Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pemkab Sumenep Resmi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA, Pangkas Jarak ASN Kepulauan Lewat Fitur AI: Revolusi Birokrasi Digital

Pemkab Sumenep Resmi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA, Pangkas Jarak ASN Kepulauan Lewat Fitur AI: Revolusi Birokrasi Digital



LANGGAMPOS.COM - SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memacu langkah transformasi digital di lingkungan birokrasi pemerintahan daerah.

Langkah strategis ini diwujudkan melalui peluncuran Sistem Informasi Manajemen Terpadu Aparatur atau SIMANTRA.

Hadirnya platform terintegrasi tersebut memangkas sekat-sekat layanan kepegawaian yang selama ini masih berjalan parsial.

Kini, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sumenep dapat mengakses satu pintu pelayanan yang lebih cepat dan transparan.

Optimalisasi Manajemen Talenta ASN Berbasis Satu Sistem

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, Benny Irawan, menegaskan pentingnya terobosan ini.

Menurut Benny, SIMANTRA didesain khusus guna menghadirkan tata kelola kepegawaian yang efisien, efektif, sekaligus modern.

Aplikasi ini mengeliminasi ketergantungan pada berkas fisik dan tumpukan dokumen yang memperlambat birokrasi.

“SIMANTRA itu adalah upaya atau sebuah inovasi terobosan dari BKPSDM untuk memberikan pelayanan kepegawaian dalam satu single system. Harapannya pelayanan menjadi lebih terintegrasi dan mampu memangkas alur birokrasi yang sebelumnya masih menggunakan metode full paper menjadi paperless,” ujar Benny, Senin (22/06/2026).

Menjawab Tantangan Geografis Wilayah Kepulauan di Sumenep

Kondisi geografis Sumenep yang terdiri atas daratan dan puluhan pulau luar menjadi tantangan tersendiri bagi manajemen talenta daerah.

Digitalisasi administrasi ini menjadi solusi konkret bagi para abdi negara yang bertugas di wilayah terpencil dan kepulauan.

Para pegawai kini tidak perlu lagi menghabiskan waktu dan biaya akomodasi besar menuju pusat kota hanya untuk urusan dinas.

Sistem berbasis daring ini memastikan keadilan akses layanan kepegawaian bagi seluruh ASN tanpa terkecuali.

Integrasi Lintas Fitur: Dari SIMPEG, SIAGA, hingga Sinergi

Di dalam ekosistem SIMANTRA, terdapat beberapa subsistem krusial yang dilebur menjadi satu kekuatan data master.

Di antaranya adalah SIMPEG yang mengelola pangkalan data induk seluruh pegawai daerah.

Ada pula SIAGA yang difungsikan untuk memantau presensi dan kedisiplinan jam kerja aparatur secara real-time.

Sementara fitur Sinergi mencatat performa capaian kerja harian yang tersinkronisasi langsung dengan kalkulasi Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Transformasi SILAHKAN: Perluasan dari 3 Menjadi 17 Layanan Mandiri

Peningkatan signifikan juga terlihat pada menu SILAHKAN (Sistem Layanan Kepegawaian) di dalam portal tersebut.

Jika sebelumnya fitur ini hanya melayani kebutuhan dasar, kini jangkauan operasionalnya telah diperluas berkali-kali lipat.

“Kalau sebelumnya hanya ada tiga layanan seperti kenaikan pangkat, penyantuman gelar, dan kenaikan jabatan fungsional, sekarang sudah ada 17 layanan yang bisa diakses melalui sistem ini, termasuk cuti, pensiun, perceraian, dan layanan kepegawaian lainnya,” jelasnya.

Adopsi Teknologi AI Melalui Fitur Intelligent ASN

Sisi menarik dari inovasi ini adalah penyematan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) lewat Intelligent ASN.

Modul canggih tersebut bertindak sebagai asisten virtual yang melayani ruang konsultasi kepegawaian selama 24 jam.

Aparatur dapat melakukan tanya-jawab regulasi tanpa perlu bertatap muka langsung dengan verifikator BKPSDM.

Sistem kecerdasan buatan ini otomatis menyajikan jawaban presisi berdasarkan aturan hukum terbaru dan profil data pribadi pemohon.

“ASN yang berada di kepulauan misalnya, tidak perlu lagi datang ke kantor hanya untuk berkonsultasi. Cukup berinteraksi dengan Intelligent ASN, mereka bisa mendapatkan jawaban yang sesuai regulasi dan data pribadinya. Semua berbasis AI,” katanya.

Mekanisme Verifikasi Berjenjang dan Jadwal Implementasi Penuh

Secara teknis operasional, SIMANTRA menerapkan sistem keamanan dan kendali mutu data yang terstruktur.

Pegawai mengajukan permohonan secara mandiri melalui akun personal masing-masing.

Selanjutnya, alur verifikasi berjalan berjenjang mulai dari admin kepegawaian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga kepala OPD.

Persetujuan akhir berada di tangan administrator utama sistem yang berada di kantor BKPSDM Sumenep.

“Per hari ini kita perkenalkan, dan efektif digunakan mulai 29 Juni. Setelah itu seluruh layanan kepegawaian akan beralih ke SIMANTRA,” lanjutnya.

Komitmen Bupati Sumenep Mewujudkan Birokrasi Berorientasi Hasil

Ditemui secara terpisah, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyatakan dukungannya terhadap migrasi digital massal ini.

Menurut Fauzi, akselerasi teknologi mutlak diperlukan untuk mengimbangi dinamika tuntutan publik yang kian kompleks.

Penerapan SIMANTRA harus berjalan beriringan dengan penguatan kapasitas personal dan kapabilitas setiap aparatur.

Penempatan SDM yang berbasis kompetensi nyata akan melahirkan iklim kerja pemerintahan yang kompetitif dan profesional.

“Dengan dukungan sistem informasi yang terintegrasi, saya yakin kita dapat mewujudkan birokrasi yang lebih profesional, melayani, dan berorientasi pada hasil,” tandasnya.

(*)

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Apa itu aplikasi SIMANTRA Pemkab Sumenep? 

SIMANTRA adalah Sistem Informasi Manajemen Terpadu Aparatur, sebuah platform digital tunggal yang mengintegrasikan berbagai layanan administrasi kepegawaian ASN di Kabupaten Sumenep.

Apa saja fitur yang tergabung dalam portal SIMANTRA?

Portal ini menyatukan SIMPEG (basis data), SIAGA (kehadiran), Sinergi (kinerja dan TPP), serta SILAHKAN (pusat layanan administrasi mandiri).

Kapan sistem SIMANTRA ini mulai berlaku secara efektif? 

Sistem ini telah diperkenalkan secara resmi dan dijadwalkan beroperasi penuh untuk seluruh layanan kepegawaian pada tanggal 29 Juni 2026.

#AplikasiSimartaSumenep#AparaturSipilNegara #TransformasiDigital #BirokrasiModern #ManajemenTalenta #KabupatenSumenep #SistemInformasiASN #KecerdasanBuatan
Donasi Langgam Pos