Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
HEADLINE
Memuat Headline...
HEADLINE
News
Memuat artikel...
Lihat Selengkapnya →
IKUTI SEPUTAR

UPDATE TEKNO TERBARU

Techno
Memuat artikel...

Gubernur Pramono Anung Bukukan Sertifikasi Aset Pemprov DKI Jakarta Senilai Rp126,9 Triliun

Gubernur Pramono Anung Bukukan Sertifikasi Aset Pemprov DKI Jakarta Senilai Rp126,9 Triliun
Gubernur Pramono Anung Bukukan Sertifikasi Aset Pemprov DKI Jakarta Senilai Rp126,9 Triliun



LANGGAMPOS.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan capaian signifikan dalam menata aset daerah sepanjang tahun 2024.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berhasil melakukan sertifikasi terhadap 4.482 aset baru. Langkah strategis ini mencakup lahan seluas 667 hektare dengan total nilai aset yang mencapai Rp126,9 triliun.

Penertiban administrasi menjadi prioritas utama Pemprov DKI dalam mengelola kekayaan daerah. Menurut Gubernur Pramono Anung, proses sertifikasi ini bukan sekadar pencatatan administratif, melainkan fondasi penting untuk memperkuat legalitas aset milik pemerintah daerah.

“Sepanjang tahun 2024, sebagai bagian dari komitmen kami dalam tertib administrasi, jumlah aset yang berhasil kami sertifikasi mencapai 4.482 unit. Ini mencakup lahan seluas 667 hektare dengan nilai mencapai Rp126,9 triliun,” ujar Pramono dalam ajang Jakarta Asset Forum and Expo (JAFEX) 2026 di St. Regis, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026).

Proses sertifikasi ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan akurasi dan legalitas yang komprehensif. Berdasarkan data yang dipaparkan, terdapat tiga gelombang pencatatan penting:

  • Tahap Pertama (13 Februari 2024): Sebanyak 3.922 sertifikat berhasil dicatatkan dengan nilai aset mencapai Rp102 triliun.
  • Tahap Kedua (24 Juni 2024): Bertepatan dengan perayaan HUT DKI Jakarta, Pemprov DKI mencatatkan tambahan 499 sertifikat dengan nilai Rp22,2 triliun.

Tahap Ketiga (Juli 2024): Sebanyak 61 sertifikat kembali diproses dengan nilai aset sebesar Rp2,9 triliun.

Akumulasi dari ketiga tahapan tersebut membawa Pemprov DKI pada capaian total 4.482 sertifikat yang kini memiliki kepastian hukum yang kuat.

Keberhasilan legalisasi ini membuka pintu bagi pemerintah untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset guna mendukung pembangunan ibu kota. 

Gubernur Pramono menekankan bahwa ketergantungan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus mulai dikurangi melalui skema yang lebih kreatif.

“Aset-aset yang sudah memiliki legalitas ini akan kita gunakan untuk berbagai hal, termasuk melalui skema creative financing,” tegasnya.

Pramono menyadari bahwa tantangan pembangunan Jakarta yang begitu masif tidak bisa hanya mengandalkan APBD. 

Oleh karena itu, skema pendanaan alternatif seperti pemanfaatan dana Kompensasi Kelebihan Bangunan (KLB) dan penerbitan obligasi daerah menjadi instrumen penting untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur yang lebih progresif.




(*)



FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Berapa total nilai aset yang disertifikasi Pemprov DKI sepanjang 2024?


Sepanjang 2024, Pemprov DKI Jakarta berhasil mencatatkan 4.482 sertifikat aset baru dengan total nilai mencapai Rp126,9 triliun.

2. Mengapa sertifikasi aset ini dianggap krusial oleh Pemprov DKI?


Sertifikasi ini bertujuan untuk menertibkan administrasi dan memperkuat legalitas aset daerah, sehingga aset tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembangunan Jakarta.

3. Apa itu skema creative financing yang disebut Gubernur?


Creative financing adalah upaya pembiayaan pembangunan di luar APBD, seperti pemanfaatan dana KLB dan obligasi daerah, agar pembangunan infrastruktur Jakarta tetap berjalan optimal.

4. Apakah seluruh aset yang disertifikasi merupakan lahan kosong?


Data menunjukkan bahwa total 4.482 sertifikat tersebut mencakup lahan seluas 667 hektare, yang mempertegas kepastian hukum bagi aset-aset strategis Pemprov DKI.

5. Bagaimana tahapan sertifikasi aset tersebut dilakukan?


Proses dilakukan dalam tiga tahap, yaitu pada Februari, Juni (saat HUT DKI Jakarta), dan Juli 2024.

Tag Artikel:

Aset DKI Jakarta, Pramono Anung, Pemprov DKI, Sertifikasi Lahan, Infrastruktur Jakarta, Keuangan Daerah, Creative Financing, Berita Jakarta, JAFEX 2026, Tata Kelola Aset, APBD Jakarta, Obligasi Daerah.

This article was released under the title: Gubernur Pramono Anung Bukukan Sertifikasi Aset Pemprov DKI Jakarta Senilai Rp126,9 Triliun
Foto Pilihan Selengkapnya >
Memuat foto pilihan...
Crypto
Memuat artikel...
Lihat Selengkapnya →

Education

Indeks ›

Economy

Indeks ›
Berita TRENDING
Dukungan Kreatif & Layanan

Suka dengan Artikel & Bantuan Langgam Pos?

Dukung kelanjutan operasional kami agar terus konsisten menyajikan konten informasi bermanfaat, ulasan mendalam, dan layanan bantuan terbaik setiap hari.

Terima kasih atas apresiasi dan dukungan tulus Anda ✨
QRIS Langgam Pos
Transaksi Mudah & Aman

Scan Pakai Apa Saja

  • GoPay, OVO, DANA & ShopeePay
  • BCA Mobile, Livin' by Mandiri
  • Semua Aplikasi M-Banking & QRIS Lainnya
Diawasi oleh Bank Indonesia & ASPI