- Senator Elizabeth Warren mendesak regulator perbankan AS (OCC) untuk menangguhkan permohonan piagam bank nasional World Liberty Financial.
- Intervensi ini dipicu oleh kekhawatiran konflik kepentingan karena Presiden Donald Trump dan keluarganya memiliki ikatan finansial langsung dengan platform kripto tersebut.
- World Liberty Financial telah berkembang pesat dengan kapitalisasi pasar stabil koin USD1 mencapai 3,4 miliar dolar AS sejak diluncurkan.
LANGGAMPOS.COM – Senator AS Elizabeth Warren secara resmi meminta regulator perbankan federal untuk menghentikan sementara peninjauan aplikasi piagam bank nasional milik World Liberty Financial. Langkah hukum ini diambil untuk memastikan proses regulasi tidak berjalan selama Presiden Donald Trump masih memiliki keterkaitan finansial langsung dengan platform kripto tersebut.
Permintaan tegas ini memicu perdebatan baru mengenai potensi konflik kepentingan di Washington. Terlebih saat ini stablecoin mulai masuk lebih dalam ke sistem keuangan Amerika Serikat di tengah perdebatan sengit mengenai batas regulasi sektor aset digital.
Dalam surat yang dikirimkan pada Selasa kepada Pelaksana Tugas Pengawas Mata Uang (OCC), Jonathan Gould, Warren mendesak agar pertimbangan izin World Liberty Financial ditunda. Ia meminta penundaan hingga Trump melakukan divestasi sepenuhnya dari perusahaan tersebut.
Warren menggambarkan adanya konflik finansial yang nyata dan serius yang melibatkan Presiden serta anggota keluarganya. Sebagai anggota senior Komite Perbankan Senat, Warren menegaskan situasi ini bukan lagi sekadar hipotesis semata.
Kekhawatiran ini memuncak setelah anak perusahaan World Liberty secara resmi mengajukan permohonan pada 7 Januari 2026. Mereka berencana mengoperasikan bank perwalian nasional guna mendukung layanan stablecoin secara luas.
World Liberty Financial sendiri diluncurkan pada tahun 2024. Perusahaan ini mencantumkan nama Donald Trump beserta putra-putranya, yakni Barron, Eric, dan Donald Trump Jr., sebagai pendiri utama.
Platform ini menunjukkan pertumbuhan yang sangat agresif dengan menghimpun dana lebih dari 550 juta dolar AS melalui penjualan token. Pada Maret 2025, mereka meluncurkan stablecoin USD1 yang dipatok ke nilai dolar AS.
Hingga saat ini, USD1 diperkirakan memiliki nilai pasar mencapai 3,4 miliar dolar AS. Token ini juga telah digunakan dalam transaksi profil tinggi, termasuk investasi Binance senilai 2 miliar dolar AS oleh perusahaan pihak ketiga.
Anak perusahaan mereka, WLTC Holdings, kini mengejar piagam yang memungkinkan mereka menerbitkan dan mengonversi USD1 secara langsung di bawah pengawasan federal. Warren menilai permohonan ini menempatkan OCC pada posisi yang sulit dan belum pernah terjadi sebelumnya.
Berdasarkan UU GENIUS yang ditandatangani Trump pada Juli 2025, OCC kini menjadi regulator utama bagi penerbit stablecoin berlisensi federal. Peran ini mencakup pemberian izin, pembuatan aturan, hingga penegakan hukum terhadap pelanggaran.
Warren berpendapat bahwa menyetujui aplikasi ini sama saja dengan membuat Presiden bertanggung jawab mengawasi perusahaan yang menguntungkan keluarganya sendiri. Hal ini dianggap berbahaya bagi integritas lembaga regulator yang bekerja di bawah otoritas eksekutif.
Laporan publik mencatat bahwa keluarga Trump telah menghasilkan lebih dari 1 miliar dolar AS dari World Liberty Financial dan ventura kripto lainnya. Selain platform ini, mereka juga mengendalikan entitas koin meme bermerek Trump di jaringan Solana.
Keluarga Presiden juga mengelola beberapa koleksi NFT yang menghasilkan jutaan dolar serta perusahaan penambangan Bitcoin. Aktivitas bisnis ini menandai pergeseran tajam dari skeptisisme awal Trump terhadap aset digital di masa lalu.
Langkah pengajuan piagam ini muncul saat regulator menunjukkan keterbukaan untuk membawa perusahaan kripto ke bawah pengawasan gaya perbankan. Pada Desember lalu, OCC telah menyetujui piagam serupa untuk perusahaan besar seperti Circle, Paxos, dan Ripple.
Meskipun bank perwalian tidak dapat menerima simpanan atau memberikan pinjaman, mereka dapat menyediakan layanan kustodian dan penyelesaian. Struktur ini sangat menarik bagi penerbit stablecoin yang mencari integrasi dengan sistem keuangan tradisional.
Desakan Warren ini menambah tekanan di tengah upaya legislatif di Kongres yang masih terhambat. Berbagai rancangan undang-undang seperti Stop TRUMP in Crypto Act bertujuan membatasi pejabat terpilih untuk meraup keuntungan dari aset digital pribadi.
(*)

