LANGGAMPOS.COM - Meta akhirnya menyerah dan resmi menarik fitur pembuat gambar berbasis kecerdasan buatan, Muse Image, dari platform Instagram.
Langkah drastis tersebut diambil setelah raksasa teknologi tersebut dihujani kritik tajam karena sistem AI mereka dianggap memfasilitasi pembuatan deepfake secara instan tanpa izin pemilik akun.
Teknologi penyalahgunaan identitas kini menjadi ancaman nyata yang memicu kekhawatiran massal di jagat maya.
Keputusan Meta untuk menonaktifkan Muse Image berakar dari kemampuannya yang dinilai sangat manipulatif dan membahayakan privasi pengguna.
Melansir laporan dari Engadget, fitur kontroversial ini awalnya didesain agar pengguna bisa mencatut akun publik apa pun di Instagram. S
Sistem AI kemudian akan memproses foto dari akun tersebut secara otomatis untuk menghasilkan gambar baru berbasis kecerdasan artifisial.
Banyak pihak menilai konsep ini sebagai blunder besar karena sistem berjalan tanpa memerlukan persetujuan dari pemilik foto asli.
Celah keamanan inilah yang berpotensi memicu lonjakan konten deepfake AI berkualitas tinggi yang menyasar siapa saja.
Pada saat peluncuran, Meta sempat berdalih bahwa fitur ini diciptakan untuk mempermudah urusan kreatif digital secara kolektif.
"Pengguna ingin mendesain undangan acara khusus, membuat konsep kreatif kolaboratif, atau menghasilkan grafik yang dipersonalisasi," tulis Meta dalam promosi awalnya.
Gelombang penolakan tidak hanya datang dari netizen biasa, melainkan juga dari industri hiburan global sekelas Hollywood.
Agensi artis raksasa Creative Artists Agency (CAA), yang menaungi aktor kawakan seperti Tom Hanks dan Meryl Streep, melayangkan protes langsung ke manajemen Meta.
"Nama, gambar, rupa, suara, atau karya kreatif siapa pun tidak boleh digunakan oleh pihak ketiga mana pun, termasuk model AI, tanpa persetujuan yang jelas dan terdokumentasi," tegas perwakilan CAA dalam pernyataan resminya.
Aksi penolakan ini diperkuat oleh serikat pekerja media Amerika Serikat, SAG-AFTRA, yang menyerukan seluruh anggotanya untuk memboikot fitur tersebut.
Publik juga mengeluhkan rumitnya sistem proteksi Instagram, di mana menu untuk menonaktifkan opsi "Izinkan orang lain membuat dan menggunakan kembali konten Anda" disembunyikan jauh di dalam pengaturan aplikasi.
Menanggapi boikot dan kritik yang semakin masif, manajemen Meta akhirnya merilis pernyataan resmi terkait pembatalan fitur baru mereka.
Perusahaan bentukan Mark Zuckerberg ini mengakui bahwa implementasi teknologi tersebut telah meleset dari target awal.
"Awal pekan ini, kami mengumumkan bahwa salah satu cara bagi orang untuk membuat gambar di Meta AI adalah dengan menyebutkan akun Instagram publik yang ingin mereka rujuk," tulis manajemen Meta dalam rilis pembaruannya.
Pihak perusahaan juga menambahkan bahwa niat awal mereka sebenarnya adalah menyediakan alat bantu kreatif yang fleksibel bagi pengguna.
"Tujuan kami adalah untuk menyediakan alat kreatif yang berguna dan memberi orang kendali atas apakah konten publik mereka dapat dirujuk dengan cara ini. Kami telah mendengar umpan balik bahwa fitur ini tidak tepat sasaran, jadi fitur ini tidak lagi tersedia."
Guna menghindari penyalahgunaan data oleh AI serupa, pengguna global disarankan untuk mengubah setelan profil mereka menjadi akun privat.
Penghapusan fitur manipulatif ini diharapkan menjadi momentum penting agar perusahaan teknologi lebih menghormati hak digital dan privasi di masa depan.
#FAQ:
Apa itu fitur Muse Image di Instagram?
Muse Image adalah fitur kecerdasan buatan (AI) dari Meta yang bisa menghasilkan gambar baru secara otomatis berdasarkan foto dari akun Instagram publik yang ditandai oleh pengguna lain.
Mengapa fitur Muse Image Meta dihapus?
Fitur ini dihapus karena menerima kritik keras terkait masalah privasi. Muse Image dianggap mempermudah pembuatan konten deepfake dan penyalahgunaan identitas tanpa izin pemilik akun.
Bagaimana cara melindungi foto Instagram agar tidak diambil oleh AI?
Cara paling efektif saat ini adalah dengan mengubah pengaturan privasi akun Instagram Anda dari publik menjadi privat, sehingga hanya pengikut yang disetujui yang dapat melihat konten Anda.
#MetaAI #DeepfakeInstagram #MuseImage #PrivasiDigital #TeknologiAI #InstagramUpdate #KeamananSiber



