Iklan

Wednesday, June 3, 2026, 9:20 PM WIB
Last Updated 2026-06-03T14:20:30Z
News

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Menkeu Purbaya Soroti Rumor Pasar

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Menkeu Purbaya Soroti Rumor Pasar


  • Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS merosot hingga menyentuh angka Rp17.940, melampaui level psikologis baru.
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pelemahan ini dipicu oleh sentimen negatif dari berbagai rumor yang beredar di pasar keuangan.
  • Pemerintah memastikan fokus utama saat ini adalah menjaga fondasi ekonomi nasional agar tetap kokoh dan tumbuh stabil.


LANGGAMPOS.COM
- Gelombang tekanan terhadap mata uang Garuda belum mereda setelah nilai tukar rupiah kembali mencatatkan rekor terendah baru sepanjang sejarah.

Berdasarkan data pasar spot dari Refinitiv pada Rabu (3/6/2026), rupiah ditutup melemah drastis hingga bertengger di level Rp17.940 per dolar AS.

Lonjakan ini menandakan jebolnya dinding pertahanan psikologis di angka Rp17.900, sekaligus memperlebar peluang mata uang domestik menuju level Rp18.000 per dolar AS.

Sentimen Negatif dan Rumor Liar di Pasar Keuangan

Menyikapi fluktuasi tajam ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya angkat bicara di hadapan publik mengenai kondisi makroekonomi terkini.

Purbaya mengindikasikan bahwa koreksi mendalam yang dialami nilai tukar rupiah saat ini tidak lepas dari dinamika informasi yang berkembang di pasar.

Banyak isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan beredar luas, sehingga memicu kepanikan dan menekan pergerakan mata uang secara tidak wajar.

Bantahan Terkait Instruksi Stress Test Perbankan

Salah satu rumor yang santer terdengar adalah adanya perintah langsung dari bendahara negara kepada sektor perbankan untuk bersiap menghadapi skenario buruk.

Menkeu secara tegas menepis spekulasi yang menyebut dirinya menginstruksikan simulasi ketahanan keuangan jika dolar AS menembus angka kritis.

"Ada yang bilang saya suruh perbankan melakukan stress-stress kalau (dolar) Rp18.000 lebih. Padahal saya nggak pernah isu seperti itu," paparnya saat ditemui di Gedung DPR, Rabu (3/6/2026).

Purbaya menambahkan bahwa distorsi informasi semacam ini menjadi faktor utama yang memperkeruh suasana di lantai bursa dan pasar valas.

"Jadi banyak isu-isu di pasar yang membuat sentimen ke Rupiah agak-agak," tambahnya.

Fokus Pemerintah Jaga Fondasi Ekonomi Nasional

Di tengah ketidakpastian global, Kementerian Keuangan memilih fokus pada aspek-aspek struktural yang dapat dikendalikan secara internal.

Otoritas fiskal berkomitmen penuh memastikan bahwa seluruh instrumen kebijakan tetap diarahkan untuk menjaga stabilitas makro dan daya beli.

Langkah ini diambil guna memastikan aktivitas usaha serta investasi di dalam negeri tidak terganggu oleh volatilitas jangka pendek.

"Tapi kalau kita lihat Kewajiban saya adalah menjaga fondasi ekonomi aja. Supaya ekonominya berjalan terus semakin cepat," tegasnya.

Pemerintah optimistis sektor riil masih memiliki daya tahan kuat untuk menopang target pertumbuhan ekonomi yang telah dicanangkan. (*)


FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Berapa posisi nilai tukar rupiah terbaru berdasarkan data Refinitiv?

Rupiah ditutup melemah di level Rp17.940 per dolar AS, setelah melewati level psikologis Rp17.900.

Apa penyebab utama pelemahan rupiah menurut Menteri Keuangan?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pelemahan dipicu oleh banyaknya rumor dan isu spekulatif yang beredar di pasar keuangan.

Apakah ada instruksi stress test kepada perbankan dari Menkeu?

Tidak ada. Menkeu membantah keras kabar yang menyebutkan dirinya memerintahkan perbankan melakukan stress test untuk mengantisipasi dolar AS di atas Rp18.000.

Bagaimana strategi pemerintah menghadapi pelemahan nilai tukar ini?

Pemerintah fokus menjaga fondasi dan fundamental ekonomi nasional agar aktivitas ekonomi tetap berjalan lancar dan bertumbuh cepat.


#RupiahHariIni #NilaiTukarRupiah #DolarAS #MenteriKeuangan #EkonomiIndonesia #PasarKeuangan
Advertisement
close