Iklan

Saturday, February 28, 2026, 8:32 PM WIB
Last Updated 2026-02-28T13:32:02Z
Crypto

Bitcoin Terancam Merosot Lebih Dalam Saat Aksi Jual Besar Melanda Pasar

Bitcoin Terancam Merosot Lebih Dalam Saat Aksi Jual Besar Melanda Pasar



  • Data CryptoQuant menunjukkan bahwa pasar Bitcoin sedang mengalami fase deleveraging yang sangat brutal.
  • Meskipun harga sempat turun tajam, indikator teknis memberi sinyal bahwa harga dasar (bottom) belum tercapai.
  • Likuidasi massal di pasar berjangka menjadi faktor utama yang menekan pergerakan harga Bitcoin saat ini


LANGGAMPOS.COM
 - Pasar kripto sedang berada dalam tekanan hebat setelah data terbaru menunjukkan bahwa Bitcoin mungkin belum mencapai titik terendahnya. Analisis terbaru dari CryptoQuant mengungkapkan adanya proses pembersihan utang atau deleveraging yang sangat masif di pasar.

Banyak investor berharap penurunan harga baru-baru ini adalah akhir dari tren negatif. Namun, indikator on-chain justru memberikan peringatan dini akan adanya potensi koreksi susulan yang lebih menyakitkan bagi para pemegang aset.

Salah satu metrik utama yang disoroti adalah tingkat Open Interest di pasar berjangka. Meski ribuan posisi telah terlikuidasi, jumlah leverage yang tersisa di pasar masih dianggap terlalu tinggi untuk memicu pemulihan yang stabil.

Kondisi ini diperparah dengan aliran keluar modal dari para pemegang jangka pendek yang mulai menyerah. Tekanan jual dari kelompok ini sering kali menjadi penghalang besar bagi Bitcoin untuk kembali merangkak naik ke zona hijau.

Para analis mengamati bahwa rasio keuntungan output yang dihabiskan (SOPR) belum menunjukkan tingkat keputusasaan ekstrem yang biasanya menandai akhir dari pasar bearish. Artinya, masih ada ruang bagi harga untuk meluncur lebih rendah lagi.

Ketidakpastian ekonomi global juga turut memberikan sentimen negatif bagi aset berisiko. Bitcoin, yang sering dianggap sebagai emas digital, kini justru bergerak selaras dengan pasar saham yang sedang bergejolak.

Pelaku pasar disarankan untuk tetap waspada dan tidak terburu-buru melakukan pembelian besar-besaran. Menunggu konfirmasi dari data on-chain mengenai stabilnya level likuidasi bisa menjadi strategi yang lebih aman di tengah badai saat ini.

Masa depan harga dalam jangka pendek akan sangat bergantung pada seberapa cepat pasar mampu membersihkan sisa-sisa posisi leverage yang berisiko. Tanpa adanya pembersihan total, reli harga yang terjadi kemungkinan besar hanya akan menjadi jebakan bagi para pembeli.

Pantau terus pergerakan data bursa untuk melihat tanda-tanda akumulasi kembali oleh para paus. Selama tekanan deleveraging masih berlangsung, volatilitas tinggi akan tetap menjadi pemandangan sehari-hari di layar perdagangan.

Kesabaran menjadi kunci utama bagi setiap investor yang ingin bertahan dalam siklus kali ini. Penurunan ini mungkin menjadi peluang di masa depan, namun risiko jatuh ke lubang yang lebih dalam tetap mengintai setiap saat.


(*)
Advertisement
close