Iklan

Minggu, 07 Juli 2024, 19:16 WIB
Last Updated 2024-07-07T12:16:41Z
NewsRegionalsumenep

Ratusan Santri Sumenep Meriahkan Tahun Baru Islam 1446 Hijriah dengan Pawai Obor

Baca Juga
Berita Viral Lainnya
#TahunBaruIslam #PawaiObor #SantriSumenep #PonpesDarurrahman #KHAbuyaAhmadFadlanMasykuri #SejarahIslam #EdukasiIslam #MusikUlDaul #KesenianMadura #PeringatanHijriah #TradisiIslam #Ust.ImamBukhari #KomunitasSantri #DesaPangarangan #KotaSumenep

Langgampos.com - Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1446 Hijriah, ratusan santri Pondok Pesantren Darurrahman di Sumenep menggelar pawai obor yang spektakuler. Acara ini berlangsung pada Sabtu (06/07/2024) dan dilepas langsung oleh Pengasuh Ponpes Darurrahman, KH Abuya Ahmad Fadlan Masykuri di depan pondok pesantren di Desa Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep.

Imam Bukhari, salah satu santri yang terlibat, menjelaskan bahwa pawai ini bertujuan untuk mengingatkan umat Islam agar selalu memperingati Tahun Baru Islam dan tidak hanya merayakan tahun baru Masehi. "Kita ingin mengajak umat Islam agar selalu mengingat Tahun Baru Islam, tidak hanya ingat tahun baru Masehi," kata Ust. Imam Bukhari.

Selain pawai obor, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan edukatif yang menggambarkan perjuangan umat Islam pada masa jahiliah. Para santri menampilkan adegan penyiksaan yang dialami oleh sebagian sahabat Nabi saat berdakwah dan menghadapi tantangan serta penyiksaan dari kaum kafir Quraisy. Pertunjukan ini diharapkan dapat memberikan wawasan sejarah Islam kepada masyarakat.

Kemeriahan pawai obor semakin lengkap dengan penampilan musik ul daul, kesenian tradisional khas Madura yang dibawakan oleh para santri. Penampilan musik ini berhasil menarik ribuan penonton sepanjang rute yang dilalui oleh pawai obor. "Malam ini kita memberikan hiburan spesial yaitu penampilan musik ul daul dan berbagai pertunjukan," tambah Imam Bukhari.

Subaidah, seorang warga setempat yang menyaksikan pawai, mengaku sangat terhibur dan bangga dengan acara ini. Ia merasa bahwa berbagai pertunjukan yang disajikan para santri sangat edukatif dan menghibur. "Saya merasa senang sekali dengan berbagai pertunjukan yang dilakukan para santri," ujar Subaidah.

Pawai obor ini menempuh jarak sekitar 1 kilometer dengan rute dari Jalan Kartini, Jalan KH. Agus Salim, dan berakhir di depan Pondok Pesantren Darurrahman di Desa Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep. Ratusan santri berjalan kaki dengan membawa obor, menciptakan pemandangan yang memukau dan penuh semangat.

Acara peringatan Tahun Baru Islam ini tidak hanya menjadi ajang untuk mengenang perjuangan umat Islam di masa lalu, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi antar santri dan masyarakat sekitar. Pawai obor dan berbagai pertunjukan yang disajikan berhasil menghibur sekaligus memberikan edukasi kepada ribuan penonton yang hadir.

(as)



close