- Indeks Reformasi Birokrasi Kabupaten Sumenep melonjak dari angka 78,76 (predikat BB) menjadi 80,78, sehingga kini resmi menyandang predikat A-.
- Capaian gemilang ini menjadi bukti nyata keberhasilan visi "Bismillah Melayani" yang diusung oleh pemerintah daerah setempat.
- Kenaikan indeks dari KemenPANRB ini mencerminkan perbaikan kualitas pelayanan publik dan efisiensi anggaran yang semakin responsif bagi warga Sumenep.
LANGGAMPOS.COM - Indeks Reformasi Pemerintah Kabupaten Sumenep Tahun 2025 mendapatkan nilai yang patut dibanggakan.
Pemkab Sumenep berhasil membuktikan komitmennya dengan menghadirkan birokrasi yang bersih, lincah, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) baru saja merilis penilaian terbaru yang menempatkan Kabupaten Sumenep pada level yang lebih tinggi.
Nilai Indeks Reformasi Birokrasi (RB) daerah ini melesat ke angka 80,78 dengan predikat A-.
Raihan ini melampaui pencapaian tahun sebelumnya yang tertahan di angka 78,76 dengan predikat BB. Peningkatan yang cukup drastis tersebut menjadi validasi bahwa transformasi tata kelola pemerintahan di Sumenep berjalan di jalur yang benar.
Keberhasilan ini sekaligus menegaskan bahwa jargon "Bismillah Melayani" yang selama ini digaungkan bukan sekadar pemanis kata. Visi tersebut benar-benar diinternalisasi menjadi program kerja nyata yang menyentuh akar rumput.
Di balik angka 80,78 yang diraih Sumenep, ada indikator perbaikan sistemik yang terjadi di internal pemerintahan.
KemenPANRB melihat adanya efisiensi yang signifikan dalam pengelolaan anggaran daerah serta pemangkasan alur birokrasi yang berbelit-belit.
Dampaknya langsung terasa pada aspek pelayanan publik yang kini menjadi lebih responsif dan adaptif terhadap berbagai kebutuhan masyarakat lokal. Struktur pemerintahan dipaksa bergerak lebih cepat guna menjawab tantangan zaman yang kian dinamis.
Merespons kabar baik ini, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo langsung melayangkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajarannya.
Ia menilai capaian ini merupakan buah dari kerja keras kolektif yang konsisten.
“Terima kasih atas komitmen dan kerja sama seluruh ASN serta perangkat daerah Kabupaten Sumenep,” kata Bupati Fauzi dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).
Pria yang akrab disapa Cak Fauzi ini menekankan bahwa predikat A- yang baru saja diraih jangan sampai membuat para aparatur sipil negara (ASN) cepat berpuas diri. Evaluasi berkala harus tetap berjalan demi mempertahankan kualitas kerja.
Ia menaruh harapan besar agar momentum positif ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Fokus utama ke depan adalah memastikan bahwa dampak dari reformasi birokrasi ini kian dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
“Mari terus tingkatkan dan pertahankan prestasi ini,” tambah orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini.
Tantangan mempertahankan predikat A- tentu tidak akan mudah tanpa adanya konsistensi pengawasan.
Namun, dengan fondasi sistem digitalisasi dan komitmen pelayanan yang kuat, Sumenep optimistis mampu terus meningkatkan mutu tata kelola pemerintahannya ke depan.
(*)
%20Sumenep%20Tahun%202025%20Melesat.jpg)
