- Survei ZipRecruiter terhadap 1.500 pencari kerja mengungkapkan daftar jurusan kuliah yang paling memicu penyesalan.
- Sektor seni dan humaniora, termasuk Jurnalisme dan Sosiologi, menempati posisi teratas karena realitas gaji yang minim.
- Pertimbangan finansial setelah lulus menjadi faktor utama yang mengubah cara pandang alumni terhadap jurusan mereka.
LANGGAMPOS.COM - Banyak lulusan perguruan tinggi yang akhirnya tersadar bahwa bidang ilmu pilihan mereka di bangku kuliah tidak menjamin masa depan finansial yang mapan.
Sebuah riset terbaru dari platform pencari kerja ZipRecruiter mengungkapkan fenomena mengejutkan mengenai deretan program studi yang paling disesali oleh para alumninya.
Realitas Finansial Mengikis Idealisme Mahasiswa
Survei berskala internasional ini menjaring aspirasi dari 1.500 alumni universitas yang tengah aktif berburu lapangan pekerjaan baru.
Hasilnya menunjukkan adanya pergeseran cara pandang yang drastis antara masa-masa awal perkuliahan dengan fase pasca-kelulusan.
Ekonom ZipRecruiter, Sinem Buber, menjelaskan bahwa ketertarikan awal mahasiswa terhadap suatu bidang sering kali bentrok dengan realitas industri saat mereka mulai bekerja.
Faktor pendapatan yang tidak sebanding dengan beban hidup disinyalir menjadi pemicu utama munculnya rasa sesal tersebut.
"Saat kita lulus, kenyataan akan datang. Saat Anda hampir tidak bisa membayar tagihan Anda, gaji Anda mungkin menjadi lebih penting," ujar Buper, dikutip dari CNBC Internasional, Sabtu (13/6/2026).
Daftar 10 Program Studi dengan Tingkat Penyesalan Tertinggi
Data yang dihimpun menunjukkan kecenderungan kuat bahwa ilmu sosial dan seni menempati posisi teratas dalam daftar penyesalan.
Sektor Komunikasi dan Seni Mendominasi
Jurnalisme menempati urutan pertama sebagai program studi yang paling membuat lulusannya kecewa setelah memasuki dunia kerja.
Berikut adalah rincian lengkap sepuluh bidang studi yang paling disesali oleh para alumninya berdasarkan persentase survei:
- Jurnalisme (87%)
- Sosiologi (72%)
- Seni (72%)
- Komunikasi (64%)
- Pendidikan (61%)
Bidang Sains dan Manajemen Terancam
- Manajemen Marketing + Riset (60%)
- Pendamping Medis (56%)
- Ilmu Politik dan Pemerintahan (56%)
- Biologi (52%)
- Sastra Inggris (52%)
Tingginya angka persentase pada jurusan sains seperti biologi membuktikan bahwa sektor non-humaniora pun tidak luput dari bayang-bayang salah pilih jurusan
Pertimbangan Karier Sebelum Menentukan Pilihan
Fenomena ini menjadi alarm penting bagi calon mahasiswa baru agar lebih rasional dalam melihat peluang kerja di masa depan.
Minat dan bakat memang krusial, namun riset mendalam mengenai proyeksi pendapatan industri patut menjadi bahan pertimbangan utama.
Menyeimbangkan antara idealisme minat akademik dengan kebutuhan pasar tenaga kerja global menjadi kunci utama menghindari penyesalan serupa kelak.
(*)
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Apa jurusan kuliah yang paling disesali berdasarkan survei ZipRecruiter?
Jurnalisme menempati posisi pertama sebagai jurusan yang paling disesali dengan persentase mencapai 87%, diikuti oleh Sosiologi dan Seni di angka 72%.
Mengapa banyak alumni yang menyesali jurusan kuliah mereka?
Faktor utama penyesalan tersebut adalah realitas gaji di dunia kerja yang tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, meskipun awalnya mereka menyukai bidang tersebut.
Berapa banyak responden yang terlibat dalam survei ini?
Riset ini melibatkan 1.500 lulusan universitas yang saat ini sedang berada dalam fase mencari pekerjaan.
#JurusanKuliah #DuniaKerja #SurveiZipRecruiter #TipsKarier #MahasiswaBaru


