dengan berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan untuk tes darah.

Meskipun suplemen dapat membantu beberapa orang, mengonsumsi makanan yang kaya akan zinc, seperti tiram, daging, ikan, dan sereal yang diperkaya, adalah cara ideal untuk memenuhi kebutuhan harian Anda. Cobalah untuk memasukkan tujuh makanan kaya zinc ini ke dalam diet Anda.

(as)




Source: 1

News

Iklan

Terkini

News

close