Iklan

Sunday, January 11, 2026, 11:16 AM WIB
Last Updated 2026-01-11T04:16:05Z
Lifestyle

Daftar Minuman Perusak Kolagen yang Menyebabkan Penuaan Dini dan Kulit Keriput

Daftar Minuman Perusak Kolagen yang Menyebabkan Penuaan Dini dan Kulit Keriput

  • Proses Glikasi: Konsumsi gula tinggi pada minuman memicu proses glikasi yang membuat serat kolagen menjadi kaku dan rapuh.
  • Dampak Dehidrasi: Kandungan kafein berlebih dalam minuman tertentu memicu dehidrasi yang merusak elastisitas kulit.
  • Solusi Sehat: Mengganti jus kemasan dengan buah utuh dan membatasi asupan soda dapat mencegah penuaan dini secara efektif.


LANGGAMPOS.COM - Penting bagi Anda memahami bahwa menjaga elastisitas kulit tidak cukup hanya dengan perawatan dari luar, karena terdapat beberapa minuman perusak kolagen yang sering dikonsumsi dan menjadi penyebab penuaan dini tanpa disadari. 

Kolagen merupakan protein struktural utama yang menjaga kekencangan kulit, namun gaya hidup buruk serta pola makan tinggi gula dapat mempercepat kerusakan jaringan ini. 

Berikut adalah daftar minuman yang perlu diwaspadai agar kesehatan kulit dan sendi tetap terjaga dalam jangka panjang.

Melansir dari laman She Finds, berikut adalah tiga jenis minuman yang dapat mengikis kadar kolagen dalam tubuh Anda:


1. Soda

Soda sering kali menjadi salah satu faktor utama perusak kolagen. Kandungan tinggi gula rafinasi di dalamnya memicu proses glikasi, yaitu melekatnya molekul gula pada serat kolagen yang membuat kolagen menjadi kaku, rapuh, dan mudah mengalami kerusakan.

Dampaknya tidak main-main bagi penampilan fisik. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat menyebabkan kulit mengendur dan kerutan tampak makin dalam.

Selain itu, sifat asam pada soda dapat melemahkan enamel gigi dan meningkatkan peradangan dalam tubuh, yang secara keseluruhan berperan dalam mempercepat proses penuaan yang terlihat.

2. Jus Jeruk Kemasan

Jus jeruk dikenal sebagai sumber vitamin C yang berperan penting dalam pembentukan kolagen. Namun, produk jus jeruk kemasan umumnya mengandung tambahan gula dalam kadar tinggi.

Para ahli mengingatkan bahwa asupan gula berlebih dapat meningkatkan kadar insulin dan mendorong terjadinya glikasi sehingga manfaat vitamin C menjadi kurang optimal. 

Oleh karena itu, pilihan yang lebih baik adalah mengonsumsi jus jeruk segar buatan sendiri atau memilih buah jeruk utuh agar manfaat nutrisinya tetap terjaga.

3. Minuman Berenergi

Minuman berenergi memberikan dampak negatif ganda terhadap kolagen karena kandungan kafein dan gula yang tinggi. Kafein berkontribusi pada dehidrasi kulit, sedangkan gula berlebih memicu peradangan serta glikasi yang merusak struktur kolagen.

Efek samping ini bisa meluas pada kesehatan sistemik tubuh. Keberadaan bahan tambahan dan pengawet dalam banyak minuman energi dapat menimbulkan respons stres pada tubuh yang pada akhirnya mempercepat kerusakan kolagen. 

Jika dikonsumsi dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menyebabkan kulit kehilangan kecerahan, tampak lelah, dan berkurang elastisitasnya.


Mengingat dampak jangka panjang yang ditimbulkan, mulailah membatasi konsumsi ketiga minuman tersebut sebagai langkah nyata melindungi investasi kesehatan kulit Anda.
Advertisement
close