Iklan

Sabtu, 15 Juni 2024, 19:41 WIB
Last Updated 2024-06-15T12:41:27Z
bahaya cocktailcocktailFoodnutrisi

Dampak Minum Cocktail Setiap Hari: Pengaruhnya pada Tubuh Anda

Baca Juga
Berita Viral Lainnya
Dampak Minum Koktail Setiap Hari: Pengaruhnya pada Tubuh Anda



Langgampos.com - Cocktail tidak pernah kehilangan pesonanya. Di seluruh negeri, bar cocktail semakin menjamur, dan koktail kalengan menjadi tren baru. Meskipun bir dan anggur tetap menjadi minuman beralkohol favorit di Amerika, cocktail tetap diminati. Menurut Liquor Laboratory, 27% dari mereka yang minum alkohol memilih minuman beralkohol jenis spirit.

Namun, meskipun Anda mengikuti tren menambahkan sayuran ke dalam koktail Anda, minuman campuran ini bukanlah makanan super. Jika Anda terbiasa menikmati happy hour atau nightcap secara teratur, penting untuk memahami efek minum koktail favorit Anda pada tubuh.

Informasi Nutrisi Cocktail

Menurut USDA, satu minuman vodka dan soda mengandung:



Dampak Minum Cocktail Setiap Hari

1. Berisiko pada Kesehatan Jantung Anda

Meskipun alkohol pernah dianggap baik untuk kesehatan jantung, penelitian terbaru menunjukkan sebaliknya. Sebuah studi tahun 2021 di European Heart Journal, yang melibatkan 107.485 orang selama 14 tahun, menemukan bahwa mengonsumsi hanya 12 gram alkohol per hari (sekitar satu minuman standar) terkait dengan peningkatan risiko 16% mengalami atrial fibrillation (AFib). AFib adalah detak jantung yang tidak teratur yang meningkatkan risiko stroke dan gagal jantung, menurut American Heart Association. "Meskipun risiko bahaya setelah satu minuman rendah bagi kebanyakan orang, risikonya tidak nol untuk semua orang," kata George F. Koob, Ph.D., direktur National Institute on Alcohol Abuse and Alcoholism, menambahkan bahwa sulit untuk mengetahui siapa yang mungkin berisiko dari minum alkohol dalam jumlah rendah.

2. Tidur Anda Mungkin Terganggu

Lebih dari 1 dari 3 orang Amerika tidak mendapatkan tidur yang cukup, yang didefinisikan sebagai setidaknya tujuh jam per malam, menurut Centers for Disease Control and Prevention. Koktail di malam hari mungkin membuat Anda mengantuk, tetapi pada akhirnya tidak akan membantu kualitas tidur Anda. Mengapa? "Secara umum, alkohol memperpendek waktu yang dibutuhkan untuk tertidur tetapi mengganggu struktur tidur dan mempromosikan kebangkitan dini," kata Koob. "Bagi peminum, mungkin terasa seperti alkohol membantu tidur, padahal sebenarnya mengurangi kualitas tidur," tambahnya. Koob merujuk pada studi tahun 2018 di JMIR Mental Health, yang menunjukkan bahwa satu atau dua porsi alkohol sebelum tidur mengganggu sistem saraf dan menurunkan kemampuan tubuh untuk bersantai selama tidur.

3. Anda Bisa Menambah Berat Badan

Ada banyak faktor yang terlibat dalam penambahan berat badan, tetapi jika Anda ingin menurunkan berat badan dan tetap ingin menikmati koktail setiap malam, kebiasaan ini bisa menambah kalori berlebih dalam diet Anda tergantung pada apa yang Anda makan dan minum sepanjang hari. Sebuah studi tahun 2021 di Nutrients pada orang dewasa di Spanyol menemukan bahwa salah satu prediktor penambahan berat badan selama lockdown COVID-19 adalah konsumsi alkohol; penulis studi menunjukkan bahwa alasan mungkin karena alkohol mengandung kalori yang tinggi. Alkohol mengandung 7 kalori per gram, dan dapat berubah menjadi lemak jika tidak digunakan oleh tubuh. Banyak koktail juga mengandung banyak gula, seperti minuman beku (daiquiri, margarita), minuman berbasis tonik, mojito, whiskey sour, dan espresso martini. Gula tambahan juga meningkatkan jumlah kalori dalam koktail.

4. Risiko Kanker Tertentu Meningkat

Ketika datang ke risiko kanker, kabar tentang alkohol tidak baik. "Tidak ada tingkat konsumsi alkohol yang benar-benar aman, terutama untuk risiko kanker," kata Koob. Menurut artikel tahun 2020 di JAMA, 87.000 kasus kanker setiap tahun terkait dengan penggunaan alkohol, termasuk kanker esofagus, kanker payudara pada wanita, kanker kolorektal, dan lainnya. Bahkan satu atau dua minuman per hari dapat meningkatkan risiko kanker payudara pada wanita. Oleh karena itu, American Institute for Cancer Research menyarankan untuk menghindari alkohol demi pencegahan kanker.

Kesimpulan

Cocktail bisa dinikmati, seperti semua hal, dengan moderasi. Namun, minum alkohol secara teratur membawa beberapa risiko kesehatan. Anda harus mempertimbangkan risiko berdasarkan riwayat kesehatan Anda, tetapi ingat bahwa minum lebih sedikit jelas lebih baik daripada minum lebih banyak. Jika Anda memutuskan untuk mengurangi atau menghilangkan koktail, Anda selalu bisa beralih ke mocktail. Anda bisa membuatnya sendiri atau membeli versi kalengan.


(as)
close