Iklan

Saturday, February 21, 2026, 11:39 PM WIB
Last Updated 2026-02-21T16:39:56Z
Crypto

Bitcoin Tamat? Prediksi Harga BTC Justru Berpotensi Meroket Saat Publik Mulai Panik

Bitcoin Tamat? Prediksi Harga BTC Justru Berpotensi Meroket Saat Publik Mulai Panik


  • Pencarian kata kunci "Bitcoin Is Dead" di Google Trends melonjak tajam ke titik tertinggi baru seiring jatuhnya harga dari $90.000 ke area $60.000.
  • Secara historis, tingkat kepanikan ritel yang ekstrem seperti ini sering kali menjadi indikator "bottom" atau titik terendah harga sebelum terjadi pembalikan arah (rebound).
  • Data on-chain menunjukkan adanya akumulasi oleh kelompok whale di tengah ketakutan publik, menandakan potensi berakhirnya fase koreksi bearish.

LANGGAMPOS.COM - Dunia kripto kembali diguncang oleh gelombang pesimisme yang luar biasa kuat. Di tengah koreksi harga yang tajam, narasi mengenai kehancuran total Bitcoin kembali mencuat ke permukaan.

Banyak orang mulai bertanya-tanya apakah aset digital terbesar ini benar-benar telah mencapai akhir perjalanannya. Namun, bagi para pengamat pasar yang berpengalaman, situasi ini justru sering kali menjadi pertanda baik.

Berdasarkan data terbaru dari Google Trends, volume pencarian untuk frasa "Bitcoin Is Dead" atau "Bitcoin Sudah Mati" telah mencapai rekor tertinggi baru. Lonjakan ini terjadi tepat saat harga BTC merosot dari angka $90.000 menuju zona dukungan di kisaran $60.000.

Fenomena ini mencerminkan tingkat ketakutan dan kapitulasi yang ekstrem di kalangan investor ritel. Secara psikologis, ketika publik sudah mencapai titik keputusasaan tertinggi, tekanan jual biasanya mulai habis.

Menariknya, catatan sejarah menunjukkan bahwa setiap kali pencarian "Bitcoin Is Dead" meledak, harga Bitcoin justru cenderung menemukan lantai dasarnya. Hal serupa pernah terjadi saat kejatuhan bursa FTX dan beberapa siklus pasar bearish sebelumnya.

Beberapa analis on-chain juga mulai melihat adanya aktivitas mencurigakan dari para "Whale" atau pemegang besar. Mereka kedapatan mulai melakukan akumulasi secara bertahap saat berita negatif mendominasi media massa.

Meskipun struktur pasar di grafik harian masih terlihat rapuh di bawah level resistensi $75.000, indikator sentimen menunjukkan bahwa pasar mungkin sudah jenuh jual. Jika area $60.000 mampu bertahan, potensi pembalikan arah menjadi sangat besar.

Para pelaku pasar kini sedang memantau dengan saksama apakah lonjakan narasi negatif ini akan menjadi katalisator bagi reli berikutnya. Sejarah sering membuktikan bahwa Bitcoin paling kuat justru saat ia dianggap sudah tidak berdaya.

Strategi yang bijak dalam menghadapi situasi ini adalah tetap tenang dan tidak terbawa arus kepanikan massa. Manajemen risiko tetap menjadi kunci utama dalam menavigasi volatilitas yang sedang terjadi di pasar kripto saat ini.


(*)


Advertisement
close