Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
HEADLINE
Memuat Headline...
HEADLINE
News
Memuat artikel...
Lihat Selengkapnya →
IKUTI SEPUTAR

UPDATE TEKNO TERBARU

Techno
Memuat artikel...

Menggenjot Kapasitas, Freeport Pasang Target 700.000 Ons Emas Hingga Akhir 2026

Menggenjot Kapasitas, Freeport Pasang Target 700.000 Ons Emas Hingga Akhir 2026



LANGGAMPOS.COM – Roda pengapalan mineral berharga PT Freeport Indonesia (PTFI) berangsur pulih dari bayang-bayang insiden teknis masa lalu.

Menatap pengujung tahun 2026, raksasa tambang ini secara resmi mematok target produksi logam mulia hingga menyentuh angka 700.000 ounces, sebuah langkah besar di tengah upaya pemulihan masif pada kompleks tambang bawah tanah andalan mereka.

Kendati kurva operasional belum sepenuhnya pulih ke titik nadir normal akibat insiden luncuran lumpur basah yang mendera sektor Grasberg Block Cave (GBC) pada akhir tahun lalu, komitmen perusahaan untuk mendongkrak performa tidak pernah surut.

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, menyampaikan bahwa strategi penyesuaian lapangan terus digenjot agar volume komoditas tembaga dan emas bisa memenuhi proyeksi tahunan yang telah digariskan dalam peta jalan korporasi.

"PTFI menargetkan produksi sekitar 800 juta pound tembaga dan 700.000 ounces emas. Meskipun baru mencapai 65% dari target produksi normal, kita tetap dapat memberikan kontribusi pada tahun ini kepada negara sebesar Rp47 triliun," ujar Tony saat memberikan keterangan di Sporthall Tembagapura, Papua Tengah, Senin (17/8/2026).

Rekayasa Teknik Atasi Karakteristik Bijih Basah


Langkah taktis ditempuh manajemen demi mengamankan target tahunan tersebut. Salah satu tantangan terbesar di lapangan adalah karakteristik material bijih yang ternyata jauh lebih basah dari kalkulasi awal tim teknis.

Sebagai solusi konkret, modifikasi perangkat mekanis berat langsung dieksekusi tanpa menghentikan roda aktivitas penambangan secara keseluruhan.

"Tahap pemulihan ini terus kita lakukan, ada beberapa modifikasi alat karena ternyata bijihnya lebih basah daripada yang kita perkirakan sebelumnya. Sehingga peralatan perlu dimodifikasi sedikit tapi sekarang sudah ongoing, semua sesuai target 65% tahun ini," urai Tony merinci progres di lapangan.

Melalui penyesuaian tersebut, grafik kapasitas produksi diproyeksikan merangkak naik secara bertahap.

Setelah menginjak level 65% pada paruh kedua tahun 2026, target akan dinaikkan ke level 75% di semester pertama tahun depan, sebelum akhirnya melaju mulus menuju kapasitas penuh 100% pada penghujung tahun 2027.

Proyeksi Lonjakan Kontribusi Fiskal Negara


Normalisasi operasional tambang bawah tanah ini diyakini membawa dampak multiplier yang masif terhadap perekonomian nasional.

Begitu seluruh lini produksi kembali beroperasi secara penuh, aliran setoran pendapatan bagi kas negara diprediksi melonjak drastis melampaui rekor-rekor sebelumnya.

"Tahun depan tentu akan lebih tinggi lagi karena tahun depan kita kan bisa mencapai semester satu itu 75% dan akhir tahun depan itu menuju ke 100%," pungkasnya.

Upaya pemulihan yang konsisten ini tidak hanya menegaskan ketahanan operasional PTFI di kancah global, tetapi juga memperkokoh posisinya sebagai salah satu motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi serta investasi strategis di tanah air.

(*)

FAQ:

1. Berapa target produksi emas yang dipatok Freeport pada akhir 2026?


PT Freeport Indonesia menargetkan volume produksi emas dapat mencapai angka 700.000 ounces hingga penutupan tahun 2026.

2. Apa faktor utama yang sempat mengganggu kelancaran produksi tambang GBC?


Operasional sempat terhambat akibat insiden luncuran lumpur basah yang terjadi pada September 2025, yang mengakibatkan kondisi material bijih menjadi lebih basah dari estimasi semula.

3. Bagaimana cara manajemen Freeport mengatasi kendala material bijih basah di lapangan?


Perusahaan melakukan modifikasi khusus pada sejumlah perangkat dan alat berat penambangan agar tetap kompatibel menangani karakteristik bijih yang basah secara berkelanjutan.

4. Kapan kapasitas penuh 100% pada tambang bawah tanah ditargetkan tercapai?


PTFI memproyeksikan kapasitas operasional penuh akan kembali pulih sepenuhnya pada akhir tahun 2027.

5. Berapa estimasi kontribusi finansial bagi negara jika operasional kembali normal?


Jika aktivitas tambang kembali beroperasi 100% pada 2027, kontribusi penerimaan negara diperkirakan bisa menembus angka di atas Rp100 triliun.



Tag Artikel: 

#freeport #produksi emas #grasberg block cave #target produksi #tambang bawah tanah #tembaga #kontribusi negara #investasi mineral #pemulihan tambang #industri pertambangan #PTFI #TonyWenas #ekonomi Papua #pertambangan #emas




This article was released under the title: Freeport Pasang Target 700.000 Ons Emas Hingga Akhir 2026
Bantu Kami terus Berkembang, dan Jadikan Langgampos.com sebagai Sumber Pilihan Google
Foto Pilihan Selengkapnya >
Memuat foto pilihan...
Crypto
Memuat artikel...
Lihat Selengkapnya →

Education

Indeks ›

Economy

Indeks ›