Iklan

Redaksi
, Tuesday, July 21, 2026 WIB
Last Updated 2026-07-21T14:52:20Z
News

Prabowo Lantik 5 Pejabat Baru Badan Gizi Nasional untuk Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Prabowo Lantik 5 Pejabat Baru Badan Gizi Nasional untuk Perkuat Program Makan Bergizi Gratis








Perkuat Tata Kelola MBG, Prabowo Resmi Lantik 5 Pejabat Tinggi Madya BGN


LANGGAMPOS.COM — Badan Gizi Nasional (BGN) resmi merombak struktur pimpinan guna memperkuat tata kelola organisasi dan mempercepat akselerasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah strategis ini ditandai dengan pelantikan lima pejabat tinggi madya baru yang memiliki latar belakang beragam, mulai dari pakar kesehatan, birokrat keuangan, hingga penegak hukum.

Kelima pimpinan baru tersebut diperkenalkan secara resmi oleh Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mendampingi Wakil Kepala BGN Trenggono di Kantor BGN, Jakarta, Selasa (21/7/2026). Pengangkatan para pejabat ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) yang diterbitkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) di tingkat pimpinan menjadi kunci utama untuk membenahi internal lembaga. Kehadiran figur-figur berpengalaman ini diharapkan dapat memastikan program MBG berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.

"Kemarin sore, BGN menerima Keppres pengangkatan para pejabat tinggi madya ini. Kami sangat membutuhkan tim yang solid untuk memperbaiki BGN sekaligus mengoptimalkan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis," ujar Agustina dalam konferensi pers di Jakarta.

Rekam Jejak 5 Pejabat Baru Badan Gizi Nasional


Latar belakang para pejabat yang baru dilantik mencerminkan kombinasi keahlian yang dibutuhkan BGN dalam mengelola program berskala nasional. Berikut adalah profil singkat kelima pejabat tinggi madya BGN:

1. Lili Khamiliyah – Sekretaris Utama

Lili Khamiliyah dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Utama BGN. Sebelum menduduki posisi ini, Lili menjabat sebagai Kepala Biro Umum dan Keuangan BGN. Rekam jejaknya di bidang pengelolaan keuangan negara sangat kuat, termasuk pernah memimpin KPPN Jakarta V (2023–2025) dan KPPN Cirebon (2021–2023) di bawah Kementerian Keuangan.

2. Dr. Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea – Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola

Mengisi posisi Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola, Prima Yosephine membawa pengalaman panjang dari Kementerian Kesehatan. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Penyakit Menular Kemenkes (2025–2026), Direktur Imunisasi (2025), serta Direktur Pengelolaan Imunisasi (2022–2025). Pengalamannya di bidang kesehatan publik sangat krusial dalam menyusun standar gizi nasional.

3. Zainuri – Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran

Posisi Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran kini diamanahkan kepada Zainuri. Sebagai mantan Kepala Biro Keuangan BPKP (2025–2026) serta mantan Kepala Perwakilan BPKP Papua dan Papua Barat, Zainuri memiliki keahlian mendalam dalam pengawasan logistik dan efisiensi anggaran negara.

4. Mariman Darto – Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama

Mariman Darto dilantik sebagai Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama. Berbekal pengalaman sebagai Staf Ahli Bidang Manajemen Talenta di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Mariman diproyeksikan untuk memperluas kolaborasi strategis dengan berbagai pemangku kepentingan dan masyarakat.

5. Ketut Sumedana – Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan

Untuk memastikan keandalan fungsi pengawasan, posisi Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan dipercayakan kepada Ketut Sumedana. Mantan Kapuspenkum Kejaksaan Agung ini memiliki rekam jejak mumpuni di dunia hukum, termasuk pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatra Selatan (2025–2026) dan Kepala Kejaksaan Tinggi Bali (2024–2025).

Optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis


Perombakan struktur kepemimpinan di tubuh BGN ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah dalam merealisasikan program prioritas nasional secara akuntabel. 

Dengan perpaduan keahlian di bidang manajemen keuangan, tata kelola kesehatan, distribusi logistik, hingga pengawasan hukum, BGN optimistis mampu menjawab tantangan pemenuhan gizi masyarakat secara merata di seluruh wilayah Indonesia.


(*)


#FAQ:

1. Siapa saja pejabat baru Badan Gizi Nasional yang dilantik Presiden Prabowo?


Ada lima pejabat tinggi madya yang dilantik, yaitu Lili Khamiliyah (Sekretaris Utama), Dr. Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea (Deputi Sistem dan Tata Kelola), Zainuri (Deputi Penyediaan dan Penyaluran), Mariman Darto (Deputi Promosi dan Kerja Sama), dan Ketut Sumedana (Deputi Pemantauan dan Pengawasan).

2. Apa tujuan pengangkatan pejabat baru di Badan Gizi Nasional?


Pengangkatan ini bertujuan untuk memperkuat struktur organisasi BGN, meningkatkan kapasitas SDM pimpinan, serta mengoptimalkan pelaksanaan dan pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

3. Apa latar belakang para pejabat baru BGN?


Para pejabat baru BGN memiliki latar belakang yang beragam dan profesional di bidangnya, seperti mantan pejabat Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, BPKP, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, hingga mantan pejabat Kejaksaan Agung.

4. Apa tugas utama Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN?


Deputi Pemantauan dan Pengawasan bertugas memastikan seluruh jalannya program BGN, khususnya distribusi dan akuntabilitas pelaksanaan Makan Bergizi Gratis, berjalan sesuai aturan hukum dan bebas dari penyimpangan.


Tag Artikel:

Badan Gizi Nasional, BGN, Makan Bergizi Gratis, Prabowo Subianto, Agustina Arumsari, Lili Khamiliyah, Prima Yosephine, Zainuri, Mariman Darto, Ketut Sumedana, Keppres, Pejabat BGN, Berita Nasional

This article was released under the title: BGN Punya 5 Pejabat Baru, Latar Belakang Dokter Sampai Jaksa
Advertisement
Pilihan Redaksi Lainnya
close