Iklan

Jumat, 05 Juli 2024, 13:33 WIB
Last Updated 2024-07-05T06:38:03Z
jakartaNasionalNews

Menko Polhukam Nyatakan Layanan Digital Publik Pulih Kembali Usai Serangan Ransomware PDNS

Baca Juga
Berita Viral Lainnya
Menko Polhukam Nyatakan Layanan Digital Publik Pulih Kembali Usai Serangan Ransomware PDNS





Langgampos.com - Menko Polhukam Hadi Tjahjanto mengumumkan bahwa layanan digital publik telah kembali normal setelah Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 diserang ransomware pada akhir Juni 2024. Pemulihan ini mulai dirasakan oleh masyarakat pada 1 Juli 2024.

"Untuk pelayanan masyarakat yang menggunakan digital, per 1 Juli kemarin sudah berjalan normal," kata Hadi dalam konferensi pers di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2024). "Layanan masyarakat sudah bisa dirasakan oleh masyarakat walaupun kita terus meningkatkan kemampuan."

Pemerintah saat ini fokus meningkatkan kemampuan PDN pengganti PDNS 2 di Surabaya untuk memastikan adanya backup berganda dan berlapis dengan pengamanan yang lebih baik. "Pemerintah saat ini terus meningkatkan kemampuan PDN pengganti PDNS 2 di Surabaya untuk bisa memiliki kemampuan backup berganda, backup berlapis dengan pengamanan yang baik, sekarang terus dilakukan," tambah Hadi.

Serangan ransomware yang menyerang PDNS 2 menyebabkan gangguan pada berbagai layanan digital pemerintah. Pemerintah segera melakukan pemulihan layanan untuk meminimalkan dampak terhadap masyarakat. Hadi mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengidentifikasi pelaku di balik serangan ini, meskipun ia enggan memberikan detail lebih lanjut mengenai sosok tersebut.

"Dari hasil forensik pun kami sudah bisa mengetahui bahwa siapa yang user, yang selalu menggunakan password-nya dan akhirnya terjadi permasalahan-permasalahan yang sangat serius ini," ujar Hadi dalam konferensi pers di kantornya, Senin (1/7).

Dengan normalnya kembali layanan digital publik, pemerintah terus berupaya meningkatkan keamanan data dan infrastruktur teknologi informasi untuk mencegah serangan serupa di masa mendatang. Upaya ini diharapkan dapat memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap data publik serta memastikan layanan digital yang andal bagi masyarakat.



(as)



close