Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mungkinkah Harga Pertamax Turun dalam Waktu Dekat? Begini Penjelasan Pak Menkeu Purbaya

Mungkinkah Harga Pertamax Turun dalam Waktu Dekat? Begini Penjelasan Pak Menkeu Purbaya




Mungkinkah Harga Pertamax Turun dalam Waktu Dekat? Begini Penjelasan Pak Menkeu Purbaya


LANGGAMPOS.COM - Kabar baik bagi para pengguna bahan bakar nonsubsidi di tanah air menjelang akhir bulan ini.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan penurunan tajam harga minyak mentah di pasar global akan segera berdampak pada penyesuaian tarif internal.

Sinyal positif ini diharapkan mampu memangkas harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi, khususnya varian Pertamax (RON 92) dalam waktu dekat.

Langkah penurunan ini diyakini akan memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika geopolitik global yang mulai mereda.

Dampak Koreksi Pasar Global Terhadap Sektor Energi Domestik


Sebelumnya, lonjakan harga minyak dunia sempat memaksa pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) mengambil kebijakan tidak populer.

Per 10 Juni 2026, harga Pertamax terpaksa didongkrak dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter demi menjaga stabilitas korporasi.

Kebijakan serupa menimpa Pertamax Green (RON 95) yang merangkak naik dari nominal Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Meski gejolak melanda lini nonsubsidi, intervensi APBN memastikan harga BBM penugasan sejenis Pertalite tetap terkunci stabil.

Optimisme Menkeu Purbaya Hadapi Fase Pemulihan Ekonomi

"Tetapi saya yakin dengan potensi menurunnya harga minyak dunia harga Pertamax dan lain-lain akan turun. Fondasi pertumbuhan ekonomi kita akan semakin kuat," kata Purbaya, Selasa (22/6/2026).

Menteri Keuangan tidak menampik bahwa lonjakan harga komoditas energi beberapa pekan lalu menjadi ujian yang sangat berat bagi postur fiskal.

Kendati demikian, dia menegaskan bahwa fase kritis dan penuh tekanan tersebut kini telah berhasil dilewati dengan baik.

"Tinggal memperbaiki kondisi yang sudah ada," katanya.

Melalui skema perbaikan yang terukur, target pertumbuhan ekonomi nasional yang jauh lebih tinggi optimis diraih pada kuartal mendatang.

Data Terkini Penurunan Nilai Komoditas Minyak Brent dan WTI


Melantai pada perdagangan Senin pagi (22/6/2026), indeks harga minyak internasional terus melanjutkan tren pelemahan.

Reduksinya kekhawatiran pasar global terhadap potensi gangguan pasokan dari kawasan Timur Tengah menjadi pemicu utama koreksi ini.

Data dari Refinitiv mencatat minyak jenis Brent bertengger di level US$79,48 per barel pada pukul 09.15 WIB.

Angka tersebut mencerminkan penurunan sebesar 1,35 persen dari penutupan akhir pekan sebelumnya yang berada di posisi US$80,57 per barel.

Di sisi lain, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi tipis 0,18 persen ke posisi US$76,46 per barel.

Padahal, pada pembukaan tengah bulan atau tepatnya 10 Juni lalu, Brent masih kokoh di posisi US$93,10 per barel.

Sementara itu, varian minyak WTI pada periode yang sama sempat menyentuh angka US$90,03 per barel.

Secara akumulatif dalam kurun waktu kurang dari dua pekan, Brent telah anjlok 14,6 persen dan WTI merosot hingga 15 persen.

Kejatuhan harga komoditas ini membuka ruang lebar bagi penurunan tarif BBM ritel di SPBU dalam periode waktu dekat.


(*)


FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Apakah harga Pertamax akan langsung turun besok?


Penurunan harga BBM nonsubsidi mengikuti mekanisme evaluasi berkala oleh Pertamina dan Kementerian ESDM yang biasanya diumumkan pada awal bulan atau periode tertentu secara reguler.

Mengapa harga Pertalite tidak ikut berubah saat minyak dunia naik atau turun?


Pertalite merupakan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) yang harganya dipatok oleh pemerintah dengan dukungan subsidi dan kompensasi dari dana APBN.

Apa yang menyebabkan harga minyak dunia mendadak turun tajam?


Penurunan ini dipicu oleh meredanya tensi konflik politik di Timur Tengah, sehingga kekhawatiran pasar global terhadap kelangkaan pasokan energi mulai berkurang.

Berapa harga Pertamax dan Pertamax Green saat ini?


Berdasarkan penyesuaian terakhir pada 10 Juni 2026, harga Pertamax berada di angka Rp16.250 per liter dan Pertamax Green seharga Rp17.000 per liter.

#HargaMinyakDunia #HargaBBMTurun #MenteriKeuangan #InfoPertamax #PertumbuhanEkonomi2026 #StabilitasEnergi
Donasi Langgam Pos