Iklan

Jumat, 28 Juni 2024, 12:25 WIB
Last Updated 2024-06-28T05:25:06Z
jakartaNasionalNews

Rupiah Melemah di Tengah Kekhawatiran Kebijakan Fiskal Pemerintahan Baru

Baca Juga
Berita Viral Lainnya
Rupiah Melemah di Tengah Kekhawatiran Kebijakan Fiskal Pemerintahan Baru


Langgampos.com - Rupiah melemah terhadap dolar AS pada hari ini, dipicu oleh kekhawatiran pasar terkait kebijakan fiskal pemerintahan baru. Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, memperkirakan nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.415 hingga Rp16.490 per dolar AS.

"Sentimen negatif terus berkembang, terutama terkait rencana belanja pemerintah baru yang diwarnai janji kampanye populis seperti makan gratis bagi anak sekolah, balita, dan ibu hamil," ungkap Rully.

Pada awal perdagangan Jumat pagi, rupiah turun tipis satu poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.407 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di angka Rp16.406 per dolar AS.

Selain itu, meningkatnya pengeluaran subsidi yang tidak diimbangi dengan peningkatan penerimaan juga menambah tekanan terhadap rupiah. Faktor eksternal seperti tren peningkatan indeks dolar AS dan antisipasi rilis data inflasi pengeluaran konsumsi pribadi (Personal Consumption Expenditures/PCE) Amerika Serikat (AS) turut berkontribusi terhadap pelemahan rupiah. Indeks dolar AS sempat turun namun kembali naik menjadi 106.

Rully menjelaskan, kekhawatiran pasar terhadap kebijakan fiskal pemerintahan baru membuat investor lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi, yang pada akhirnya berdampak pada nilai tukar rupiah.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pemerintah baru perlu segera mengambil langkah-langkah strategis untuk memastikan stabilitas ekonomi dan mengembalikan kepercayaan pasar.



(mn)






Source: 1
close