Iklan

Friday, January 9, 2026, 5:30 PM WIB
Last Updated 2026-01-10T13:09:45Z
News

Target Fungsional Tol Probowangi Jalur Gending Paiton Besuki Siap Sambut Mudik Lebaran 2026

Target Fungsional Tol Probowangi Jalur Gending Paiton Besuki Siap Sambut Mudik Lebaran 2026

  • Status Operasional: Tol Probowangi Seksi 1 dan 2 (Gending-Paiton) sempat dibuka fungsional saat Nataru 2025-2026, namun kini ditutup kembali untuk penyempurnaan syarat operasional penuh.
  • Progres Terkini: Pembangunan Seksi 3 (Paiton-Besuki) telah mencapai 92,24% dan sedang dalam tahap pra-Provisional Hand Over (pra-PHO).
  • Target Lebaran: Pemerintah optimis ruas Gending hingga Besuki dapat difungsionalkan secara menyambung pada masa mudik Lebaran 2026 mendatang.

LANGGAMPOS - JAKARTA – Pembangunan infrastruktur strategis Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi atau Tol Probowangi terus menunjukkan tren positif guna mempercepat konektivitas Tol Trans Jawa hingga ujung timur Pulau Jawa. 

Proyek prioritas yang menghubungkan wilayah Gending, Paiton, hingga Besuki ini sedang dikebut agar dapat memberikan kelancaran akses transportasi bagi masyarakat, terutama dalam menyambut arus mudik dan balik Lebaran 2026 yang diprediksi akan mengalami lonjakan mobilitas orang dan barang.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Wilan Oktavian mengungkapkan, Tol Probowangi Seksi 1 dan 2 dari Gending hingga Paiton sudah sempat difungsionalkan pada masa angkutan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026. 

Meski sempat membantu mengurai kemacetan akhir tahun, otoritas memutuskan untuk menutup kembali akses tersebut sementara waktu guna memastikan seluruh standar keamanan terpenuhi.

"Tol Probowangi Segmen Gending-Paiton progresnya cukup positif ya, karena sudah kami fungsionalkan saat Nataru 2025-2026. Setelah Nataru, ruas tersebut kami tutup kembali untuk memenuhi persyaratan operasional secara penuh," kata Wilan saat dihubungi CNBC Indonesia, Jumat (9/1/2026).

Fokus pembangunan kini bergeser pada percepatan Seksi 3 yang menghubungkan Paiton menuju Besuki. Berdasarkan data terbaru, pengerjaan fisik di lapangan sudah hampir rampung sepenuhnya.

"Saat ini, progres pembangunan Tol Probowangi Segmen Paiton-Besuki telah mencapai 92,24%," lanjut Wilan.

Melihat angka progres yang mendekati 100 persen, Wilan meyakini bahwa jaringan tol ini akan siap digunakan secara fungsional pada periode Idul Fitri mendatang. 

Rencananya, pengendara akan bisa melintasi jalur bebas hambatan ini mulai dari titik Gending hingga keluar di Besuki secara berkelanjutan.

"Tol Probowangi Segmen Paiton-Besuki direncanakan dapat difungsionalkan pada periode arus mudik dan balik Lebaran 2026. Jadi dari Gending hingga Besuki," jelasnya.

Saat ini, tim di lapangan tengah melaksanakan proses pra-Provisional Hand Over (pra-PHO) untuk ruas Paiton-Besuki. 

Targetnya, proses serah terima hasil pekerjaan tersebut bisa tuntas sebelum memasuki bulan Ramadan 2026.

Sebagai informasi, Tol Probowangi merupakan bagian krusial dari jaringan Tol Trans Jawa yang menyambung dari Surabaya hingga Probolinggo. Mega proyek sepanjang 171,516 km ini terbagi dalam tujuh seksi pengerjaan:

SeksiRuas TolPanjang Jalur
Seksi 1Gending - Kraksaan12,88 km
Seksi 2Kraksaan - Paiton11,2 km
Seksi 3Paiton - Besuki25,6 km
Seksi 4Besuki - Situbondo43,3 km
Seksi 5Situbondo - Asembagus16,76 km
Seksi 6Asembagus - Bajulmati37,45 km
Seksi 7Bajulmati - Ketapang29,21 km

Hingga saat ini, baru Seksi 1 dan 2 yang telah mencicipi status fungsional, sementara Seksi 3 dalam tahap finalisasi konstruksi. 

Adapun pengerjaan untuk Seksi 4 hingga Seksi 7 masih menunggu jadwal dimulainya pembangunan. 

Proyek dengan nilai investasi mencapai Rp23,3 triliun ini memegang masa konsesi selama 35 tahun. 

Kehadiran tol ini dipastikan bakal mengubah wajah logistik di Jawa Timur karena menghubungkan ujung barat hingga ujung timur Pulau Jawa secara utuh.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi permanen untuk mempermudah mobilitas masyarakat luas.


(*)
Advertisement
close