- Faisal Muhlis kembali memimpin DPD PAN Sumenep setelah ditetapkan dalam Musda VI PAN.
- PAN Sumenep fokus menyusun struktur organisasi dan merampungkan Muscab sebagai persiapan Pemilu 2029.
- Partai menargetkan merebut kembali kursi yang hilang pada Pemilu 2024 dan kembali menempati kursi pimpinan DPRD Sumenep.
Faisal Muhlis kembali dipercaya memimpin DPD PAN Sumenep setelah ditetapkan sebagai ketua melalui Musda VI PAN yang berlangsung di Hotel Musdalifah, Sabtu (29/11/2025).
Penetapan itu menegaskan arah baru konsolidasi politik PAN Kabupaten Sumenep dalam menghadapi dinamika pemilihan legislatif berikutnya.
Musyawarah lima tahunan tersebut menjadi momentum penting bagi PAN Sumenep untuk memperkuat koordinasi, konsolidasi kader, dan mempertegas strategi politik partai di tingkat daerah. Dalam forum itu, struktur organisasi, pola kaderisasi, dan persiapan menuju Pemilu 2029 kembali menjadi sorotan utama.
Mandat kepemimpinan kepada Faisal disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, yang hadir memimpin jalannya Musda Serentak. Turut mendampingi Sekretaris Jenderal DPP PAN, Eko Patrio, yang memperkuat legitimasi proses politik PAN di Sumenep.
Faisal menegaskan bahwa Musda bukan hanya rangkaian formalitas kepartaian, melainkan fondasi bagi langkah panjang PAN ke depan. Ia menyebut forum tersebut sebagai titik awal percepatan kerja politik di daerah, khususnya dalam penataan struktur.
“Kami akan fokus menyusun struktur kepengurusan hingga lengkap. Insyaallah dalam satu bulan ke depan sudah rampung,” ujarnya, Minggu, 30 November 2025.
Tahap penting berikutnya adalah merampungkan Musyawarah Cabang PAN di seluruh kecamatan se-Kabupaten Sumenep. Konsolidasi ini menjadi bagian dari peta jalan PAN dalam menyiapkan mesin partai agar matang menghadapi agenda politik regional.
“Kami menunggu instruksi dari DPP dan DPW. Untuk saat ini kami menyiapkan dokumen terlebih dahulu, kemudian merampungkan Muscab hingga persiapan menuju Pemilu,” jelasnya.
Dengan konsolidasi struktural yang terus berjalan, PAN Sumenep menetapkan target besar pada Pemilu 2029. Partai bermatahari putih itu ingin merebut kembali kursi yang hilang pada Pemilu 2024 dan mengisi kursi kosong di setiap daerah pemilihan. Upaya itu juga diarahkan untuk kembali menempati kursi pimpinan DPRD Sumenep.
“Target utama sudah jelas. Strategi detail akan kami matangkan setelah struktur kepengurusan selesai terbentuk,” ungkapnya.
Faisal optimistis posisi PAN dalam pemerintahan pusat—dengan Ketua Umum PAN yang kini berada pada jajaran pemerintahan nasional—akan membawa dampak positif bagi daerah. Ia menilai dukungan struktural di tingkat pusat dapat memberi ruang perluasan pembangunan di kabupaten/kota Jawa Timur, termasuk Sumenep.
“Kami berharap PAN bisa menjalankan amanah dan tampil sebagai partai pemenang di masa mendatang,” pungkasnya.
(*)
Tag Keyword:
PAN Sumenep,DPD PAN Sumenep,Faisal Muhlis,PAN Jawa Timur,Musda VI PAN,Muscab PAN,Pemilu 2029,Politik Sumenep,Konsolidasi PAN,PAN Madura
