Iklan

Selasa, 02 Juli 2024, 21:30 WIB
Last Updated 2024-07-03T02:39:12Z
bangkalanNewsRegional

Pemkab Bangkalan Gandeng UTM untuk Percepat Ekonomi Digital

Baca Juga
Berita Viral Lainnya
Pemkab Bangkalan Gandeng UTM untuk Percepat Ekonomi Digital

Langgampos.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan berkolaborasi dengan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dalam upaya mempercepat penerapan ekosistem ekonomi digital. Langkah ini diambil untuk memajukan perekonomian pelaku usaha mikro di wilayah tersebut.

"Selain bekerja sama dengan UTM, kami juga didukung oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jawa Timur," ungkap Penjabat (Pj) Bupati Bangkalan Arief M Edie di Bangkalan, Jawa Timur, pada Selasa.

Arief menekankan pentingnya penerapan ekosistem ekonomi digital bagi pelaku usaha. Pendampingan oleh pemerintah diperlukan untuk membantu dari sisi pemasaran dan transaksi keuangan. Teknologi digital kini telah masif digunakan di berbagai sektor, termasuk dalam pengelolaan dan transaksi keuangan.

Selain memberikan manfaat ekonomi, ekosistem ekonomi digital juga mempermudah pencatatan transaksi keuangan. Semua transaksi terekam dengan sempurna, sehingga transparansi meningkat dan potensi korupsi dapat diminimalisir.

Kerja sama segitiga antara Pemkab Bangkalan, UTM, dan BI Perwakilan Jawa Timur ini pertama kali digelar pada 28 Juni 2024 dalam acara "Madura Creative Fest 2024". Pameran industri kreatif ini diikuti oleh pelaku usaha mikro di Pulau Madura. Selain mempromosikan potensi ekonomi kreatif melalui ekosistem digital, acara ini juga bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya ekonomi kreatif dalam memajukan ekonomi nasional.

"Kami dari Perguruan Tinggi juga berkepentingan untuk menyukseskan program digitalisasi ini dengan menjadi mitra Pemkab Bangkalan," ujar Rektor UTM Bangkalan, Dr. Syafi.

Menurut data Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, ekonomi kreatif melalui ekosistem digital memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional. Pada tahun 2023, nilai tambah industri kreatif mencapai Rp1.414,8 triliun, tumbuh 10,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sektor fesyen dan kriya menjadi penyumbang terbesar dengan total kontribusi 33 persen.

"Kami berharap program kerja sama ini mampu memberikan dorongan ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Bangkalan," tutup Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie.




(mn)
close