Iklan

Kamis, 04 Juli 2024, 14:24 WIB
Last Updated 2024-07-04T07:24:25Z
NewsRegionalsurabaya

Emil Dardak dan ISNU Kenalkan Digital Library: Demi Kemajuan dan Kecendekiawanan NU

Baca Juga
Berita Viral Lainnya
Emil Dardak dan ISNU Kenalkan Digital Library: Demi Kemajuan dan Kecendekiawanan NU


Langgampos.com - Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur dan anggota Dewan Penasihat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jatim, Emil Elestianto Dardak, memperkenalkan inisiatif terbaru ISNU yang dinamakan "Digital Library". Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kecendekiawanan di kalangan NU serta mendukung kemajuan teknologi sebagai kunci utama bagi kemajuan bangsa.

Dalam acara peluncuran "Digital Library" ISNU Jatim di Surabaya pada Rabu (3/7) malam, Emil Dardak mengungkapkan keyakinannya bahwa teknologi, bukan hanya sumber daya alam, merupakan kunci utama bagi kemajuan suatu negara, mengutip contoh dari negara-negara maju seperti Singapura, Finlandia, dan Amerika Serikat. "Orang-orang terkaya di negara-negara maju itu bukan karena sumberdaya alam, tapi teknologi. Kita banyak sumberdaya alam, tapi belum mandiri," ungkap Emil.

Dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Ketua Umum PP ISNU Prof. DR. H.C. Ali Masykur Moesa, Rektor Universitas Airlangga (Unair) Prof. DR. M. Nasih, serta Stafsus Wapres K.H. Masduqi Baidlowi, acara ini menjadi momentum penting bagi ISNU Jatim untuk menjadi pionir dalam "Islamic Scholars" di kalangan NU secara nasional.

"Dengan Digital Library, ISNU akan memiliki dua peran penting yakni mewadahi potensi intelektual dan kecendekiawanan sebagai produser, bukan konsumer. Digital Library akan mendorong Islamic Scholars di NU," papar Emil dalam kesempatan tersebut.

Pandangan Emil Dardak didukung oleh Penasihat ISNU Jatim yang juga Rektor Unair, Prof. DR. M. Nasih, yang menekankan pentingnya inovasi dan teknologi dalam infrastruktur kesehatan, pendidikan, dan sains untuk mendukung kemajuan bangsa.

Sementara itu, Ketua Umum PP ISNU Prof. DR. H.C. Ali Masykur Moesa menambahkan, "Kunci kemenangan dalam peperangan atau revolusi pada masa depan adalah ilmu. Sumberdaya manusia di ISNU saat ini sudah bukan hanya ahli ilmu agama, tapi ahli nuklir juga sudah punya."

Acara yang juga melibatkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Pemprov Jatim, Dewan Pendidikan, MUI, dan PWNU ini tidak hanya merayakan peluncuran Digital Library tetapi juga menggelar "Charity Night" untuk Kantor PW ISNU Jatim, yang menegaskan komitmen ISNU dalam mengembangkan literasi dan pendidikan di masyarakat.

Perpustakaan Digital ISNU Jatim yang sudah menghimpun 200-an buku secara digital ini merupakan langkah awal dalam transformasi perpustakaan di kalangan NU, sementara perpustakaan non-digital di Kantor PW ISNU Jatim di Jalan Taman Gayungsari Barat I, Pagesangan, Surabaya, juga telah mengoleksi ribuan buku yang terbuka untuk publik.

Dengan langkah ini, ISNU Jatim berharap dapat tidak hanya memajukan intelektualitas umat tetapi juga menjadi motor penggerak bagi kemajuan teknologi dan kecendekiawanan di kalangan NU secara nasional.


(as)
close