Iklan

Redaksi
Tuesday, July 7, 2026, 1:58 PM WIB
Last Updated 2026-07-07T06:58:41Z
News

Pemprov Jatim Resmi Usulkan 2.100 Formasi CPNS dan PPPK 2026 untuk Isu Kekosongan Pegawai

Pemprov Jatim Resmi Usulkan 2.100 Formasi CPNS dan PPPK 2026 untuk Isu Kekosongan Pegawai


LANGGAMPOS.COM
- Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas pelayanan publik dengan resmi mengusulkan sekitar 2.100 formasi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun anggaran 2026. 

Usulan ini telah digulirkan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) sebagai respons langsung terhadap banyaknya pegawai yang memasuki masa purna tugas.

Langkah pengadaan ini menjadi angin segar bagi para pencari kerja, sekaligus menjadi upaya pemenuhan kebutuhan operasional instansi di lingkungan Pemprov Jatim agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal.

Antisipasi Ribuan Pegawai Pensiun

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur, Indah Wahyuni, menjelaskan bahwa seluruh berkas usulan formasi telah rampung disusun dan diserahkan kepada pemerintah pusat sejak 7 Juni 2026 lalu. 

Berdasarkan data BKD, angka formasi yang diajukan kali ini disesuaikan dengan jumlah estimasi pegawai Pemprov Jatim yang pensiun sepanjang tahun ini.

“Jumlah formasi yang kami usulkan berada di bawah jumlah pegawai yang memasuki masa purna tugas. Jumlah pegawai yang purna tugas sekitar 2.100 orang pada tahun ini,” ujar Indah pada Senin (6/7/2026).

Melalui perhitungan yang matang, pihak Pemprov Jatim membagi usulan kuota tersebut ke dalam beberapa kategori seleksi, baik untuk jalur Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Rincian Formasi CASN Pemprov Jatim 2026

Untuk memberikan gambaran yang transparan bagi publik, berikut adalah rincian pembagian kuota dari total 2.100 formasi yang telah diusulkan ke KemenPAN-RB:

  • CPNS Pemprov Jatim: 750 kuota
  • PPPK Tenaga Teknis: 929 kuota
  • PPPK Tenaga Guru: 369 kuota
  • PPPK Tenaga Kesehatan: 57 kuota

“Seluruhnya akan kami kalkulasikan secara berimbang sesuai dengan kebutuhan,” beber Indah mengenai proporsi pembagian formasi tersebut.

Saat ini, Pemprov Jatim berada dalam posisi menunggu arahan resmi serta proses verifikasi lanjutan. 

Pihak KemenPAN-RB dikabarkan tengah melakukan penelitian mendalam terhadap usulan kebutuhan formasi CPNS-PPPK yang sudah masuk ke meja kementerian.

“Kami menyesuaikan dengan kebutuhan. Saat ini usulan tersebut masih diteliti oleh Kementerian PAN-RB terkait kebutuhan formasinya, tetapi usulan dari kami sudah disampaikan,” ucapnya menambahkan.

Fokus pada Kompetensi Khusus Pelayanan Sosial dan Infrastruktur

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang sering didominasi oleh sektor pendidikan dan kesehatan, arah kebijakan pengadaan ASN Pemprov Jatim kali ini bergeser secara spesifik. 

Fokus utama diarahkan pada tenaga teknis yang memiliki kompetensi khusus yang sangat dibutuhkan di lapangan.

Sektor Pelayanan Sosial

Salah satu pos krusial yang membutuhkan tambahan SDM berkompetensi tinggi adalah lingkungan Dinas Sosial. 

Kebutuhan akan tenaga terampil untuk merawat kelompok rentan, seperti lansia dan anak-anak, menjadi prioritas utama.

“Misalnya di Dinas Sosial, masih dibutuhkan tenaga yang memiliki kompetensi khusus untuk merawat lansia, termasuk memandikan lansia, maupun merawat anak-anak. 

Pekerjaan seperti ini membutuhkan perhatian dan keahlian tersendiri,” ungkap Indah.

Sektor Infrastruktur dan Bina Marga

Tantangan berat di sektor infrastruktur jalan raya juga memicu tingginya kebutuhan tenaga teknis spesifik. 

Meningkatnya volume kendaraan yang mengalami kelebihan muatan (overload) menuntut kesiapan Pemprov Jatim dalam melakukan pengawasan dan pemeliharaan jalan yang ketat. 

Oleh karena itu, tenaga laboratorium yang andal sangat dibutuhkan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga.

“Dibutuhkan tenaga laboratorium di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga yang dapat melakukan pengujian, seperti menentukan ketebalan aspal yang sesuai. Kebutuhan tenaga seperti ini juga cukup besar untuk tahun depan,” tutupnya.

#FAQ

1. Berapa total formasi CASN yang diusulkan Pemprov Jatim tahun 2026?

Pemprov Jatim resmi mengajukan sekitar 2.100 formasi yang terdiri dari jalur seleksi CPNS dan PPPK untuk tahun anggaran ini.

2. Apa alasan utama Pemprov Jatim membuka lowongan CPNS dan PPPK 2026?

Pengadaan ini ditujukan untuk mengisi kekosongan jabatan di berbagai instansi pemerintahan Provinsi Jawa Timur akibat adanya sekitar 2.100 pegawai yang memasuki masa pensiun (purna tugas).

3. Bagaimana rincian kuota formasi untuk CPNS dan PPPK Jatim 2026?

Rincian usulan formasi tersebut meliputi 750 kuota untuk CPNS, 929 kuota untuk PPPK Tenaga Teknis, 369 kuota untuk PPPK Tenaga Guru, dan 57 kuota untuk PPPK Tenaga Kesehatan.

4. Bidang apa saja yang menjadi fokus utama dalam perekrutan tahun ini?

Fokus utama tahun ini diarahkan pada tenaga teknis spesifik. Di antaranya tenaga pelayanan sosial di Dinas Sosial (untuk merawat lansia dan anak-anak) serta tenaga laboratorium di Dinas PU Bina Marga untuk menangani masalah infrastruktur jalan.

5. Kapan pendaftaran CPNS dan PPPK Pemprov Jatim 2026 resmi dibuka?

Saat ini usulan formasi masih dalam tahap penelitian dan verifikasi oleh KemenPAN-RB. Jadwal resmi pendaftaran akan diumumkan setelah ada arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat.

(*)


Keyword:

CPNS Pemprov Jatim, PPPK 2026, CASN 2026, BKD Jatim, KemenPAN-RB, Info CPNS Jawa Timur, Lowongan Kerja Jatim, Dinas Sosial Jatim, PU Bina Marga, Formasi Tenaga Teknis, Pegawai Pensiun, Seleksi ASN Jatim



Advertisement
Pilihan Redaksi Lainnya
close