Iklan

Sabtu, 06 Juli 2024, 21:57 WIB
Last Updated 2024-07-06T14:57:06Z
NewsRegionalsumenep

Dispendik Sumenep Tegas: Tidak Ada Kekerasan dan Perundungan di Sekolah

Baca Juga
Berita Viral Lainnya
Dispendik Sumenep Tegas: Tidak Ada Kekerasan dan Perundungan di Sekolah


Langgampos.com - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Sumenep terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan dengan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan bebas dari kekerasan serta perundungan. Upaya ini dilakukan di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP).

Kepala Dispendik Sumenep, Agus Dwi Saputra, menjelaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya melalui pembenahan infrastruktur, tetapi juga dengan memastikan lingkungan sekolah aman dan kondusif. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan sosialisasi Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.

"Setelah proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang berakhir pada 4 Juli, kami mengarahkan sekolah-sekolah untuk menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan kegiatan positif. Kami pastikan tidak ada kekerasan atau perundungan yang terjadi selama MPLS maupun setelahnya," ujar Agus pada Jumat (5/7).

Dalam masa MPLS, Dispendik Sumenep menekankan pentingnya menciptakan suasana yang mendukung proses belajar mengajar (KBM). Agus mengimbau seluruh kepala sekolah untuk aktif mengawasi dan memastikan bahwa setiap siswa merasa aman dan nyaman di lingkungan sekolah.

"Kami telah melakukan sosialisasi intensif terkait Permendikbudristek 46/2023 kepada seluruh satuan pendidikan. Ini adalah langkah penting agar semua pihak memahami dan menjalankan aturan yang telah ditetapkan untuk mencegah kekerasan di sekolah," tambah Agus.

Jumlah siswa yang diterima melalui PPDB tahun ini cukup signifikan, dengan ratusan siswa baru yang akan mengikuti MPLS. Agus berharap, melalui pengawasan yang ketat dan kolaborasi antara Dispendik, sekolah, dan orang tua, kekerasan serta perundungan di lingkungan pendidikan dapat dicegah secara efektif.

Selain itu, Dispendik Sumenep juga berencana untuk melakukan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan MPLS di setiap sekolah. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa kegiatan pengenalan lingkungan sekolah berjalan sesuai dengan yang diharapkan, serta tidak ada insiden negatif yang merusak proses pendidikan.

"Pengawasan dan evaluasi rutin akan kami lakukan untuk memastikan lingkungan sekolah tetap kondusif. Kami ingin setiap siswa merasakan kenyamanan dan keamanan selama berada di sekolah, sehingga mereka dapat belajar dengan maksimal," pungkas Agus.

Dengan berbagai langkah yang telah diambil, Dispendik Sumenep berharap dapat menciptakan iklim pendidikan yang lebih baik, dimana setiap siswa merasa dihargai dan dilindungi. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumenep, serta memberikan dampak positif bagi perkembangan akademik dan karakter siswa.





(mn)
close